Microsoft dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar untuk menghidupkan kembali seri Age of Empires. Waralaba strategi legendaris tersebut dikabarkan akan mendapatkan entri terbaru yang saat ini sudah masuk tahap pengembangan dan menggunakan Unreal Engine 5 sebagai basis teknologinya.
Informasi ini mencuat dari episode terbaru podcast The Xbox Two. Dalam sesi tersebut, jurnalis dan pembawa acara Jez Corden menanggapi pertanyaan pendengar terkait rumor kehadiran game Age of Empires baru. Meski belum membagikan detail spesifik, Corden memastikan bahwa proyek tersebut memang nyata dan sedang dikembangkan, dengan Unreal Engine sebagai fondasi utama.
Menurut Corden, keputusan beralih ke Unreal Engine tidak lepas dari pengalaman pengembangan Age of Empires IV. Game tersebut dibangun menggunakan Essence Engine, engine internal yang dinilai menyulitkan pengembangan jangka panjang dan kurang fleksibel untuk mengikuti kebutuhan formula Age of Empires yang terus berkembang. Karena itu, Microsoft bersama Relic Entertainment disebut memilih meninggalkan pipeline lama dan beralih ke solusi yang lebih stabil dan skalabel.
Kendati menggunakan Unreal Engine, game ini tidak akan mengadopsinya secara mentah. Engine tersebut dikabarkan akan dimodifikasi secara mendalam agar sesuai dengan kebutuhan sistem real-time strategy.
Soal siapa pengembang utama yang akan menangani proyek ini, Corden mengaku belum memiliki informasi pasti. Namun, ia memastikan keterlibatan World’s Edge Studios sejak tahap awal. Studio yang selama ini mengawasi merek Age of Empires tersebut disebut sedang membangun kerangka dasar proyek, sebelum nantinya menggandeng tim pengembang lain untuk menyelesaikan produksi secara penuh.
Bagi Microsoft, Age of Empires masih dipandang sebagai IP strategis. Meski genre strategi tidak lagi menjadi arus utama seperti era 1990-an dan awal 2000-an, Microsoft dinilai berhasil menguasai ceruk real-time strategy, terutama seiring ekspansi ekosistem Xbox di PC.
Corden juga mengingatkan penggemar agar tidak terlalu berharap pada pengumuman dalam waktu dekat. Hingga kini, ia belum mendengar informasi soal latar cerita maupun periode sejarah yang akan diangkat. Meski begitu, ia yakin proyek ini akan diumumkan secara resmi di masa depan—kemungkinan lewat ajang Xbox Showcase.
Menurut Corden, Age of Empires masih menjadi “nama besar” bagi Microsoft. Dan ketika seri ini benar-benar kembali, kebangkitannya disebut tidak akan setengah-setengah, melainkan hadir secara besar-besaran.


