Publsh Pera Coda News

PUBLSH Resmi Berdiri, Siap Terbitkan Pera Coda yang Terinspirasi Disco Elysium

Share:

Publisher game baru PUBLSH resmi dibentuk oleh mantan petinggi agensi pemasaran Petrol. Perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat, tersebut menjadikan Pera Coda, game misteri pembunuhan episodik besutan studio Turki Elyzio dan divisi internalnya, Falan Studio, sebagai proyek perdana.

Dijadwalkan meluncur untuk PC pada 2027, Pera Coda mengusung mekanisme investigasi point-and-click yang dipadukan dengan penceritaan psikologis. Game ini juga disebut terinspirasi dari Disco Elysium, RPG yang dikenal dengan pendekatan naratifnya.

PUBLSH didirikan pada 2025 oleh Ben Granados yang menjabat sebagai CEO dan Samuel Clarke sebagai Chief Strategy Officer. Sebelum membangun perusahaan tersebut, Granados merupakan salah satu pendiri Petrol, agensi pemasaran yang pernah menangani berbagai merek dan IP game, seperti Activision Blizzard, Bandai Namco, CD Projekt, Epic Games, Game Science, Krafton, Sony Interactive Entertainment, dan Tencent.

Pera Coda Screenshot 1
Vibes mirip dengan Disco Elysium (Source: Steam)

Dalam wawancaranya dengan GamesIndustry.biz, Clarke menjelaskan bahwa PUBLSH ingin menawarkan dukungan penerbitan yang fleksibel dengan mengandalkan pengalaman timnya di bidang periklanan. Dukungan itu mencakup investasi langsung ke proyek serta skema pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengembang.

Clarke menyebut PUBLSH ingin menjalankan peran publisher tanpa mengambil kendali berlebihan atas studio yang menjadi mitranya.

Kami ingin menghadirkan kepemimpinan setingkat publisher tanpa kendali setingkat publisher. Kami sengaja memilih proyek secara selektif, mengutamakan kolaborasi, dan terlibat secara mendalam dengan tim yang bekerja sama dengan kami.

Saat ini, PUBLSH masih mengandalkan pendanaan dari para pendirinya. Meski begitu, perusahaan tersebut tengah mempertimbangkan untuk menerima investasi dari sejumlah kecil investor eksternal yang memiliki visi jangka panjang sejalan dengan bisnis mereka.

Tim PUBLSH memiliki pengalaman di berbagai bidang, termasuk strategi produk dan portofolio, pengembangan bisnis, pembiayaan, hubungan dengan platform dan distribusi, pengembangan audiens, pemasaran, komunikasi, serta strategi peluncuran produk ke pasar.

Pera Coda Screenshot 2
Hadir dengan konsep visual cel-shaded (Source: Steam)

Clarke mengatakan PUBLSH menargetkan penerbitan sekitar empat hingga lima game per tahun. Jumlah tersebut sengaja dibatasi agar perusahaan dapat memberikan dukungan yang lebih mendalam kepada setiap studio mitranya. PUBLSH juga akan memprioritaskan proyek dengan anggaran pengembangan di bawah 20 juta dolar AS.

Kami ingin memiliki ruang operasional yang cukup untuk berinvestasi secara mendalam pada setiap studio yang menjadi mitra kami. Kami lebih memilih memberikan nilai tambah yang besar kepada lima mitra pengembang dan game mereka daripada menjadi salah satu dari 20 mitra yang menangani 20 game.

Granados mengatakan Pera Coda langsung menarik perhatian timnya ketika mereka mencari proyek yang sesuai dengan pendekatan baru PUBLSH dalam penerbitan game. Menurutnya, game tersebut memiliki identitas tersendiri yang membuatnya berbeda.

Elyzio telah menciptakan game dengan atmosfer yang kuat dan penuh intrik. Penceritaannya terasa segar dan menarik bagi kami. Kami tahu ingin bekerja sama dengan tim ini dan membantu membawa visi unik mereka kepada para pemain di seluruh dunia.