Activision akhirnya mengambil langkah besar setelah Black Ops 7 mendapat respons yang lebih dingin dibandingkan ekspektasi. Melalui blog resmi Call of Duty, perusahaan mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi merilis dua game dari seri yang sama secara berurutan, di mana pola ini menjadi salah satu ciri utama franchise tersebut.
Keputusan ini muncul setelah dua tahun berturut-turut Activision menelurkan judul yang sangat dekat jarak rilisnya: Black Ops 7 hadir hanya setahun setelah Black Ops 6, dan sebelumnya Modern Warfare 3 (2023) juga rilis setahun setelah reboot Modern Warfare 2 (2022). Pola tersebut akhirnya menimbulkan rasa jenuh di kalangan pemain, sesuatu yang (meski tidak diakui secara terbuka) disebut sebagai salah satu penyebab perubahan strategi ini.
Dalam pernyataannya, Activision menegaskan bahwa mereka ingin memastikan setiap rilis Call of Duty menghadirkan pengalaman yang benar-benar berbeda. “Kami tidak akan lagi merilis Modern Warfare atau Black Ops secara berurutan. Alasannya banyak, tapi yang paling utama adalah memberi pengalaman yang unik setiap tahun,” tulis mereka. Activision juga menyebut bahwa inovasi yang dihadirkan ke depan harus “bermakna, bukan sekadar penyesuaian kecil.”
Meski begitu, perusahaan ini memastikan dukungan untuk Black Ops 7 tetap berjalan. Pembaruan musiman sudah dipersiapkan, dan update pertama bahkan sudah mulai digarap.
Pengakuan tersirat bahwa Black Ops 7 tidak memenuhi ekspektasi sebenarnya sudah terlihat sejak masa beta. Umpan balik pemain membuat pengembang melonggarkan sistem skill-based matchmaking yang merupakan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Mereka juga membatalkan rencana kosmetik crossover demi menanggulangi apa yang disebut sebagian pemain sebagai “epidemi kejelekan” tampilan karakter dan skin di game tersebut.
Meski Activision kini berbicara soal “pengalaman unik setiap tahun”, keputusan tersebut tetap belum menyentuh persoalan yang kerap disebut sebagai akar kelelahan pemain: rilis tahunan yang tak pernah berhenti. Untuk saat ini, seri Call of Duty berikutnya, yang secara internal disebut Call of Duty 23, masih diperkirakan akan meluncur pada 2026.


