Pengumuman game Tomb Raider terbaru hampir selalu diikuti perbincangan panjang soal Lara Croft. Bukan hanya tentang arah cerita, tetapi juga bagaimana sang arkeolog legendaris itu ditampilka, mulai dari desain karakter hingga siapa yang mengisi suaranya. Untuk dua game Tomb Raider mendatang, sorotan tersebut kembali mengarah ke satu nama: Alix Wilton Regan.
Crystal Dynamics mempercayakan peran Lara Croft kepada Regan, yang akan mengisi suara sang protagonis di Legacy of Atlantis dan Tomb Raider: Catalyst. Penampilan Lara versi baru ini, terutama di Legacy of Atlantis, sejauh ini mendapat respons positif dari penggemar. Desainnya dianggap mampu menjembatani Lara klasik dan versi modern, sementara pemilihan pengisi suara dinilai cukup menjanjikan.
Lara Croft merupakan salah satu karakter paling ikonis dalam sejarah game, dengan deretan pengisi suara yang sudah melekat kuat di benak penggemar. Shelley Blond menjadi suara pertama Lara, disusul Judith Gibbons dan Jonell Elliot di era awal. Keeley Hawes kemudian dianggap sebagai “standar emas” Lara Croft berkat penampilannya di Legend, Anniversary, dan Underworld.
Sementara itu, Camila Luddington menjadi suara Lara versi muda dalam trilogi Survivor, sebelum akhirnya secara simbolis menyerahkan tongkat estafet kepada Regan lewat unggahan Instagram.
Kembalinya Keeley Hawes sebagai Lara dalam crossover Call of Duty sempat memicu spekulasi bahwa ia akan kembali di game Tomb Raider terbaru. Namun, Crystal Dynamics memilih untuk membuka lembaran baru dengan menghadirkan Regan sebagai suara utama Lara Croft.
Nama Alix Wilton Regan sendiri bukan sosok asing di industri game. Salah satu perannya yang paling menonjol adalah Alt Cunningham di Cyberpunk 2077. Di tengah deretan aktor besar seperti Keanu Reeves dan Idris Elba, Regan tetap berhasil mencuri perhatian lewat karakter Alt yang kuat dan berkesan. Pengalaman tersebut menunjukkan kemampuannya membawakan karakter kompleks, meski Lara Croft memiliki kepribadian yang sangat berbeda.
Selain Cyberpunk 2077, Regan juga tercatat pernah mengisi suara sejumlah karakter penting, seperti Samantha Traynor di Mass Effect 3, Inquisitor di Dragon Age: Inquisition dan Veilguard, Aya di Assassin’s Creed Origins, Augusta di Wuthering Waves, hingga Lea di Lies of P. Rekam jejak ini memperlihatkan fleksibilitasnya dalam memerankan karakter pemimpin, sosok emosional, hingga figur tangguh dengan karisma kuat.
Pengalaman panjang tersebut menjadi modal penting, mengingat Lara Croft di Legacy of Atlantis digambarkan sebagai karakter yang telah melewati seluruh rangkaian Survivor Trilogy. Artinya, Lara versi ini harus terasa matang, tetapi tetap menyisakan sisi rapuh yang pernah diperlihatkan di masa lalu. Sementara itu, Tomb Raider: Catalyst, yang dijadwalkan rilis pada 2027, akan melanjutkan benang merah cerita dari era Legend Trilogy, menuntut Lara dengan pengalaman yang jauh lebih kompleks.
Dengan kata lain, Alix Wilton Regan harus memerankan dua lapisan Lara Croft sekaligus: Lara yang dibentuk oleh perjalanan bertahan hidup, dan Lara yang telah menjelma menjadi petualang legendaris. Tantangan ini disebut Regan sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya.
Legacy of Atlantis direncanakan meluncur pada 2026. Hingga saat itu, penggemar tampaknya masih harus puas dengan cuplikan dan trailer yang ditampilkan di ajang seperti The Game Awards, sambil menunggu momen pertama mendengar Lara Croft versi baru berbicara lebih panjang di dalam game.


