Pembajakan Control Resonant News

Kelompok Pembajak Game Justru Ajak Dukung Control Resonant agar Remedy Bertahan

Share:

Kelompok pembajak game menyerukan agar penggemar tetap membeli Control Resonant untuk membantu Remedy Entertainment melewati masa sulit. Seruan tersebut muncul setelah versi penuh game action open-world itu bocor dan telah cracked sebelum peluncuran.

Dukungan ini menjadi perhatian karena Control Resonant memiliki posisi penting bagi Remedy. Game tersebut merupakan proyek besar pertama studio setelah FBC Firebreak mengalami kegagalan penjualan. Sejumlah penggemar bahkan memperkirakan Control Resonant perlu terjual sekitar 2,5 juta kopi agar kondisi finansial Remedy tetap terjaga.

Kebocoran versi penuh Control Resonant terjadi hanya beberapa saat sebelum game resmi dirilis. Situasi tersebut biasanya menjadi kesempatan bagi komunitas pembajakan untuk memainkan game tanpa membelinya. Namun, kali ini sebagian dari mereka justru mengajak pengguna lain untuk tidak melakukan pembajakan.

Ini adalah salah satu dari sedikit game yang akan saya beli. Remedy berada di ambang kebangkrutan, ini adalah game yang bisa menentukan hidup atau matinya mereka. Saya menyukai game-game mereka dan harus melakukan apa yang saya bisa untuk membantu mereka tetap bertahan.

Pengguna lain juga mengaku awalnya tidak memiliki rencana membeli Control Resonant. Namun, setelah mengetahui kondisi Remedy, ia berubah pikiran.

Saya sebenarnya tidak berencana membelinya, tetapi sekarang saya merasa seharusnya membeli. Saya suka Remedy. Mereka membuat game yang bagus.

Pengguna lain kemudian menimpali dengan pernyataan singkat, “Ya, tidak semua game perlu dibajak.”

Seruan serupa juga muncul dalam diskusi lain mengenai kebocoran Control Resonant. Salah seorang anggota komunitas pembajakan meminta pengguna yang memiliki kemampuan finansial untuk membeli game tersebut secara resmi.

Saya merasa ini adalah salah satu game yang sebaiknya tidak kalian bajak jika memang mampu membelinya. Remedy membuat game yang unik dan inovatif, mereka membutuhkan pendanaan ini.

Remedy Punya Riwayat Kesulitan Finansial

Dukungan tersebut tidak terlepas dari kondisi Remedy Entertainment dalam beberapa tahun terakhir. Studio asal Finlandia itu dikenal lewat sejumlah game seperti Alan Wake, Control, dan Quantum Break, tetapi perjalanan bisnisnya tidak selalu mulus.

Alan Wake 2, misalnya, membutuhkan dukungan pendanaan dari Epic Games agar dapat dikembangkan. Kesepakatan tersebut membuat versi PC game itu menjadi eksklusif di Epic Games Store. Sementara itu, Quantum Break tidak berhasil mendapatkan respons pasar sebesar yang diharapkan.

Control menjadi salah satu titik kesuksesan penting bagi Remedy. Namun, keberhasilan tersebut belum menghapus berbagai tantangan finansial yang harus dihadapi studio.

Selain Control Resonant, Remedy juga masih mengembangkan remake Max Payne dan Max Payne 2. Kedua proyek tersebut telah lama dinantikan, tetapi belum memiliki tanggal rilis hingga berita ini ditulis.

Control Resonant Buka dengan Performa Positif di Steam

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Control Resonant justru menunjukkan performa awal yang cukup kuat di Steam. Game ini disebut menjadi peluncuran terbesar Remedy di platform milik Valve tersebut.

Control Resonant juga masuk sebagai salah satu game dengan performa terbaik di kategori rilisan baru Steam. Pada titik tertingginya, game tersebut mencatat sekitar 35.000 pemain yang bermain secara bersamaan.

Performa tersebut memberikan indikasi awal yang positif bagi Remedy. Namun, dampak jangka panjangnya terhadap kondisi finansial studio baru dapat terlihat setelah data penjualan Control Resonant tersedia lebih lengkap.