Wakil Indonesia menunjukkan peningkatan performa pada pekan kedua fase Knockout Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall. RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC berhasil menembus 12 besar klasemen Fase 1 dan akan langsung bertanding pada hari pertama pekan ketiga untuk memperebutkan tiket menuju Grand Finals.
RRQ Kazu menjadi wakil Indonesia dengan posisi terbaik setelah mengakhiri Fase 1 di peringkat ketiga. Bigetron by Vitality menyusul di posisi keenam, sedangkan ONIC berada di peringkat ke-11.
Sementara itu, EVOS Divine dan MBR Omega belum berhasil masuk Top 12. EVOS menempati peringkat ke-13, hanya terpaut satu poin dari Twisted Minds yang berada di posisi terakhir zona Top 12. MBR Omega berada satu tingkat di bawahnya dengan menempati peringkat ke-14.

RRQ Kazu Tampil Konsisten
Peningkatan performa tim Indonesia mulai terlihat pada pekan kedua yang berlangsung pada 21–23 Agustus 2026. Pada hari pertama, empat Booyah dari delapan match awal berhasil diamankan oleh tim Indonesia.

ONIC membuka catatan tersebut dengan kemenangan di map Nexterra. MBR Omega kemudian meraih Booyah di Kalahari, sebelum RRQ Kazu menyapu dua map berikutnya di Purgatory dan Solara.
RRQ Kazu kemudian dinobatkan sebagai Team of the Day pada hari pertama. Mereka mengumpulkan 111 poin melalui dua Booyah dan 73 eliminasi.
Performa tersebut berlanjut pada hari ketiga. RRQ Kazu kembali meraih Booyah di Kalahari dan mengumpulkan 117 poin untuk menempati posisi kedua sebagai tim terbaik pada hari tersebut.
Secara keseluruhan, RRQ Kazu mengakhiri Fase 1 dengan 396 poin dari 24 pertandingan. Mereka mengoleksi tiga Booyah, 267 eliminasi, dan 129 poin placement. Jumlah tersebut membuat RRQ Kazu memiliki poin yang sama dengan Team Falcons yang berada di peringkat kedua.

Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan atau Coach Adyy, mengatakan timnya menggunakan pekan pertama untuk mempelajari pola permainan para peserta dari berbagai negara. Hasil analisis tersebut kemudian diterapkan untuk menghadapi persaingan pada pekan kedua.
“Di minggu pertama, fokus RRQ Kazu memang untuk menganalisis pola permainan tim-tim dari setiap negara. Setelah mendapatkan data yang cukup, kami menerapkan strategi di pekan kedua untuk bisa memberikan perlawanan,” ujar Adi.
Menurutnya, perkembangan juga terlihat dari wakil Indonesia lainnya. Tim-tim tersebut dinilai mulai menemukan META yang sesuai untuk digunakan selama pertandingan.
Bigetron dan ONIC Amankan Posisi 12 Besar
Bigetron by Vitality juga mempertahankan performa yang cukup konsisten sepanjang Fase 1. Tim berjuluk Robot Merah tersebut mengakhiri fase pertama di posisi keenam dengan 336 poin.
Bigetron mengumpulkan dua Booyah, 211 eliminasi, dan 125 poin placement. Pada hari ketiga pekan kedua, mereka mengoleksi 97 poin sekaligus meraih satu Booyah di Solara.
ONIC menjadi wakil Indonesia terakhir yang berhasil masuk Top 12. Mereka menempati peringkat ke-11 dengan 275 poin. Salah satu kontribusi penting ONIC datang pada hari pertama pekan kedua ketika mereka mengamankan Booyah di Nexterra.

Di luar tiga tim tersebut, EVOS Divine masih memiliki peluang untuk melanjutkan perjuangan. Juara Esports World Cup: Free Fire 2025 itu meraih Booyah perdana mereka pada pekan kedua dan menutup Fase 1 dengan 266 poin.
MBR Omega berada di posisi ke-14 dengan 251 poin dan dua Booyah. Kedua tim akan memulai Fase 2 dari hari kedua pekan ketiga.

Persaingan pekan kedua juga menghadirkan kejutan dari VAMOS. Tim asal Malaysia tersebut tampil dominan pada hari kedua dengan mengoleksi 113 poin, dua Booyah, dan 71 eliminasi. Pada pekan ini, VAMOS turut diperkuat Juan, pemain asal Indonesia.
Perebutan Tiket Grand Finals Dimulai
Fase 2 Knockout Stage menjadi kesempatan bagi 18 tim peserta FFWS SEA 2026 Fall untuk mengamankan tiket menuju Grand Finals.
Pada pekan ketiga, tim yang finis di posisi 12 besar Fase 1 akan bertanding lebih dahulu pada hari pertama. Artinya, RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC menjadi tiga wakil Indonesia yang akan langsung tampil pada pembukaan pekan ketiga.
Dua tim teratas dari setiap matchday pekan ketiga akan mendapatkan tiket langsung menuju Grand Finals. EVOS Divine dan MBR Omega baru akan bertanding pada hari kedua, sementara tim yang berada di peringkat ke-15 dan ke-16 akan memulai pertandingan pada hari ketiga.

Secara matematis, kelima wakil Indonesia masih memiliki peluang untuk mengamankan tiket Grand Finals pada pekan ketiga. Jika belum berhasil, mereka masih dapat melanjutkan perjuangan pada pekan keempat.
Pekan keempat akan menjadi kesempatan terakhir bagi tim yang belum mendapatkan tiket, termasuk peserta yang berada di posisi ke-17 dan ke-18 pada Fase 1. Enam tim teratas dari klasemen keseluruhan pekan keempat akan melengkapi daftar peserta Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.
Dengan posisi RRQ Kazu di tiga besar serta Bigetron by Vitality dan ONIC di Top 12, Indonesia memiliki tiga peluang untuk mengamankan tiket Grand Finals sejak hari pertama Fase 2.
Pertandingan pekan ketiga FFWS SEA 2026 Fall akan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026. Kelima wakil Indonesia akan kembali berjuang untuk memastikan langkah mereka menuju Grand Finals.

