Penulis: Lintang Ayomi

Studio yang dikenal dari seri Troublemaker-nya, Gamecom Team, baru saja merilis trailer terbaru yang menampilkan karakter-karakter game dari IP tersebut. Trailer tersebut mereka tampilkan pada acara yang mempertmukan pelaku di ekosistem video game Indonesia, G2G, yang diadakan pada 22-23 November 2025 silam. Dalam trailer tersebut, tampak beberapa karakter yang dikenal dari seri sebelumnya, yakni Budi dengan geng Parakacuknya dan Jordan dengan grup musik Beyond Dream-nya. Yang menarik, adanya peningkatan visual yang cukup siginifikan dari trailer tersebut. Setiap karakter di trailer tersebut terlihat lebih ekspresif dan hidup dibandingkan kedua game pendahulunya. Selain itu, Gamecom Team juga memperlihatkan cuplikan proses di belakang…

Read More

Separuh Interactive, studio di balik game horor Agni: Village of Calamity baru saja merilis trailer baru. Trailer yang baru saja dirilis beberapa waktu lalu ini bersamaan dengan gelaran G2G dari The Lazy Monday yang mewadahi ekosistem video game Indonesia. Menariknya, dalam trailer terbarunya ini, Agni: Village of Calamity menampilkan berbagai cutscene yang memperjelas konsep survival horror-nya. Di sini sang protagonis, Agni menemukan berbagai makhluk aneh, yang tak hanya menakutkan dari segi penampakan, melainkan juga agresivitas mereka. Nuansa mencekam juga ditambah dengan lagu Nina Bobo dengan aransemen yang sesuai dengan atmosfer game horor garapan Separuh Interactive ini. Trailer Agni sebelumnya sempat…

Read More

Tiap akhir tahun, skena gaming selalu punya satu tradisi yang dinanti, yakni gelaran The Game Awards dengan beragam kategorinya. Menariknya, tahun ini sorotan justru tertuju pada developer independen dan AA. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Clair Obscur: Expedition 33, game RPG turn-based asal Prancis yang terinspirasi dari JRPG. Melihat game tersebut masuk sebagai nominator di beberapa kategori, jelas bahwa RPG turn-based masih punya tempat istimewa di hati para gamer. Tak berhenti di situ, Hollow Knight: Silksong dan Hades 2 juga turut meramaikan daftar nominasi. Meski banyak judul AA dan indie naik ke panggung besar, game-game AAA tetap hadir…

Read More

Clair Obscur: Expedition 33 berhasil membuktikan bahwa game turn-based RPG dengan gaya yang sempat populer pada era 1990-an hingga awal 2000-an bukanlah monopoli Jepang, meski genre ini kerap dilekatkan dengan label JRPG. Lebih dari itu, game garapan studio asal Prancis ini juga menepis anggapan bahwa genre tersebut berada di ambang kepunahan. Buktinya, Clair Obscur: Expedition 33 berhasil meraih penjualan tinggi di berbagai platform digital dan bahkan digadang-gadang menjadi kandidat kuat Game of the Year tahun ini. Sandfall Interactive, sang pengembang, sukses menghidupkan kembali gaya klasik tersebut dengan pendekatan yang segar dan relevan bagi pasar game modern. Storytelling yang orisinal, mechanics…

Read More

Selama beberapa tahun, jajaran ASUS TUF Gaming dikenal sebagai lini laptop yang “tangguh tapi tetap masuk akal harganya”. Identitasnya jelas: performa tinggi, build kuat berstandar militer (MIL-STD-810H) dengan durabilitas tinggi, dan desain yang tidak neko-neko. Namun, memasuki 2024–2025, arah pengembangannya mulai terasa berubah. TUF kini bukan lagi sekadar pilihan “budget gamer”, melainkan perlahan naik kelas ke segmen yang lebih premium. Perubahan itu terlihat dari ragam ukuran yang sekarang jauh lebih variatif. Ada model 14 inci yang super ringkas, 16 inci yang pas untuk kerja sekaligus gaming, hingga 18 inci yang rasanya sudah seperti pengganti desktop. Dulu, ukuran-ukuran seperti ini lebih…

Read More

Walau deretan hero Mobile Legends jumlahnya berlimpah, tetap ada beberapa yang menjadi langganan favorit pemain game MOBA mobile ini. Setiap hero hadir dengan karakteristik unik, lengkap dengan kelebihan dan titik lemahnya masing-masing. Hal ini membuat kita biasanya memiliki kecenderungan tertentu dalam memilih hero yang paling cocok dengan gaya bermain mereka. Dalam banyak kasus, pilihan hero seseorang sering kali selaras dengan kemampuan yang paling kita kuasai. Misalnya, bagi kita yang terbiasa menjaga jarak aman dan lihai memanfaatkan momentum dari jauh biasanya akan condong memilih hero bertipe marksman atau mage dengan jangkauan serangan panjang. Sementara itu, bagi kamu yang lebih suka menyerbu…

Read More

Kalau kamu sedang mencari game yang mudah diakses, dan penuh kreativitas, game Roblox adalah pilihan yang sulit untuk dilewatkan. Cukup buat akun, kamu sudah bisa menikmati jutaan game di dalamnya. Game ini juga tersedia di berbagai platform, mulai dari PC, Android, iOS, hingga Xbox. Jadi, kamu bebas memainkannya kapan pun dan di mana pun. Selain ringan, Roblox juga seru dimainkan bersama teman, cocok sekali untuk menghilangkan suntuk dan stres harian. Sebagai game bergenre sandbox, Roblox menawarkan ruang bermain yang sangat luas. Game ini dikembangkan oleh David Baszucki dan Erik Cassel sejak 2004. Menariknya, Roblox terus bertahan dan menjadi salah satu…

Read More

Meski sama-sama memiliki unsur turn-based, game tactical RPG menawarkan konsep yang berbeda dibandingkan game yang kerap dikenal sebagai turn-based JRPG. Jika turn-based RPG umumnya berfokus pada petualangan para karakter, tactical RPG justru menonjolkan unsur strategi dalam setiap langkahnya. Subgenre ini memang lebih tersegmentasi dibandingkan game populer seperti Suikoden, Final Fantasy, atau Dragon Quest—meski beberapa seri tersebut juga punya spin-off dengan format taktikal. Bagi sebagian gamers, gameplay semacam ini terasa menjemukan karena menuntut kita menunggu giliran banyak musuh. Namun, justru di situlah letak serunya! Apakah kamu penggemar RPG strategi yang taktis dan sedang mencari judul-judul baru untuk dijajal? Jika iya, Gameformia…

Read More

Perubahan besar pada pembuka Dragon Quest 7 akan menjadi salah satu hal pertama yang dirasakan pemain ketika Dragon Quest 7 Reimagined dirilis nanti. Alih-alih mempertahankan intro panjang yang menjadi ciri versi originalnya, Square Enix memilih memangkas durasi menuju battle pertama, yang merupakan sebuah keputusan yang belakangan dikonfirmasi langsung oleh tim produksi. Dalam wawancara bersama Game Informer, produser Takeshi Ichikawa menjelaskan bahwa jarak antara awal permainan dan pertempuran awal kini dibuat jauh lebih singkat. Ia bahkan menyinggung reputasi game aslinya yang kerap dikritik karena memaksa pemain menunggu terlalu lama sebelum bisa memasuki bagian yang penting. Pernyataan Ichikawa itu menjawab salah satu…

Read More

Mungkinkah ada game open world Android yang secara kualitas gameplay dan visual hampir setara dengan konsol atau PC? Jika kita melihat lebih jeli, ternyata jumlahnya tidak sedikit. Memang, game di ponsel belum sepenuhnya bisa menandingi skala dan belum bisa mencapai detail yang dihadirkan game open world di PC atau konsol. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, banyak pengembang berhasil mendorong batas kemampuan perangkat mobile. Kini, pengembang tak lagi menjadikan mobile sekadar versi “sampingan”. Platform ini telah berkembang menjadi entitas yang mampu menjadi alternatif konsol. Lalu, game open world Android mana yang menghadirkan visual memukau dan gameplay yang benar-benar layak dicoba? Berikut…

Read More