Ceo Take-Two Interactive Civilization 7
News

Bos Take-Two Akui Kegagalan Civilization 7: “Inovasi Kami Terlalu Jauh”

Merespons anjloknya jumlah pemain yang justru kalah saing dari seri lawasnya, CEO Take-Two Interactive akhirnya buka suara dan mengakui rentetan kesalahan yang terjadi pada pengembangan Civilization 7. Alih-alih meneruskan tongkat estafet kesuksesan pendahulunya, entri 4X ini justru gagal memikat hati para penggemar setia.

Bukti lesunya minat pemain terlihat jelas dari data di platform Steam. Saat ini, jumlah pemain yang aktif bermain Civilization 6 dan Civilization 5 justru jauh melampaui seri ketujuhnya dengan selisih angka yang cukup telak. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa Civilization 7 belum mampu menyuguhkan pengalaman bermain yang familier sekaligus menyegarkan bagi basis penggemarnya.

Dalam sebuah wawancara dengan buletin Game File, Zelnick menjelaskan dilema yang selalu dihadapi oleh tim Firaxis setiap kali mereka menggarap sekuel terbaru.

Setiap kali ada seri Civ baru, tim di Firaxis memikirkan: ‘Bagaimana kita mendobrak batasan sejauh mungkin sehingga game baru ini pantas untuk dibeli? Dan bagaimana kita mempertahankan apa yang disukai orang-orang agar mereka tidak merasa kecewa?’ Kami memang keliru pada Civ VII, tetapi itu bukan karena kami kurang berusaha. Dan sekali lagi, saya bertanggung jawab atas hal tersebut.

Salah satu akar kontroversi terbesar dari seri terbaru ini bermula dari mekanik gameplay yang dirombak drastis. Berbeda dengan game-game sebelumnya, Civilization 7 memaksa pemain untuk mengganti peradaban setiap kali terjadi transisi zaman. Merespons kritik tajam terkait fitur ini, pihak developer dikabarkan tengah menyiapkan update besar-besaran yang akan mengembalikan sistem klasik sekaligus menjawab berbagai keluhan utama pemain.

Source: SteamDB

Zelnick sendiri tetap optimistis dengan potensi jangka panjang game ini, meskipun ia sadar ada jurang ekspektasi antara visi pengembang dan keinginan pemain.

Kami telah dan akan terus melakukan banyak perbaikan. Game ini sebenarnya adalah game yang sangat bagus, dan pastinya merupakan proyek yang menguntungkan bagi kami. Namun, untuk kasus yang satu ini, saya pikir apa yang coba kami lakukan merupakan langkah yang terlalu jauh dari sudut pandang konsumen.

Respons terhadap game ini memang terbelah. Di kalangan kritikus, Civilization 7 masih mendapat apresiasi sebagai sebuah evolusi yang solid, meski jauh dari kata sempurna. Namun, di mata pemain kasual, situasinya jauh lebih muram, terbukti dari angka ulasan positif pengguna Steam yang hanya menyentuh 47%. Kini, Firaxis menjanjikan peningkatan berskala besar atau expansion-level melalui update mendatang untuk menebus kesalahan mereka. Lantas, apakah rentetan perbaikan ini akan mampu menyelamatkan nasib Civilization 7 di mata komunitas, atau justru kamu sudah telanjur nyaman bermain seri lamanya saja?

s