Nintendo game fisik News

Nintendo Tegaskan Belum Ada Rencana Tinggalkan Game Fisik

Share:

Nintendo menegaskan belum memiliki rencana untuk menghentikan penjualan game fisik, meski industri game terus bergerak menuju distribusi digital. Perusahaan asal Jepang itu menyebut preferensi konsumen masih menjadi pertimbangan utama dalam menentukan format distribusi game mereka.

Pernyataan tersebut disampaikan Bill van Zyll, wakil presiden sekaligus general manager Nintendo Amerika Latin, dalam wawancara bersama YouTuber Coelho no Japão. Seperti dilaporkan Eurogamer, van Zyll mengatakan Nintendo selama ini memilih untuk tidak berpihak pada satu format tertentu dan berusaha mengikuti kebutuhan para pemain.

Secara historis, kami selalu mengambil posisi netral, bukan? Kami mengikuti preferensi konsumen dan mempertimbangkannya dengan sangat serius.

Ia juga menyinggung Nintendo Switch 2 yang meluncur pada Juni 2025. Menurutnya, konsol tersebut masih berada pada tahap awal siklus hidupnya dan mendukung pembelian game dalam format digital maupun fisik.

Kami tidak memiliki rencana untuk meninggalkan game fisik. Kami tahu betapa penggemar menyukainya, sehingga posisi kami selama ini adalah tetap netral.

Pernyataan ini mempertegas sikap Nintendo yang masih membuka pilihan bagi konsumen untuk membeli game sesuai preferensi mereka. Pemain Nintendo Switch 2 dapat memperoleh game secara digital melalui Nintendo eShop atau membelinya dalam bentuk kartrid fisik.

Namun, sebagian kartrid Nintendo Switch 2 menggunakan format Game-Key Cards yang hanya berfungsi sebagai kunci untuk mengakses game digital. Format ini menuai kritik dari konsumen yang mengharapkan kartrid berisi seluruh data permainan.

Berbeda dengan Langkah Sony

Sikap Nintendo tersebut muncul ketika Sony justru bersiap mengurangi penggunaan media fisik untuk game PlayStation. Pada Juli 2026, Sony mengumumkan rencana untuk menghentikan produksi cakram fisik bagi seluruh game PlayStation baru mulai Januari 2028.

Kebijakan itu berlaku untuk game baru yang dirilis sejak tanggal tersebut. Dalam pengumuman melalui PlayStation Blog, Sony menjelaskan bahwa perubahan perilaku konsumen yang semakin beralih ke pembelian digital menjadi salah satu pertimbangan perusahaan.

Perbedaan langkah kedua perusahaan ini memperlihatkan pendekatan yang tidak sepenuhnya sama dalam menghadapi perubahan pola konsumsi pemain. Sony telah menetapkan rencana untuk menghentikan produksi cakram fisik bagi rilisan baru, sedangkan Nintendo menegaskan masih ingin mempertahankan pilihan format digital dan fisik.

Meski begitu, pernyataan van Zyll tidak berarti Nintendo menjamin seluruh game Switch 2 ke depannya akan tersedia dalam bentuk kartrid yang menyimpan data lengkap.

Untuk saat ini, Nintendo menyatakan belum berencana meninggalkan game fisik. Keputusan perusahaan selanjutnya akan bergantung pada preferensi konsumen, sementara perdebatan mengenai peran media fisik dan digital masih menjadi bagian dari perkembangan industri game.