Onimusha Way of the Sword terlalu mudah News

Capcom Tanggapi Kritik Demo Onimusha: Way of the Sword yang Dinilai Terlalu Mudah

Share:

Capcom merespons kritik pemain terhadap demo Onimusha: Way of the Sword yang dianggap terlalu mudah. Menurut perusahaan tersebut, tingkat kesulitan pada demo tidak sepenuhnya mencerminkan pengalaman yang akan ditemui pemain dalam versi final game.

Onimusha: Way of the Sword Gameplay 1
Onimusha: Way of the Sword Gameplay

Demo gratis Onimusha: Way of the Sword dirilis awal bulan ini dan menjadi kesempatan pertama bagi banyak penggemar untuk menjajal langsung game aksi terbaru tersebut. Meski mendapat respons positif terkait sistem pertarungan, penggunaan pedang, hingga karakter yang ditampilkan, sebagian pemain menilai tantangan yang disuguhkan masih kurang memadai.

Produser Akihito Kadowaki dan sutradara Satoru Nihei mengakui bahwa kritik tersebut cukup banyak disampaikan oleh komunitas. Dalam wawancara di ajang Summer Game Fest, keduanya menjelaskan bahwa tingkat kesulitan demo memang tidak sepenuhnya merepresentasikan versi akhir game.

Banyak orang mengatakan bahwa mereka merasa demo ini terlalu mudah dalam beberapa kasus.

Menurut Capcom, salah satu alasan utama munculnya kesan tersebut adalah karena demo mengambil bagian dari fase awal permainan. Selain itu, karakter utama Musashi juga dibekali sejumlah kemampuan yang sebenarnya baru bisa diperoleh pemain pada tahap permainan yang lebih jauh.

Onimusha: Way of the Sword Gameplay 2
Onimusha: Way of the Sword Gameplay

Kombinasi kedua faktor tersebut membuat pengalaman bermain dalam demo terasa lebih ringan dibandingkan yang direncanakan untuk versi final. Meski begitu, tim pengembang mengaku yakin pemain akan menemukan kurva kesulitan yang lebih seimbang ketika game resmi dirilis.

Kami cukup yakin bahwa pemain akan menemukan tingkat tantangan yang lebih memuaskan di versi final.

Meski demikian, Capcom juga memberi sinyal bahwa Onimusha: Way of the Sword tidak dirancang untuk menjadi game dengan tingkat kesulitan ekstrem seperti game-game bergenre Soulslike.

Berdasarkan demonstrasi yang ditampilkan di Summer Game Fest, pertarungan melawan boss memang terasa lebih menantang dibandingkan yang tersedia dalam demo publik. Namun, musuh-musuh reguler masih relatif mudah untuk dikalahkan.

Pendekatan tersebut ternyata merupakan bagian dari filosofi desain yang sengaja diterapkan oleh tim pengembang. Capcom menilai tidak semua pemain menginginkan tekanan tinggi dalam setiap pertempuran.

Jika setiap musuh benar-benar sulit untuk dilawan, pada akhirnya hal itu bisa menimbulkan stres bagi sebagian pemain.

Karena itu, musuh biasa dirancang agar tetap memberikan keseruan tanpa memaksa pemain menghadapi tantangan berat secara terus-menerus. Di sisi lain, Capcom memastikan akan ada variasi musuh yang lebih kuat seiring progres permainan.

Selain musuh reguler, pemain juga akan menghadapi sejumlah mid-boss yang bukan bagian dari pertarungan utama cerita, tetapi tetap menawarkan tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Sementara itu, boss utama disebut akan menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapi pemain.

Capcom juga mengisyaratkan kehadiran fitur tambahan bagi pemain yang menginginkan pengalaman bermain yang lebih menantang. Meski belum bersedia mengungkap detailnya, Kadowaki dan Nihei memastikan ada konten yang ditujukan khusus untuk pemain hardcore.

Kami belum bisa membahas detailnya sekarang, tetapi pasti akan ada sesuatu yang mendorong pemain hardcore untuk tetap memainkan game ini.

Hingga saat ini, Capcom belum mengumumkan secara rinci bentuk opsi kesulitan atau tantangan tambahan yang akan tersedia. Namun, pernyataan tersebut menunjukkan bahwa masukan dari komunitas menjadi salah satu perhatian utama selama proses pengembangan Onimusha: Way of the Sword.