Perusahaan pengembang game asal Polandia, CD Projekt, melaporkan kinerja keuangan yang positif sepanjang 2025. Dalam laporan tahunan terbarunya, perusahaan mencatat peningkatan pendapatan penjualan sekaligus lonjakan laba bersih di tengah berlanjutnya pengembangan dua franchise utamanya, The Witcher dan Cyberpunk.
Pendapatan penjualan perusahaan mencapai 867 juta zloty Polandia atau sekitar US$235,2 juta. Angka tersebut naik 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Franchise Cyberpunk menjadi penyumbang utama pertumbuhan dengan kenaikan pendapatan sebesar 12 persen secara tahunan.
Lonjakan ini dipicu oleh perilisan Cyberpunk 2077 Ultimate Edition di Nintendo Switch 2 serta hadirnya edisi dasar game tersebut di layanan langganan milik PlayStation. Versi Switch 2 juga memberikan dampak besar pada segmen barang dan material perusahaan yang melonjak hingga lima kali lipat secara tahunan berkat penjualan kartrid fisik.
Selain pendapatan yang meningkat, laba bersih CD Projekt juga naik signifikan. Pada 2025 perusahaan membukukan laba bersih sebesar 594 juta zloty atau sekitar US$161,4 juta, meningkat 33,7 persen dibandingkan 444,2 juta zloty pada 2024.
Untuk pengembangan proyek mendatang, CD Projekt menginvestasikan lebih dari 513 juta zloty. Dana tersebut difokuskan pada pengembangan The Witcher 4 dan sekuel Cyberpunk 2. Proyek Cyberpunk 2 diketahui telah menyelesaikan fase konseptual pada April 2025 dan kini memasuki tahap produksi.
Co-CEO bersama CD Projekt, Michał Nowakowski, juga mengonfirmasi bahwa studio CD Projekt Red tengah mengembangkan IP baru dengan nama sandi Hadar.
Pengerjaan proyek ini berkembang secara dinamis, dan tim telah menetapkan fondasi dari IP baru yang sepenuhnya orisinal ini.
Menurutnya, tim pengembang kini mulai merancang berbagai elemen yang akan menjadi bagian dari game tersebut. Prototipe mekanik dan gameplay juga sedang diuji secara langsung menggunakan Unreal Engine untuk melihat bagaimana fitur-fitur tersebut bekerja dalam praktiknya.
Kami membuat berbagai prototipe dan mengimplementasikannya langsung di Unreal Engine. Ini memungkinkan kami menguji dan memverifikasi bagaimana mekanik serta elemen gameplay yang dipilih dapat berjalan.
Dari sisi sumber daya manusia, jumlah pengembang CD Projekt meningkat dari 707 orang pada Februari 2025 menjadi 933 orang pada Februari 2026. Mayoritas tim difokuskan pada proyek The Witcher 4 dengan 499 pengembang, disusul Cyberpunk 2 sebanyak 149 orang, proyek Sirius dengan 71 orang, serta Hadar yang ditangani oleh 26 orang.
Sepanjang 2025, CD Projekt juga mengumumkan sejumlah pencapaian penjualan besar. The Witcher 3: Wild Hunt telah melampaui 60 juta kopi terjual secara global. Sementara itu, Cyberpunk 2077 berhasil menembus angka 35 juta kopi, dan ekspansi Cyberpunk 2077: Phantom Liberty mencatat penjualan lebih dari 10 juta kopi.
Di sisi lain, pada Desember 2025 perusahaan menjual platform distribusi digital GOG kepada salah satu pendirinya, Michał Kiciński, dalam transaksi senilai 90,7 juta zloty atau sekitar US$25 juta. Transaksi tersebut dibiayai sepenuhnya melalui pendanaan eksternal. Meski begitu, Kiciński tetap menjadi pemegang saham individu terbesar kedua di CD Projekt dengan kepemilikan sekitar 10 persen saham.

