Xbox dikabarkan mengamankan hak eksklusif untuk melakukan streaming Grand Theft Auto VI (GTA 6) melalui Xbox Cloud Gaming. Kesepakatan ini berpotensi menjadikan layanan Microsoft tersebut sebagai satu-satunya platform cloud gaming yang menyediakan GTA 6 saat diluncurkan.
Kabar tersebut muncul setelah pertemuan Xbox pada Rabu pagi. Menurut laporan The Verge, kesepakatan itu membuat layanan cloud gaming lain, termasuk NVIDIA dan Amazon Luna, tidak dapat menghadirkan GTA 6 melalui streaming pada hari peluncurannya.
CEO Xbox Asha Sharma mengatakan perusahaan akan melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh pemilik platform lain melalui GTA 6.
Belum pernah dilakukan oleh pemilik platform lain.
Jika kesepakatan tersebut terealisasi, Xbox Cloud Gaming bisa menjadi salah satu cara paling awal bagi pemain PC untuk mengakses GTA 6. Pasalnya, Rockstar Games hingga kini belum mengumumkan versi PC dari game tersebut.
Kondisi itu membuat Xbox Cloud Gaming berpotensi menjadi alternatif bagi pemain PC yang tidak memiliki Xbox Series X/S atau PlayStation 5. Selama GTA 6 belum tersedia secara resmi untuk PC, pemain dapat mengaksesnya melalui streaming tanpa harus membeli konsol.
Meski begitu, hal tersebut bukan berarti versi PC GTA 6 akan diluncurkan bersamaan dengan versi konsol. Rockstar masih belum mengonfirmasi kapan atau apakah versi PC akan tersedia.
Kesepakatan Xbox dan Rockstar juga memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan fitur disc-to-digital untuk GTA 6. Fitur tersebut memungkinkan pemilik versi fisik sebuah game mendapatkan akses ke versi digitalnya.
Namun, fitur ini belum berlaku untuk semua game Xbox. Penerapannya bergantung pada kesepakatan antara Microsoft dan penerbit masing-masing game.
Di saat yang sama, Microsoft tengah mengubah skema Xbox Cloud Gaming. Mulai November, pelanggan Xbox Game Pass Ultimate akan memperoleh batas streaming selama 15 jam per bulan.
Pelanggan Game Pass Premium mendapat jatah 10 jam, sedangkan Game Pass Essential memperoleh lima jam. Sebelumnya, Xbox Cloud Gaming tidak menerapkan batas waktu streaming bulanan seperti ini.
Microsoft juga menyiapkan opsi bagi pengguna yang membutuhkan tambahan waktu bermain. Pemain dapat membeli waktu streaming tambahan melalui Xbox Store dengan harga yang disesuaikan berdasarkan wilayah.
Skema pay-as-you-go tersebut dapat menjadi alternatif bagi pemain yang hanya ingin memainkan GTA 6 melalui cloud gaming tanpa membeli konsol baru.
Dengan model ini, pemain tidak harus mengeluarkan uang untuk membeli Xbox Series X/S atau PlayStation 5. Mereka cukup membayar akses bermain sesuai kebutuhan, selama GTA 6 tersedia melalui Xbox Cloud Gaming.
Selain membahas GTA 6, pertemuan Xbox tersebut juga menyinggung rencana Microsoft terhadap perangkat keras generasi berikutnya.
Sharma menyebut Xbox generasi berikutnya akan hadir sebagai sebuah “keluarga perangkat”. Microsoft disebut akan bekerja sama dengan sejumlah perusahaan untuk mengembangkan perangkat tersebut.
Konsep tersebut sebelumnya dikaitkan dengan proyek bernama Helix. Pembahasannya muncul setelah Microsoft dan AMD mengumumkan “kemitraan strategis multi-tahun” untuk mengembangkan “portofolio perangkat” yang mencakup konsol Xbox generasi berikutnya.
Waktu bermain Xbox Cloud Gaming juga akan tersedia melalui opsi pay-as-you-go.
Bagi Microsoft, GTA 6 dapat menjadi salah satu senjata untuk memperkuat ekosistem Xbox. Game Rockstar tersebut merupakan salah satu rilisan yang paling dinantikan setelah pemain menunggu lebih dari satu dekade sejak Grand Theft Auto V.
Besarnya perhatian terhadap GTA 6 bahkan membuat sejumlah game lain menghindari jadwal peluncuran yang berdekatan. Persaingan untuk mendapatkan perhatian pemain pun diperkirakan semakin ketat ketika game tersebut akhirnya dirilis.
Jika hak streaming eksklusif ini benar-benar diterapkan, Microsoft tidak hanya mendapatkan game besar untuk Xbox Cloud Gaming. Perusahaan juga berpeluang menjadikan layanan tersebut sebagai pintu masuk bagi pemain PC yang ingin memainkan GTA 6 tanpa membeli konsol.

