Pengembang Marvel’s Wolverine, Insomniac Games, memastikan bahwa tingkat kekerasan dan gore yang tinggi akan menjadi salah satu ciri utama game tersebut. Meski demikian, studio tersebut juga menyediakan opsi bagi pemain yang ingin menikmati permainan tanpa menampilkan efek kekerasan secara eksplisit.
Informasi itu disampaikan oleh sutradara Marvel’s Wolverine, Mike Daly, dalam wawancaranya bersama IGN. Menurut Daly, sejak tahap awal pengembangan, tim sudah sepakat bahwa menghadirkan pengalaman menjadi Wolverine secara utuh merupakan prioritas utama. Karena karakter tersebut identik dengan pertarungan brutal dan penggunaan cakar adamantium, unsur kekerasan dianggap tidak bisa dipisahkan dari identitasnya.
Sejak proyek ini dimulai, kami tahu bahwa hal paling penting adalah mewujudkan fantasi menjadi Wolverine. Bukan hanya itu, tetapi menjadikannya fantasi Wolverine yang paling maksimal. Ketika melihat berbagai aspek karakter ini dan seluruh kisah yang telah ia lalui sepanjang sejarahnya, jelas bahwa kekerasan merupakan bagian penting dari identitasnya.
Daly menjelaskan bahwa keputusan untuk mempertahankan tingkat kekerasan yang tinggi telah menjadi bagian dari arah desain sejak awal pengembangan. Oleh karena itu, elemen tersebut tidak hanya muncul dalam cerita, tetapi juga menjadi bagian penting dari mekanisme permainan.
Karena itu, hal tersebut tidak pernah dipertanyakan dan sudah menjadi bagian dari dasar pengambilan keputusan kami sejak awal pengembangan. Kami tahu bahwa aspek itu harus hadir dalam gameplay, berada langsung di tangan pemain, dan menjadi bagian dari cerita.
Meski mengusung aksi yang brutal, Insomniac tetap berupaya menjaga keseimbangan agar kekerasan dalam game tidak terasa berlebihan. Daly menyebut timnya berfokus untuk menghadirkan representasi Wolverine yang dianggap paling tepat sekaligus memenuhi ekspektasi penggemar.
Kami ingin menghadirkan dunia yang membumi dengan berbagai kejadian yang terasa masuk akal. Jadi kami tidak ingin berlebihan. Kami benar-benar ingin menemukan titik yang tepat dalam merepresentasikan Wolverine, memenuhi ekspektasi penggemar, dan menjaga agar aksi pertarungan menggunakan cakar tetap memuaskan sepanjang permainan.
Ia menambahkan bahwa tim pengembang secara sadar tidak mengurangi intensitas kekerasan yang menjadi bagian dari karakter Wolverine. Menurutnya, pendekatan tersebut diperlukan untuk menjaga sensasi pertarungan tetap memuaskan dari awal hingga akhir permainan.
Cara saya menggambarkannya adalah kami tidak meminta maaf atas tingkat kekerasan yang ada. Kami tahu hal itu harus diwujudkan demi mencapai tujuan utama kami. Karena itu, gameplay-nya tetap terasa memuaskan.
Meski begitu, Insomniac menyadari bahwa tidak semua pemain nyaman dengan tampilan darah dan gore yang intens. Karena alasan tersebut, studio tersebut menyematkan fitur aksesibilitas yang memungkinkan pemain mematikan sebagian besar elemen visual terkait kekerasan.
Kami memahami bahwa ini tidak cocok untuk semua orang. Karena sejak awal kami tahu bahwa unsur ini akan menjadi bagian besar dari game, kami juga menghadirkan fitur aksesibilitas yang memungkinkan pemain mematikan gore.
Daly menjelaskan bahwa fitur tersebut tidak sekadar menghilangkan seluruh efek visual secara menyeluruh. Sistemnya dirancang secara selektif untuk menentukan elemen apa saja yang ditampilkan atau disensor, termasuk darah dan detail kekerasan lainnya.
Fitur ini dirancang dengan cukup rinci dan selektif mengenai apa yang ditampilkan atau disensor. Fitur ini dapat menonaktifkan darah dan elemen serupa agar pengalaman bermain menjadi lebih nyaman bagi pemain yang tidak ingin melihat bagian tersebut.
Sebelumnya, Insomniac Games telah menampilkan sekitar tujuh menit cuplikan gameplay Marvel’s Wolverine. Video tersebut memperlihatkan aksi pertarungan menggunakan cakar khas Wolverine sekaligus memberikan gambaran jelas mengenai tingkat gore yang akan hadir dalam game tersebut.

