Mulai 1 Desember nanti, Hitman akan kedatangan misi Elusive Target baru yang cukup unik, yakni di mana di misi ini Eminem mempekerjakan Agent 47 untuk membunuh versi alter egonya sendiri, Slim Shady.
Misi ini memperkenalkan metode eksekusi baru yang tak kalah absurd, salah satunya memanfaatkan elemen ikonis Mom’s Spaghetti. Bersamaan dengan itu, IO Interactive juga merilis paket bertajuk Eminem vs Slim Shady yang berisi satu setelan baru, empat item tambahan, dan sejumlah kosmetik untuk home base. Paket tersebut dijual seharga $4.99/€4.99/£3.99 (jika dirupiahkan setara sekitar Rp 80.000-90.000), sementara misinya bisa dimainkan gratis oleh semua pemilik game Hitman.
Menurut Yann Roskell, Senior Global Communications Manager IO Interactive, level baru ini dirancang dengan pendekatan psikologis yang kental. Setting-nya berada di sebuah fasilitas medis di Hokkaido yang telah dirombak menjadi Popsomp Hills Asylum—lingkungan sureal tempat dokter, pasien, hingga performer seolah melebur dalam satu dunia.
Di dalam kompleks itu, Slim Shady mengubah ruang operasi lamanya menjadi studio siaran lengkap. Dari sana, ia menampilkan pertunjukan live yang tak menentu, ditonton oleh staf dan para penghuni fasilitas tersebut. Pemain dituntut memburu Slim Shady melalui berbagai area yang saling terhubung, mulai dari studio rekaman hingga sesi aneh “Group Training Session” yang memperlihatkan para dokter seolah ikut terlibat dalam rencana jahatnya: menjadikan musik sebagai senjata.
Kolaborasi ini mengikuti tradisi Hitman yang sebelumnya juga menghadirkan sejumlah selebritas sebagai target, termasuk Mads Mikkelsen, Sean Bean, Jean-Claude van Damme, dan Gary Busey. Namun berbeda dari format biasanya, misi Elusive Target bertema Bruce Lee justru mengharuskan pemain bekerja sama dengan sang legenda bela diri. Dengan hadirnya Slim Shady, IO Interactive kembali menambahkan sentuhan nyeleneh yang selama ini jadi ciri khas konten-konten spesial Hitman.

