Penulis: Dani Achmad

Hypergraph memastikan Arknights: Endfield akan meluncur di PlayStation 5 pada 22 Januari. Game ini menjadi perluasan semesta Arknights dengan pendekatan baru, memadukan action RPG, eksplorasi, dan sistem industri berskala besar yang saling terintegrasi. Light Zhong, co-founder sekaligus director Hypergraph, menyebut Endfield sebagai proyek ambisius. Keputusan yang diambil tak hanya berdampak pada combat system, tetapi juga menentukan arah perkembangan peradaban manusia di dunia baru bernama Talos-II. Talos-II digambarkan sebagai planet indah sekaligus berbahaya. Lebih dari 150 tahun lalu, manusia membangun zona beradab pertama setelah melewati perang dan bencana. Kini, pemain berperan sebagai Endministrator, memimpin para Operator untuk memperluas batas peradaban ke…

Read More

Game Coffee Talk akhirnya akan memperluas jangkauannya ke platform mobile. Chorus Worldwide bersama Toge Productions mengumumkan bahwa game naratif bertema kedai kopi ini akan meluncur di perangkat iOS dan Android pada 20 Maret mendatang. Menjelang perilisannya, versi mobile Coffee Talk sudah dapat di-pre order lebih awal melalui App Store dan Google Play. Kehadiran di platform ponsel ini membuka peluang bagi lebih banyak pemain untuk menikmati cerita hangat dan dialog reflektif khas Coffee Talk di mana pun dan kapan pun. Sebelum menyambangi ekosistem mobile, Coffee Talk lebih dulu tersedia di berbagai platform lain, mulai dari PlayStation 5, PlayStation 4, Xbox One,…

Read More

Christopher Grilli resmi kembali ke Ubisoft dan ditunjuk sebagai lead scriptwriter untuk Assassin’s Creed Hexe, game utama berikutnya dalam seri Assassin’s Creed yang sejak awal dikenal misterius dan disebut-sebut akan tampil jauh lebih gelap dari pendahulunya. Kabar ini disampaikan langsung oleh Grilli melalui akun LinkedIn pribadinya. Ia mengonfirmasi bahwa dirinya kini bergabung kembali dengan Ubisoft Montreal untuk memimpin penulisan naskah Hexe. Dalam pernyataannya, Grilli mengaku antusias sekaligus bersyukur bisa kembali terlibat dalam proyek besar yang telah lama membentuk kariernya di industri game. “I’m thrilled to share that I’m starting a new position at Ubisoft Montreal as lead scriptwriter on Assassin’s…

Read More

Capcom akhirnya membuka lebih banyak detail soal Resident Evil Requiem, seri terbaru survival horror legendaris yang dijadwalkan rilis bulan depan. Dalam ajang Resident Evil Showcase, sutradara Koshi Nakanishi membeberkan pendekatan desain gameplay yang cukup menarik, yakni satu game, dua protagonis, dua pengalaman bermain yang sangat berbeda. Pengumuman ini datang setelah antusiasme penggemar memuncak sejak trailer di The Game Awards mengonfirmasi kembalinya Leon S. Kennedy sebagai karakter yang bisa dimainkan. Namun, Capcom sadar betul bahwa Leon bukan lagi sosok polos seperti di Resident Evil 2. Pengalaman tempur dan citra action hero yang melekat padanya justru berpotensi merusak nuansa horor jika tidak…

Read More

Setelah menuai sambutan positif di PC dan konsol, Sea of Stars akhirnya akan merambah pasar mobile. Indie RPG besutan Sabotage Studio ini dijadwalkan meluncur di iOS dan Android pada 7 April 2026. Untuk versi mobile, game ini dipasarkan dengan harga US$10, atau sekitar Rp168 ribu–Rp170 ribu, jauh lebih terjangkau dibandingkan banderol awalnya di PC dan konsol yang mencapai US$35—setara Rp590 ribuan, dan hingga kini masih dipatok di kisaran harga tersebut di sejumlah platform. Kendati hadir di perangkat seluler, Sea of Stars tidak sekadar dipindahkan begitu saja. Versi mobile ini mendapatkan penyesuaian antarmuka agar sepenuhnya mendukung kontrol sentuh. Meski demikian, pemain…

Read More

Amazon MGM Studios akhirnya membuka tabir soal sosok Lara Croft terbaru. Pada Kamis waktu setempat, studio tersebut merilis tampilan perdana Sophie Turner sebagai sang pemburu harta karun legendaris dalam serial live-action Tomb Raider yang akan tayang di Prime Video. Dalam potret perdana itu, Turner tampil dengan atribut klasik yang langsung dikenali penggemar lama Tomb Raider: dua pistol di pinggang, sarung tangan, celana pendek, serta kacamata berwarna kemerahan. Gaya ini merujuk pada desain Lara Croft era 1990-an, sekaligus selaras dengan “unified look” Lara Croft yang kini juga digunakan untuk seri game terbarunya. Sophie Turner bukan nama asing di dunia hiburan. Ia…

Read More

Sutradara Split Fiction, Josef Fares, mengingatkan industri game agar tidak salah kaprah membaca kesuksesan Clair Obscur: Expedition 33. Menurutnya, keberhasilan game berlabel AA itu jangan sampai dijadikan pembenaran untuk menyempitkan arah pengembangan game ke satu model bisnis saja. Dalam industri game, menerbitkan sebuah judul sejatinya adalah pertaruhan. Publisher harus percaya bahwa developer mampu merampungkan game tepat waktu, sekaligus yakin ada pasar yang mau membelinya. Demi menekan risiko, banyak pemodal cenderung mencari pola “aman” dari proyek-proyek yang sudah terbukti sukses. Di titik inilah, Fares melihat potensi masalah: kesuksesan satu game bisa berubah menjadi cetak biru yang dipaksakan ke semua proyek lain.…

Read More

Insider industri game, Jason Schreier, kembali memberi bocoran soal Grand Theft Auto VI (GTA 6). Menurutnya, hingga saat ini game tersebut masih belum selesai kontennya. Para pengembang di Rockstar masih sibuk menyelesaikan misi, menambahkan elemen baru, dan memutuskan apa yang akhirnya akan masuk ke versi final game. Schreier juga menekankan bahwa sulit untuk memastikan apakah GTA 6 bisa dirilis pada November mendatang. Bahkan, ia meyakini tidak ada satu pun orang di Rockstar yang bisa benar-benar yakin mereka akan menyelesaikannya tepat waktu. Meski begitu, tanggal rilis November terasa lebih realistis dibandingkan opsi sebelumnya, seperti Fall 2025 atau Mei 2026. Menurut Schreier,…

Read More

Studio pengembang game asal Korea Selatan, Shift Up, kembali jadi sorotan. Perusahaan di balik kesuksesan Stellar Blade itu membuka tahun baru dengan cara yang cukup “wah”: membagikan bonus uang tunai dan produk Apple ke seluruh karyawannya. Mengutip laporan Seoul Economic Daily, sekitar 300 staf Shift Up menerima paket hadiah bernilai besar. Setiap karyawan mendapatkan bonus ₩5 juta atau sekitar US$3.400—setara Rp53,4 juta—ditambah Apple AirPods Max dan Apple Watch. Jika ditotal, nilai hadiah per orang melampaui US$4.000, atau sekitar Rp62,8 juta. Bagi Shift Up, langkah ini bukan hal baru. Studio yang bermarkas di Seoul tersebut memang dikenal rutin memberikan apresiasi besar…

Read More

CEO Shift Up, Hyung-tae Kim, menilai teknologi artificial intelligence (AI) bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi negara-negara dengan keterbatasan sumber daya manusia seperti Korea Selatan. Menurutnya, tanpa memanfaatkan AI secara serius, akan sulit bagi negara-negara tersebut untuk bersaing dengan kekuatan besar seperti China dan Amerika Serikat, terutama di industri kreatif seperti game. Pandangan itu disampaikan Kim saat menjadi pembicara dalam forum South Korea’s 2026 Economic Growth Strategy. Di hadapan para pemangku kebijakan dan pelaku industri, ia menyoroti kesenjangan jumlah tenaga kerja yang sangat mencolok antara studio game Korea Selatan dan para pesaingnya dari China. Shift Up, misalnya, hanya mengerahkan…

Read More