Capcom mengumumkan bahwa penjualan Resident Evil Requiem telah melampaui 6 juta kopi secara global. Pencapaian ini sekaligus menjadikannya sebagai game dengan laju penjualan tercepat dalam sejarah franchise Resident Evil.
Sebelumnya, pada awal Maret, Capcom menyebut Resident Evil Requiem telah terjual 5 juta kopi dalam waktu kurang dari satu pekan sejak peluncuran. Saat itu, publisher asal Jepang tersebut menilai keberhasilan ini didorong oleh respons positif dari pemain di berbagai wilayah, meski belum secara resmi menyatakan bahwa pencapaian tersebut menjadi peluncuran terbesar dalam seri. Kepastian baru diberikan setelah penjualan menembus angka 6 juta unit, yang diklaim sebagai waktu tercepat bagi sebuah judul Resident Evil untuk mencapai tonggak tersebut.
Momentum ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-30 Resident Evil yang jatuh pada 22 Maret. Dalam rangka merayakannya, Capcom menyiapkan sejumlah program khusus untuk penggemar, termasuk kolaborasi Resident Evil Requiem dengan Universal Studios Japan pada 2026 serta penyelenggaraan konser orkestra di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.
Selain itu, Capcom memastikan dukungan jangka panjang untuk game ini akan terus berjalan melalui pembaruan dan konten tambahan. Ekspansi cerita juga telah dikonfirmasi sebelumnya oleh sutradara Koshi Nakanishi melalui sebuah video yang dirilis pekan lalu.
Kami berencana menghadirkan konten cerita tambahan yang akan menggali lebih dalam dunia Requiem. Saat ini kami sedang bekerja keras mengembangkannya. Prosesnya akan memakan waktu, jadi kami mohon kesabaran pemain dan berharap kalian menantikannya.
Sejumlah ulasan awal juga menilai Resident Evil Requiem sebagai entri yang solid dalam seri utama. Game ini disebut tetap berhasil mempertahankan keseimbangan antara atmosfer horor yang menegangkan dan aksi yang intens, meski dinilai belum sepenuhnya mencapai level terbaik franchise.
Dengan respons pemain yang positif dan rencana konten lanjutan yang sudah dikonfirmasi, Resident Evil Requiem tampak siap mempertahankan momentumnya sebagai salah satu rilisan horor terbesar tahun ini. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi franchise Resident Evil sebagai nama yang masih dominan di genre survival horror.

