Game Strategi Perang Age of Empires 2 Editor's Picks Games

20 Game Strategi Perang Terbaik dari RTS Hingga Sistem Turn-Based

Share:

Game strategi perang merupakan salah satu genre yang cukup identik dengan PC gaming. Tidak hanya Real-Time Strategy (RTS), format turn-based strategy juga menjadi pilihan populer di kalangan pemain game PC. Bagi gamer PC veteran, game strategi perang bahkan sudah menjadi bagian dari pengalaman bermain mereka. Salah satu alasannya adalah penggunaan mouse dan keyboard yang membuat pengelolaan unit, navigasi peta, hingga pemberian perintah terasa lebih nyaman. Meski sejumlah game strategi perang juga tersedia di konsol, kombinasi kedua perangkat input tersebut membuat PC tetap menjadi platform yang lekat dengan genre ini.

Namun, bukan berarti game strategi perang berkualitas hanya bisa ditemukan di PC. Sejumlah judul dengan gameplay yang menarik juga hadir di konsol dan menawarkan pengalaman bermain yang tidak kalah seru. Lantas, apa saja game strategi perang yang layak dimainkan? Dalam artikel ini, kami akan merekomendasikan sejumlah game strategi perang, baik RTS maupun turn-based strategy, yang bisa dimainkan di PC maupun konsol. Simak daftarnya berikut ini.

20 Game Strategi Perang terbaik

1. Age of Empires II

Game Strategi Perang Age of Empires II Definitive Edition Cover Art
Age of Empires II: Definitive Edition Cover Art (Source: Source)

Dalam urutan pertama daftar rekomendasi game strategi perang ini, kami harus menyebutkan Age of Empires II. Meski tergolong game lawas, game ini memiliki tingkat replayability yang tinggi dan tetap terasa timeless hingga sekarang. Dari sisi teknologi grafis, Age of Empires II memang tidak secanggih seri-seri setelahnya yang menggunakan format 3D. Namun, hal tersebut tidak mengurangi daya tariknya sebagai salah satu game strategi yang masih layak dimainkan. 

Game Strategi Perang Age of Empires II Definitive Edition
Age of Empires II: Definitive Edition (Source: Steam)

Bagi pemula, mekanisme permainannya relatif mudah dipelajari, tetapi tidak mudah untuk benar-benar dikuasai. Kombinasi inilah yang membuat pemainnya terus penasaran untuk memainkannya kembali. Berkat komunitas yang masih bertahan hingga sekarang, Age of Empires II juga terus mendapatkan dukungan, termasuk melalui edisi Definitive Edition yang menawarkan visual beresolusi tinggi. 

2. Warcraft III: Reign of Chaos & Frozen Throne

Game Strategi Perang Warcraft III Artwork
Warcraft III Artwork (Source: Reddit)

Salah satu game strategi lawas yang menurut kami masih layak dimainkan adalah Warcraft III, termasuk seri ekspansinya, The Frozen Throne. Selain menawarkan gameplay yang adiktif, campaign mode dalam Warcraft III juga memiliki alur cerita menarik untuk diikuti. Blizzard, selaku developer game ini memang telah merilis versi remake berjudul Warcraft III: Reforged. Namun, bagi kami, versi orisinalnya tetap terasa lebih baik secara keseluruhan, meski secara visual tentu sudah terlihat jadul. 

Game Strategi Perang Warcraft III
Age of Empires II: Definitive Edition (Source: Gaming Pastime)

3. Civilization VI

Game Strategi Perang Civilization VI Cover Art
Civilization VI Cover Art (Source: Steam)

Civilization VI menjadi salah satu pilihan menarik bagi penggemar game strategi berbasis turn-based. Salah satu perubahan yang esensial dalam game ini adalah sistem district, yang membuat kota tidak lagi sekadar kumpulan bangunan dalam satu titik. Di game ini kita harus menentukan lokasi berbagai area khusus sekaligus memikirkan perkembangan kota untuk jangka panjang.

Game Strategi Perang Civilization VI Gameplay
Civilization VI (Source: Steam)

Ekspansi yang dirilis setelahnya turut memperkaya permainan lewat mekanik seperti Golden Ages, Dark Ages, perubahan iklim, dan bencana lingkungan. Meski beberapa game seperti Humankind, Ara: History Untold, dan Old World mencoba menawarkan alternatif, Civilization VI masih menjadi salah satu game yang menonjol dalam genre ini.

4. Company of Heroes 

Game Strategi Perang Company of Heroes
Company of Heroes Cover Art (Source: Steam)

Company of Heroes merupakan game real-time strategy yang mengambil latar Perang Dunia II. Di game ini kita dapat mengendalikan sejumlah negara yang terlibat dalam perang, seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Uni Soviet. Berbeda dari RTS konvensional yang mengandalkan perekrutan pasukan dalam jumlah besar, game ini lebih menekankan penggunaan unit secara taktis, terutama infanteri dan kendaraan lapis baja seperti tank atau panser.

Game Strategi Perang Company of Heroes
Company of Heroes (Source: Steam)

Selain itu, karena mundur juga menjadi bagian penting dalam Company of Heroes kita perlu memerintahkan pasukan untuk tidak selalu menyerang.  Yang membuat game strategi perang ini makin menarik adalah setiap unit memiliki tindakan yang lebih realistis sehingga kita perlu memanfaatkan perlindungan, melakukan flanking, dan menekan posisi musuh. Karena jumlah unit terbatas, kehilangan skuad berpengalaman dapat berdampak besar terhadap jalannya pertempuran.

Selain mengatur pasukan, kita harus merebut dan mempertahankan sejumlah sektor untuk mendapatkan sumber daya sekaligus menghambat lawan. Tidak semua wilayah dapat dijaga bersamaan, sehingga kita sebagai pemain dituntut menentukan prioritas sesuai perkembangan medan perang. 

5. Age of Mythology

Game Strategi Perang Age of Mythology Retold Cover Art
Age of Mythology: Retold Cover Art (Source: Steam)

Sekilas, Age of Mythology memang terasa seperti saudara dari Age of Empires II. Keduanya memiliki sejumlah gameplay mechanics yang serupa dan dikembangkan oleh studio yang sama. Bedanya, jika Age of Empires II mengambil latar sejarah manusia, Age of Mythology membawa kita ke dunia mitologi Yunani, Mesir, dan Nordik.

Game Strategi Perang Age of Mythology Retold
Age of Mythology: Retold (Source: Steam)

Konsep tersebut membuat Age of Mythology terasa distingtif, terutama berkat kehadiran para dewa, kekuatan ilahi, pahlawan, hingga monster dari berbagai mitologi. Selain menawarkan gameplay yang seru, campaign mode dalam game ini juga memiliki cerita yang menarik. Setelah bertahun-tahun, Age of Mythology akhirnya direvitalisasi melalui Age of Mythology: Retold, yang membawa visual dan sejumlah pembaruan agar lebih relevan dengan standar game modern.

6. Company of Heroes 3

Game Strategi Perang Company of Heroes 3
Company of Heroes 3 Cover Art (Source: Steam)

Company of Heroes 3 menawarkan skala pertempuran yang lebih besar dibandingkan seri sebelumnya. Sejak peluncurannya, game ini hadir dengan dua campaign, empat faksi, dan 14 peta multiplayer, dengan konten yang masih dapat berkembang melalui update.

Game Strategi Perang Company of Heroes 3 Gameplay
Company of Heroes 3 (Source: Steam)

Salah satu eksperimennya adalah dynamic campaign di Italia yang memadukan strategi berbasis turn-based dengan pertempuran real-time. Meski sistem tersebut belum sepenuhnya optimal, bagian real-time tetap menjadi daya tarik utama. 

Pertempuran juga menawarkan banyak pilihan taktis, mulai dari menjatuhkan pasukan terjun payung di belakang garis musuh, menggunakan asap untuk melindungi infanteri, hingga mengerahkan tank, artileri, pesawat, dan kapal perang. Kombinasi berbagai unit tersebut membuat medan perang dapat berubah drastis dalam waktu singkat dan menghadirkan perang yang intens.

7. StarCraft II: Wings of Liberty

Game Strategi Perang StarCraft II Cover Art
StarCraft II: Wings of Liberty Cover Art (Source: KitGuru)

Nama StarCraft sudah sangat melekat dengan kancah game kompetitif dunia. Setelah lebih dari satu dekade sejak game pertamanya, Blizzard menghadirkan sekuelnya melalui StarCraft 2 dengan peningkatan visual yang signifikan dan masih relevan dengan standar game hingga saat ini.

Dari sisi faksi, StarCraft 2 menawarkan tiga ras dengan unit dan gaya bermain yang berbeda. Campaign-nya juga tidak hanya menyajikan misi RTS konvensional, tetapi terus menghadirkan variasi objektif dan kondisi medan. Selain itu, di game ini kita bisa menghadapi misi bertahan dari serangan zombie hingga menjelajahi planet yang dilanda banjir lava.

Game Strategi Perang StarCraft II
StarCraft II: Wings of Liberty (Source: Instant Gaming)

Game ini juga menggunakan objektif berbatas waktu yang menuntut kita sebagai pemain bergerak cepat, tetapi tetap memberi ruang untuk membangun basis, menyusun strategi, dan menyiapkan pasukan. Meski pengembangan konten baru telah dihentikan pada 2020, StarCraft 2 masih menarik dimainkan, terlebih karena base game-nya tersedia secara gratis, sementara sebagian konten campaign berada di balik sistem berbayar.

8. Empire Earth II

Game Strategi Perang Empire Earth II Gold Edition Cover Art
Empire Earth II Gold Edition Cover Art (Source: Steam)

Sebagai salah satu RTS klasik yang masih layak dikenang, Empire Earth II menarik untuk dicoba bagi kamu yang ingin merasakan game strategi dengan skala besar. Entri keduanya ini bagi kami memiliki mechanics yang diperbaiki dan dibenahi dari pendahulunya. Selain itu, yang membuat game ini menarik adalah game ini memungkinkan kita melewati 15 zaman, dari Zaman Batu hingga era futuristis dengan mech dan senjata laser. Setiap era menghadirkan perubahan teknologi, unit, serta kebutuhan sumber daya yang berevolusi.

Game Strategi Perang Empire Earth II Gold Edition
Empire Earth II Gold Edition (Source: Steam)

Kemudian, pengelolaan kerajaan juga dibuat lebih praktis melalui fitur seperti Citizen Manager untuk mengatur pekerja dan Picture-in-Picture (PiP) untuk memantau wilayah lain. Sementara itu, War Planner membantu menyusun strategi serangan bersama rekan satu tim. Peperangan turut dipengaruhi perebutan sektor wilayah, cuaca dinamis, serta Crown System yang memberikan bonus kepada pemain yang unggul dalam aspek tertentu.

Meski sudah berusia cukup tua, perpaduan perkembangan zaman, pengelolaan ekonomi, dan strategi pertempuran membuat Empire Earth II tetap menjadi salah satu game RTS klasik yang menarik untuk dicoba.

9. Rise of Nations

Game Strategi Perang Rise of Nations Extended Editions
Rise of Nations Extended Editions Cover Art (Source: Steam)

Ada satu lagi game strategi yang menawarkan perkembangan peradaban dalam skala luas, yaitu Rise of Nations. Game ini memungkinkan kita membawa sebuah peradaban melewati delapan era sejarah dalam satu permainan, dari zaman kuno hingga era modern.

Di game ini, kita dapat memilih dari 18 peradaban dengan unit dan kemampuan khusus yang memengaruhi strategi ekonomi maupun militer. Setiap bangsa memiliki keunggulannya masing-masing. Misalnya, Tiongkok memiliki produksi pekerja yang jauh lebih cepat dibandingkan peradaban lain sejak peradaban pertama. 

Game Strategi Perang Rise of Nations Gameplay
Rise of Nations Extended Edition (Source: Steam)

Game ini juga memiliki sistem batas wilayah yang membuat ekspansi dan posisi geografis menjadi penting, sementara pengelolaan sumber daya yang lebih praktis memungkinkan kita berfokus pada strategi skala besar tanpa terlalu banyak micromanagement. Selain pembangunan basis dan pertempuran, Rise of Nations juga memiliki mode Conquer the World yang membawa strategi ke dalam format campaign

10. Total War: Shogun 2

Game Strategi Perang Total War: Shogun 2
Total War: Shogun 2 Cover Art (Source: Total War)

Salah satu daya tarik Total War: Shogun 2 adalah Realm Divide mechanics di mana ketika klan yang semakin kuat justru dapat membuat sebagian besar wilayah Jepang berbalik menjadi musuh. Sistem ini membuat campaign tidak hanya soal memperluas wilayah, tetapi juga mempertahankan kekuasaan di tengah perang dari berbagai arah.

Berlatar Jepang pada periode Sengoku Jidai abad ke-16, game ini memadukan pengelolaan klan dengan pertempuran real-time. Kita harus mengatur ekonomi, pangan, perdagangan, dan diplomasi, sekaligus menyusun komposisi pasukan yang tepat. Samurai, ashigaru, pemanah, dan kavaleri memiliki fungsi berbeda, sementara Ninja dan Monk dapat digunakan untuk operasi khusus di luar pertempuran terbuka.

Game Strategi Perang Total War Shogun 2 Gameplay
Total War: Shogun 2 (Source: Steam)

Semua sistem tersebut diperkuat atmosfer Jepang feodal melalui visual yang terinspirasi Ukiyo-e, perubahan musim, dan musik bernuansa Jepang. Perpaduan strategi militer, politik, dan atmosfer sejarah membuat Total War: Shogun 2 menghadirkan campaign yang terus menuntut kita beradaptasi hingga akhir permainan.

11. Command and Conquer: Generals

Game Strategi Perang Command and Conquer: Generals
Command and Conquer: Generals Cover Art (Source: Steam)

Jika sebagian game Command & Conquer identik dengan tema fiksi ilmiah, Command & Conquer: Generals justru mengangkat tema peperangan modern. Game ini menghadirkan tiga faksi dengan karakteristik dan pendekatan strategi yang berbeda: Amerika Serikat dengan teknologi canggih dan dominasi udara, China dengan kekuatan militer konvensional, serta GLA yang mengandalkan perang gerilya dan taktik asimetris.

Game Strategi Perang Command and Conquer: Generals Gameplay
Command and Conquer: Generals (Source: Steam)

Perbedaan tersebut membuat setiap faksi memiliki cara bermain yang unik, mulai dari pembangunan markas hingga penguasaan wilayah. Pertempuran juga terasa lebih dinamis berkat efek lingkungan, seperti kawah akibat ledakan, bangunan yang dapat runtuh, serta serangan napalm yang membakar area. Sistem pembangunan berbasis unit pekerja turut memberi kebebasan untuk mendirikan markas di berbagai lokasi.

Selain itu, Generals menghadirkan Ekspansi Zero Hour yang kemudian menambah variasi melalui Generals Ability, yang memungkinkan kita memanggil serangan udara dan persenjataan khusus selama pertempuran. 

12. Warhammer 40,000: Dawn of War II 

Game Strategi Perang Warhammer 40,000: Dawn of War II
Warhammer 40,000: Dawn of War II Master Collection Cover Art (Source: Instant Gaming)

Kalau kamu tidak asing lagi dengan game tabletop bernama Warhammer, kamu perlu coba game satu ini. Berbeda dari kebanyakan RTS, Warhammer 40,000: Dawn of War II tidak terlalu berfokus pada pembangunan markas dan pengelolaan ekonomi. Kita langsung mengendalikan beberapa skuad elite dengan kemampuan berbeda di medan perang. Di game ini, pertempuran menuntut pemanfaatan cover, flanking, granat asap, hingga skill khusus untuk menghadapi berbagai situasi. Lingkungan yang dapat dihancurkan juga membuat kondisi medan perang terus berubah dan memaksa kita menyesuaikan strategi.

Game Strategi Perang Warhammer 40,000 Dawn of War II Gameplay
Warhammer 40,000: Dawn of War II (Source: Steam)

Game ini turut memadukan strategi real-time dengan elemen RPG. Skuad yang digunakan dalam campaign dapat memperoleh experience, naik level, serta membuka skills dan equipment baru. Lalu, sistem looting membuat perkembangan setiap skuad terasa lebih personal karena kita dapat menyesuaikan persenjataan dan perlengkapan mereka. Selain campaign, terdapat The Last Stand, mode survival kooperatif yang memungkinkan pemain mengendalikan hero ikonis dari semesta Warhammer 40,000. 

13. SpellForce 3

Game Strategi Perang SpellForce 3 Reforced
SpellForce 3 Reforced Cover Art (Source: THQ Nordic)

Selain Warhammer 40,000: Dawn of War II, SpellForce 3 menghadirkan sebuah konsep hibrida antara RTS dengan RPG. Akan tetapi, elemen RPG di SpellForce 3 sedikit lebih kental. Di game ini kita dapat membuat karakter, merekrut anggota party, menjelajahi dunia, mencari loot, dan mengembangkan skill layaknya RPG konvensional. Yang membuat game ini menarik adalah ketika pertempuran berkembang menjadi perang besar, alur permainan beralih menjadi RTS dengan kita akan mengendalikan pasukan dalam skala yang jauh lebih luas.

Game Strategi Perang SpellForce 3 Reforced Gameplay
SpellForce 3 Reforced (Source: Steam)

Sistem strateginya menggunakan pembagian wilayah atau sektor. Di sini kita perlu menguasai area dengan membangun outpost untuk memperluas kapasitas pasukan sekaligus memperoleh sumber daya seperti kayu, batu, dan besi. Hal ini yang memperkuat elemen RTS-nya. Kemudian, pengumpulan sumber daya berlangsung otomatis sehingga perhatian kita lebih diarahkan pada perebutan wilayah, pengaturan pasukan, dan pemutusan jalur suplai lawan. Melalui Reforced Edition, SpellForce 3 juga menghadirkan campaign dark fantasy berdurasi lebih dari 30 jam, mode co-op, dan tantangan arena bergaya roguelike

14. Star Wars: Empire At War

Game Strategi Perang Star Wars Empire At War Gold Pack Cover Art
Star Wars: Empire At War Gold Pack Cover Art (Source: Steam)

Kalau kamu pernah membayangkan memimpin armada Galactic Empire atau membantu Rebel Alliance menggulingkan kekuasaan Palpatine, Star Wars: Empire at War mungkin adalah game yang bisa mewujudkan fantasi tersebut.

Game Strategi Perang Star Wars Empire At War Gold Pack
Star Wars: Empire At War (Source: Steam)

Pada dasarnya game adalah game real-time strategy, yang memadukan pertempuran di luar angkasa sekaligus di dalam planet. Selain itu, setiap faksi memiliki gaya bermain berbeda: Galactic Empire mengandalkan kekuatan ekonomi dan militer, sedangkan Rebel Alliance lebih mengutamakan taktik gerilya dan serangan mendadak.

Pertempuran berlangsung di luar angkasa dan permukaan planet. Di game ini kita dapat mengatur X-wing, TIE fighter, hingga kapal besar dengan kemampuan menargetkan bagian tertentu dari kapal musuh. Setelah menguasai orbit, pertempuran dapat berlanjut di darat dengan infanteri, kendaraan lapis baja, AT-AT, serta karakter ikonik seperti Darth Vader dan Luke Skywalker.

Meski sudah berusia cukup tua, Empire at War masih memiliki komunitas aktif berkat versi Steam dan dukungan modding. Berbagai mod bahkan menghadirkan konten dari The Clone Wars, The Mandalorian, hingga Star Wars Legends

15. Command & Conquer: Red Alert 2 

Game Strategi Perang Command & Conquer: Red Alert 2
Command & Conquer: Red Alert 2 Cover Art (Source: Steam)

Jika ada satu game RTS yang mampu memadukan perang dunia, teknologi aneh, dan humor absurd tanpa kehilangan keseruan strateginya, Command & Conquer: Red Alert 2 adalah salah satunya. Game ini mengambil latar sejarah alternatif ketika Uni Soviet menyerang Amerika Serikat dan menyajikan ceritanya melalui cutscene FMV yang teatrikal. Gaya tersebut, ditambah musik industrial metal yang akan memacu adrenalin kita.

Game Strategi Perang Command & Conquer: Red Alert 2 Gameplay
Command & Conquer: Red Alert 2 (Source: Steam)

Daya tarik utamanya terletak pada perbedaan gaya bermain dua faksi utama. Sekutu mengandalkan teknologi canggih dan unit seperti Chrono Trooper, Prism Tank, serta Weather Control Device, sedangkan Soviet mengandalkan kekuatan besar melalui Apocalypse Tank, Tesla Coil, Kirov Airship, hingga unit eksperimental seperti Giant Squid. Sistem veterancy juga membuat unit yang bertahan lama semakin kuat sehingga pemain punya alasan untuk menjaga pasukan berpengalaman.

Dengan kontrol yang cepat, desain faksi yang berbeda, dan berbagai unit yang tidak biasa, Red Alert 2 menawarkan pengalaman RTS yang tetap menyenangkan untuk dimainkan kembali. Versi yang tersedia di Steam juga membuat game ini lebih mudah dimainkan di perangkat modern, termasuk ekspansinya, Yuri’s Revenge.

16. Empires: Dawn of the Modern World

Game Strategi Perang Empires Dawn of the Modern World Cover Art
Empires: Dawn of the Modern World Cover Art (Source: GOG)

Meskipun dibuat oleh pengembang yang juga menggarap Empire Earth, Empires: Dawn of the Modern World menawarkan pendekatan yang cukup berbeda. Bagi kami, game ini adalah salah satu game yang cukup underrated. Jika Empire Earth membawa kita melewati rentang sejarah yang sangat panjang dari masa prasejarah hingga masa depan, Empires berfokus pada periode sekitar 1.000 tahun, mulai dari Abad Pertengahan hingga Perang Dunia II.

Perbedaan Empire Earth dan Empires: Dawn of the Modern World lainnya terletak pada desain faksi. Sembilan negara yang tersedia memiliki unit dan gaya bermain yang benar-benar berbeda, sehingga setiap peradaban membutuhkan strategi tersendiri. Prancis, misalnya, mengandalkan pengintaian dan embargo ekonomi, sedangkan Rusia lebih menonjolkan kekuatan militer dan serangan dalam jumlah besar. Peradaban juga dapat berkembang seiring waktu, dengan bangsa Frank yang nantinya bercabang menjadi Prancis atau Jerman modern.

Game Strategi Perang Empires Dawn of the Modern World Gameplay
Empires: Dawn of the Modern World (Source: GOG)

Dari sisi gameplay, Empires mendukung pertempuran skala besar di darat, laut, dan udara. Di game ini, kita dapat memilih pendekatan agresif melalui Action Mode atau membangun basis secara lebih perlahan lewat Empire Builder Mode. Lebih menarik lagi, di game ini menghadirkan sistem universitas yang turut memberikan akses ke kemampuan khusus yang dapat mengubah jalannya pertempuran.

17. Command & Conquer: Red Alert 3 

Game Strategi Perang Command & Conquer Red Alert 3 Cover Art
Command & Conquer: Red Alert 3 Cover Art (Source: Steam)

Command & Conquer: Red Alert 3 membawa ke level yang jauh lebih gila. Dibandingkan Red Alert 2, game ini tampil lebih berwarna, absurd, dan penuh humor, dengan unit-unit unik serta sinematik yang dibintangi aktor sungguhan. Fondasi gameplay-nya tetap mempertahankan formula RTS khas Command & Conquer, tetapi Red Alert 3 memperluas variasi unit dan kemampuan khusus. Beberapa unit dapat berubah bentuk atau berpindah medan, sementara seluruh campaign bisa dimainkan dalam mode co-op. Tiga skenario dengan misi yang beragam juga membuat pengalaman bermainnya lebih bervariasi.

Game Strategi Perang Command & Conquer Red Alert 3 
Command & Conquer: Red Alert 3 (Source: Steam)

Meski telah berusia lebih dari satu dekade, Red Alert 3 masih terlihat menarik berkat efek partikel, pantulan air, dan animasi unit yang detail. Ditambah lagu Hell March yang ikonis, game ini berhasil mempertahankan identitas Red Alert sambil membawanya ke arah yang lebih spektakuler.

18. Europa Universalis 4 

Game Strategi Perang Europa Universalis 4 Cover Art
Europa Universalis 4 Cover Art

Akan terasa kurang lengkap jika kita tidak memasukkan salah satu game grand strategy paling dikenal dan memiliki cakupan paling luas, yaitu Europa Universalis 4. Game besutan Paradox Interactive ini membawa kita melewati rentang sejarah dari era Renaisans hingga awal Revolusi Industri, dengan ratusan negara yang dapat dimainkan di seluruh dunia.

Game Strategi Perang Europa Universalis 4
Europa Universalis 4

Di game ini, kita bebas menentukan arah negaranya melalui perang, diplomasi, perdagangan, maupun keputusan politik. Setiap negara juga memiliki karakteristik dan konten khusus, seperti mission tree serta keputusan pemerintahan, yang membuat perjalanan sejarah dapat berlangsung berbeda dalam setiap permainan.

Dukungan pembaruan dan berbagai DLC turut memperluas mekanik serta konten yang tersedia. Dengan skala dunia dan banyaknya pilihan yang ditawarkan, Europa Universalis 4 menjadi salah satu game grand strategy dengan pengalaman bermain yang sangat luas.

19. Crusader Kings 3 

Game Strategi Perang Crusader Kings 3
Crusader Kings 3 Cover Art (Source: PlayStation)

Berbeda dari grand strategy yang biasanya menempatkan negara sebagai inti dari game, Crusader Kings 3 membuat kita mengikuti perjalanan seorang bangsawan beserta keluarganya di tengah intrik politik Abad Pertengahan. Perebutan kekuasaan tidak hanya dilakukan melalui perang, tetapi juga lewat diplomasi, agama, pernikahan, hingga berbagai intrik di istana.

Game Strategi Perang Crusader Kings 3  Gameplay
Crusader Kings 3 (Source: Steam)

Pendekatan tersebut membuat Crusader Kings 3 terasa seperti perpaduan antara grand strategy dan role-playing. Setiap keputusan dapat memunculkan konsekuensi berbeda dan membentuk cerita unik bagi karakter maupun keturunannya. Kita bahkan bisa mengatur pernikahan politik, menyingkirkan anggota keluarga, atau menggunakan pembunuh untuk mencapai tujuan tertentu. Di game ini wilayah membentang dari Eropa hingga India, di mana kita harus membangun sekaligus mempertahankan kekuasaan menggunakan berbagai cara. 

20. Age of Empires IV

Game Strategi Perang Age of Empires IV Cover Art
Age of Empires IV Cover Art (Source: Wiki Fandom)

IP gacoan Microsoft Game Studios bernama Age of Empires tak mudah untuk dimatikan. Setelah bertahun-tahun absen dari peredaran, akhirnya bersama Relic Entertainment sebagai developer, Age of Empires IV hadir untuk menyapa penggemarnya. Entri keempatnya ini membawa kembali formula RTS klasik dengan pendekatan yang lebih modern. Setiap peradaban memiliki karakteristik dan mechanics yang unik, mulai dari Inggris yang unggul dalam pertahanan hingga Mongol yang dapat memindahkan markasnya. Di seri keempat ini, kita juga harus membangun Landmark untuk naik zaman sekaligus menentukan arah strategi ekonomi maupun militer.

Game Strategi Perang Age of Empires IV
Age of Empires IV (Source: Steam)

Selain multiplayer kompetitif, game ini menghadirkan campaign bergaya dokumenter yang memadukan rekaman lokasi bersejarah dengan visualisasi pertempuran. Selain itu, antarmuka yang sederhana dan sistem antrean penduduk turut memudahkan pengelolaan markas, sehingga pemain dapat lebih fokus menyusun strategi dan memimpin pasukan di medan perang.

Game strategi perang di atas bisa kamu beli dan mainkan melalui platform distribusi seperti Steam atau GOG. Jadi, jika kamu belum mencoba memainkan game-game di atas, kamu bisa jadikan game-game tersebut masuk ke dalam wishlist kamu.

Selain game strategi perang, kami juga memberikan rekomendasi game lain yang tak kalah menarik. Terus ikuti Gameformia di media sosial dan juga website!