GameDev Jakarta kembali membuka gelaran Playtest ’n Gathering (PNG) pada 26 September 2026. Memasuki volume keempat, acara ini kembali mempertemukan developer game lokal dengan pemain dan komunitas dalam satu ruang untuk mencoba berbagai game sekaligus berbagi pengalaman secara langsung.
PNG Vol. 4 digelar di Garuda Spark Innovation Hub Jakarta, Ganara Art, fX Sudirman, lantai 8. Dengan dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Acara ini tidak hanya ditujukan bagi developer, tetapi juga terbuka untuk pengunjung umum yang ingin mencoba game-game lokal dan berinteraksi langsung dengan para kreatornya.
Format tersebut membuat PNG memiliki fungsi yang sedikit berbeda dibandingkan acara game pada umumnya. Pengunjung tidak hanya datang sebagai penonton, sementara developer tidak sekadar memamerkan hasil karya mereka. Ada proses mencoba, berbicara, dan bertukar masukan yang menjadi bagian penting dari kegiatan.
Kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pembuat game menjadi salah satu hal yang menarik dari acara ini. Ketika seorang pemain menemukan mekanik yang kurang nyaman, bagian yang membingungkan, atau justru sesuatu yang disukai, tanggapan tersebut bisa langsung disampaikan kepada developer. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya berperan sebagai pemain, tetapi juga dapat ikut memberikan masukan terhadap game yang sedang dikembangkan.
Sejumlah Game Lokal Bisa Dicoba Langsung
Salah satu daya tarik utama PNG Vol. 4 adalah kesempatan untuk memainkan puluhan game buatan developer lokal dalam satu acara. Game yang hadir pun tidak terbatas pada proyek yang sudah selesai dan tersedia di pasaran. Pengunjung dapat menemukan game yang masih berada dalam tahap pengembangan sekaligus game yang sudah dirilis.
Perbedaan tahap pengembangan ini membuat pengalaman bermain di PNG menjadi lebih beragam. Ketika memainkan game yang masih dikerjakan, pengunjung pada dasarnya sedang melihat sebuah karya yang belum sepenuhnya selesai. Di sinilah posisi pengunjung menjadi menarik.

Alih-alih hanya bertindak sebagai konsumen, mereka dapat menjadi bagian dari proses pengembangan. Pengalaman ketika memainkan sebuah mekanik, menemukan bagian yang terasa kurang nyaman, atau sekadar merasa ada sesuatu yang bisa dibuat lebih menarik dapat disampaikan langsung kepada orang yang mengembangkan game tersebut.
Masukan semacam itu memiliki konteks yang berbeda dari komentar yang diberikan melalui halaman toko digital atau media sosial. Developer dapat langsung mengetahui respons pemain, sementara pemain juga memiliki kesempatan untuk menjelaskan alasan di balik pendapatnya. Interaksi dua arah inilah yang menjadi salah satu inti dari Playtest ’n Gathering.
Bahkan, pengalaman yang kurang menyenangkan ketika mencoba sebuah game tidak harus berhenti sebagai keluhan. Pengunjung dapat langsung menyampaikannya kepada kreator sebagai masukan agar game tersebut bisa dikembangkan lebih lanjut.
Bagi developer, kesempatan seperti ini memberikan ruang untuk mendapatkan perspektif dari orang yang memang menjadi target pemain. Sementara bagi pengunjung, proses tersebut memberikan pengalaman melihat bagaimana sebuah game dibentuk sebelum akhirnya menjadi produk yang siap dimainkan secara luas.
Bukan Hanya Game Digital
Selain menghadirkan game digital, acara ini turut menyediakan board game yang dapat dicoba pengunjung. Kehadiran board game memperlihatkan bahwa ruang yang dibangun dalam acara ini tidak terbatas pada satu bentuk permainan. Pengunjung dapat berpindah dari satu proyek ke proyek lain dan menemukan jenis pengalaman bermain yang berbeda.

Hal tersebut juga membuat PNG lebih terbuka bagi pengunjung yang mungkin tidak memiliki latar belakang sebagai developer game. Pertanyaan seperti “Saya bukan developer, boleh ikut?” justru dijawab dengan terbuka. Pengunjung umum memang menjadi bagian dari target acara ini. Mereka dapat datang sebagai visitor, mencoba game lokal yang belum pernah dimainkan sebelumnya, kemudian berbincang dengan kreator maupun komunitas game development yang hadir.
Dengan format seperti ini, batas antara developer dan pemain menjadi lebih cair. Orang yang datang untuk bermain bisa saja memberikan masukan yang berguna bagi developer. Sebaliknya, developer mendapatkan kesempatan menjelaskan keputusan desain yang mungkin tidak terlihat oleh pemain ketika hanya memainkan versi final sebuah game.
Playtest sebagai Bagian dari Proses Pengembangan
Dalam pengembangan game, sebuah proyek tidak selesai hanya karena developer merasa game tersebut sudah berjalan sesuai rancangan. Respons pemain menjadi salah satu hal yang dapat membantu developer melihat bagaimana sebuah game diterima dari perspektif orang di luar tim. Karena itu, kegiatan playtest memiliki peran penting. Developer dapat mengamati bagaimana pemain berinteraksi dengan game dan mengetahui bagian mana yang mudah dipahami maupun yang berpotensi membuat pemain kebingungan.

Namun, PNG memberikan lapisan tambahan karena proses tersebut berlangsung dalam suasana gathering. Aktivitas mencoba game tidak berdiri sendiri, melainkan disertai kesempatan untuk berkenalan dan berbicara dengan komunitas. Format ini juga membuka kemungkinan terjadinya percakapan yang lebih informal. Pemain tidak harus memberikan kritik dalam bentuk ulasan panjang. Percakapan sederhana setelah bermain pun dapat menjadi awal bagi developer untuk memahami pengalaman pemain.
Pada titik ini, Playtest ’n Gathering bukan sekadar tempat memamerkan game yang sedang dibuat. Acara tersebut berfungsi sebagai ruang pertemuan antara mereka yang membuat game dan orang-orang yang nantinya akan memainkannya.
Membuka Akses bagi Pemain yang Ingin Mengenal Game Lokal
Bagi pengunjung umum, PNG menawarkan cara yang cukup langsung untuk menemukan karya developer lokal. Pemain tidak perlu terlebih dahulu mengetahui nama studio atau mencari game tertentu di platform digital. Mereka cukup datang, melihat game yang tersedia, kemudian mencoba proyek yang menarik perhatian. Model seperti ini juga memberikan kesempatan bagi game yang mungkin belum memiliki eksposur luas untuk diperkenalkan kepada pemain secara langsung.
Pengunjung pun tidak harus datang dengan pengetahuan mengenai proses pengembangan game. Mereka bisa datang sebagai pemain biasa, mencoba game, memberikan pendapat, dan berbincang dengan kreatornya. Dari perspektif komunitas, pertemuan semacam ini juga memiliki fungsi lain: mempertemukan orang-orang dengan ketertarikan yang sama terhadap pengembangan game. Developer bisa bertemu pemain, sesama developer dapat saling mengenal, sementara pengunjung yang baru tertarik dengan industri game lokal dapat melihat langsung komunitas yang ada di sekitarnya.
PNG Vol. 4 dan Ruang untuk Game Lokal
Memasuki volume keempat, Playtest ’n Gathering memperlihatkan bagaimana sebuah acara komunitas dapat mengambil peran yang lebih dari sekadar tempat memamerkan karya. Game yang masih dalam pengembangan mendapatkan ruang untuk dicoba. Developer mendapatkan kesempatan mendengar langsung tanggapan pemain. Sementara pengunjung memperoleh kesempatan untuk memainkan game lokal sekaligus berbicara dengan orang-orang di balik pembuatannya.
Ada proses dua arah yang menjadi nilai penting dari format tersebut. Developer tidak hanya berbicara tentang game mereka, tetapi juga mendengarkan pengalaman orang yang memainkannya. Pada akhirnya, sebuah game memang dibuat untuk dimainkan. Dan melalui acara seperti PNG, proses tersebut dapat dimulai jauh sebelum sebuah game benar-benar dirilis ke publik.
Playtest ’n Gathering Vol. 4 menjadi salah satu ruang yang mempertemukan kedua sisi tersebut: orang yang membuat game dan orang yang memainkannya. Bagi pengunjung, pintunya pun terbuka cukup lebar. Tidak perlu menjadi developer untuk ikut serta. Cukup datang sebagai pemain, mencoba game yang tersedia, dan berbagi pengalaman dengan kreatornya.

