Mantan CEO Disney, Michael Eisner, mengaku sudah tidak mengingat alasan yang membuatnya menyetujui pengembangan Kingdom Hearts. Pengakuan tersebut terungkap saat dirinya ditanya mengenai keputusan yang diambil lebih dari dua dekade lalu, yang kemudian melahirkan salah satu waralaba crossover paling populer antara karakter Disney dan dunia Final Fantasy.
Pengakuan itu disampaikan Eisner dalam konferensi pers Delphi Interactive, perusahaan pencari talenta di industri video game yang turut terlibat dalam sejumlah proyek, termasuk 007 First Light. Dalam kesempatan tersebut, jurnalis Game File, Stephen Totilo, menanyakan kembali keputusan Eisner saat masih memimpin Disney pada periode 1984 hingga 2005.
Menurut laporan Game File, Eisner awalnya bahkan tidak langsung mengingat Kingdom Hearts ketika nama game tersebut disebutkan. Baru setelah Totilo menjelaskan bahwa proyek tersebut dipresentasikan di Tokyo sebagai kolaborasi antara Final Fantasy dan karakter-karakter Disney, ingatan Eisner kembali muncul.
Meski akhirnya mengingat proyek tersebut, Eisner mengaku sudah lupa alasan di balik keputusannya memberikan lampu hijau kepada Square Enix. Ia tidak dapat menjelaskan pertimbangan apa yang membuat Disney saat itu bersedia mengizinkan karakter-karakter ikoniknya digunakan dalam konsep yang terbilang tidak biasa.
Pengakuan itu menjadi sorotan karena Kingdom Hearts berkembang menjadi salah satu waralaba terbesar Square Enix. Selama lebih dari 20 tahun, seri tersebut telah melahirkan banyak judul dengan alur cerita dan lore yang kompleks, sekaligus mempertahankan kolaborasi antara Disney dan Final Fantasy.
Meski alasan persetujuan awalnya masih menjadi misteri, Disney sebenarnya bukan perusahaan yang sepenuhnya menutup diri terhadap proyek-proyek eksperimental di industri video game. Selain Kingdom Hearts, perusahaan tersebut juga pernah menghadirkan judul seperti Epic Mickey dan Disney Mirrorverse, yang menawarkan pendekatan berbeda dalam memanfaatkan karakter-karakter Disney.
Game File menilai kisah di balik presentasi perdana Kingdom Hearts masih berpeluang diungkap lebih jauh pada panel retrospektif seri tersebut di ajang D23 yang dijadwalkan berlangsung bulan depan. Jika hal itu terjadi, para penggemar mungkin akhirnya akan mengetahui bagaimana proyek yang semula dianggap tidak lazim itu berhasil mendapatkan persetujuan dari Disney.

