Firma riset pasar industri game Newzoo memprediksi pendapatan game PC akan melampaui konsol dalam beberapa tahun ke depan. Proyeksi itu tercantum dalam laporan PC and Console Report 2026 yang dirilis perusahaan tersebut.
Selama lebih dari satu dekade terakhir, penjualan software konsol masih unggul dibandingkan pendapatan game PC. Namun, tren itu mulai berubah sejak industri game perlahan bangkit dari periode stagnasi yang kerap disebut sebagai post-2020 plateau. Pada 2025, pertumbuhan pendapatan game PC dilaporkan sudah melampaui konsol.
Newzoo memperkirakan tren tersebut akan berlanjut hingga beberapa tahun mendatang. Pendapatan game PC diproyeksikan tumbuh sekitar 6,6 persen per tahun dalam periode 2025–2028. Sebagai perbandingan, pendapatan dari platform konsol diperkirakan hanya meningkat sekitar 4,4 persen per tahun. Dengan laju tersebut, pendapatan PC diprediksi akan menyalip konsol pada 2028.
Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya jumlah pemain PC secara global. Data Newzoo yang menggabungkan statistik pengguna dan metrik penjualan dari berbagai toko digital di platform PC dan konsol menunjukkan bahwa basis pemain PC terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu kontributor terbesar datang dari China. Di negara tersebut, jumlah pemain PC dilaporkan meningkat 11,7 persen sepanjang 2025.
Selain faktor regional, perubahan demografi pemain juga berpengaruh. Generasi yang lebih muda kini semakin banyak bermain di PC. Data Newzoo menunjukkan peningkatan proporsi pemain dari kelompok Gen Z dan Gen Alpha pada platform tersebut. Jika tren ini berlanjut, Newzoo memprediksi total pemain PC di seluruh dunia bisa melampaui 1 miliar orang pada 2028.
Meski demikian, konsol bukan berarti kehilangan daya tarik sepenuhnya. Untuk sejumlah game multiplatform populer, basis pemain PC bahkan sudah lebih besar dibandingkan konsol.
Sebagai contoh, Minecraft tercatat memiliki sekitar 15 juta pemain di PC pada Januari. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan pemain di platform PlayStation yang mencapai 8,2 juta dan Xbox dengan 5,5 juta pemain. Sementara itu, Arc Raiders mencatat 4,5 juta pemain PC, dibandingkan 2,9 juta di PlayStation dan 2,3 juta di Xbox.
Namun, proyeksi pertumbuhan ini juga datang dengan sejumlah catatan. Analis industri Matthew Ball dalam laporan terbarunya mencatat bahwa 84% pengeluaran pemain di China dialokasikan untuk game buatan studio lokal
Artinya, perusahaan game dari luar negeri kemungkinan akan menghadapi tantangan untuk menembus pasar tersebut, meski pertumbuhan pemainnya sangat tinggi.
Faktor lain yang juga perlu diperhatikan adalah keragaman bahasa di ekosistem PC. Dalam sebuah presentasi, Valve mengungkap bahwa sekitar 66 persen pengguna Steam mengakses platform tersebut menggunakan bahasa selain Inggris. Hal ini menunjukkan pasar PC semakin global, tetapi juga semakin terfragmentasi.
Di luar faktor pasar, ada pula risiko dari sisi industri teknologi. Kebutuhan memori dan penyimpanan yang meningkat, terutama akibat investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan, berpotensi memicu krisis pasokan komponen.
Jika kekurangan komponen tersebut benar-benar terjadi dalam skala besar, dampaknya tidak hanya dirasakan pasar PC, tetapi juga industri elektronik konsumen secara keseluruhan, termasuk konsol game. Kenaikan harga dan kelangkaan perangkat bisa saja mengubah lanskap industri game secara signifikan sebelum 2028.

