Garena bersama BenihBaik secara resmi memulai penyaluran bantuan sosial dari program Booyah Ramadan 2026 milik Free Fire. Peresmian dilakukan melalui seremoni simbolis di Madrasah Diniyyah Al Islamiyah, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (9/3/2026) petang.
Kegiatan tersebut menandai dimulainya distribusi donasi yang terkumpul selama rangkaian acara Booyah Ramadan 2026. Donasi berasal dari partisipasi para pemain Free Fire di Indonesia yang mengikuti misi khusus selama periode Ramadan.

Dalam program ini, pemain diajak mengumpulkan token di dalam game. Token tersebut kemudian dapat ditukarkan menjadi kontribusi donasi yang dialokasikan untuk sejumlah program sosial. Pada tahun ini, bantuan difokuskan pada empat bidang utama: penyediaan akses air bersih, renovasi fasilitas pendidikan, bantuan kebutuhan pokok bagi anak-anak panti asuhan, serta dukungan tanggap bencana dan trauma healing untuk korban banjir di Aceh.
Salah satu penerima bantuan dalam program ini adalah Madrasah Diniyyah Al Islamiyah di Cikarang Selatan. Dukungan yang diberikan berupa renovasi fasilitas sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan layak bagi para siswa dan tenaga pengajar.

Sejumlah bagian bangunan sekolah tersebut diketahui membutuhkan perbaikan, mulai dari ruang kelas, toilet, kusen pintu dan jendela, hingga pengecatan serta area penunjang lainnya. Renovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan kegiatan belajar mengajar di madrasah tersebut.
Selain renovasi sekolah di Kabupaten Bekasi, Garena bersama BenihBaik juga meresmikan total bantuan Booyah Ramadan 2026 dengan nilai lebih dari Rp670 juta. Dana tersebut akan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia untuk mendukung program peningkatan akses air bersih, perbaikan fasilitas pendidikan, bantuan kebutuhan dasar bagi panti asuhan, serta pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Program donasi Booyah Ramadan 2026 juga dikemas secara interaktif dengan melibatkan sejumlah kreator konten dan figur publik sebagai penggerak komunitas. Mereka bertindak sebagai kapten tim yang mengajak pemain ikut berpartisipasi dalam misi donasi.
Beberapa figur yang terlibat antara lain Windah Basudara, Azizi Asadel, Reza Oktovian, serta Febrian Paundra. Melalui keterlibatan mereka, pemain diajak berkontribusi dalam setiap misi sosial yang tersedia selama acara berlangsung.
Melalui program ini, Garena menilai bahwa game tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi medium untuk menyalurkan kepedulian sosial. Donasi yang terkumpul dalam Booyah Ramadan 2026 disebut sebagai hasil kolaborasi antara perusahaan, mitra sosial, serta komunitas pemain Free Fire di Indonesia.
Bantuan tersebut diharapkan memberi dampak nyata bagi para penerima manfaat. Mulai dari anak-anak yang membutuhkan fasilitas belajar yang lebih layak, keluarga yang memerlukan akses air bersih, anak-anak panti asuhan yang membutuhkan dukungan kebutuhan dasar, hingga masyarakat terdampak bencana yang tengah menjalani proses pemulihan.

