Vizualz Esports kembali membuktikan dominasinya di skena kompetitif Call of Duty: Mobile (CODM) Indonesia. Tim tersebut keluar sebagai juara CODM Major Series 2026 setelah mengalahkan El Tantrum dengan skor telak 4-0 pada partai Grand Finals yang digelar di Atrium Mal Taman Anggrek, Jakarta, Minggu (2/8).
Kemenangan tanpa balas itu memastikan Vizualz membawa pulang trofi juara sekaligus porsi terbesar dari total hadiah senilai Rp100 juta. Hasil tersebut juga memperpanjang catatan impresif mereka sebagai salah satu tim paling konsisten di kompetisi CODM Indonesia.

Gelar ini menjadi trofi Major Series ketiga yang berhasil diraih oleh Vizualz. Sebelumnya, roster yang sama lebih dulu menjuarai Major Series Season 12 pada Maret 2025 dan Season 13 pada Juli 2025 ketika masih menggunakan nama ABC Esports. Memasuki 2026, tim tersebut berganti identitas menjadi Vizualz Esports dan kembali menambah koleksi gelarnya lewat kemenangan di CODM King Arena 2026.
Meski akhirnya keluar sebagai juara, perjalanan Vizualz menuju laga puncak tidak berjalan mulus. Mereka sempat tersingkir ke lower bracket usai kalah dari EVOS pada babak Upper Bracket Semifinals.

Situasi itu memaksa Vizualz menempuh jalur lebih panjang. Setelah melewati Lower Bracket Quarterfinals dan Semifinals, mereka kembali dipertemukan dengan EVOS di Lower Bracket Finals.
Pada pertemuan kedua tersebut, Vizualz berhasil membalas kekalahan sebelumnya lewat kemenangan tipis 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Hasil itu mengantarkan mereka ke Grand Finals, sebelum akhirnya menutup turnamen dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas El Tantrum.
EVOS Tutup Musim Perdana dengan Posisi Tiga Besar
Di sisi lain, EVOS mengakhiri musim debutnya di kompetisi CODM Indonesia dengan finis di peringkat ketiga. Langkah mereka terhenti setelah kalah 2-3 dari Vizualz pada Lower Bracket Finals.
Laga tersebut berlangsung ketat hingga memasuki map penentuan. Kedua tim saling berhadapan dalam tiga mode pertandingan, yakni Hardpoint, Search & Destroy, dan Control, sebelum Vizualz memastikan kemenangan.

Meski gagal melangkah ke babak final, pencapaian EVOS dinilai cukup menjanjikan mengingat mereka baru menjalani musim pertamanya di skena kompetitif CODM Indonesia.
Kekuatan EVOS juga ditopang sejumlah pemain berpengalaman. Salah satunya adalah R1SKY yang sebelumnya berkiprah di kompetisi CODM Filipina bersama Omega Esports dan Thanatos. Selain itu, ada pula A1MER, pemain veteran yang telah aktif di kompetisi CODM Indonesia sejak 2019.

Grand Finals CODM Kembali Digelar Secara Offline
CODM Major Series 2026 sekaligus menjadi penanda kembalinya babak Grand Finals CODM Indonesia dalam format offline. Garena memilih Atrium Mal Taman Anggrek sebagai lokasi penyelenggaraan, tempat yang sebelumnya sempat direncanakan menjadi venue Major Series Season 3 pada 2020 sebelum dibatalkan akibat pandemi.

Enam tahun kemudian, komunitas CODM Indonesia akhirnya dapat menyaksikan kembali pertandingan puncak secara langsung di lokasi tersebut.
Selain pertandingan utama, acara juga dimeriahkan dengan showmatch yang menghadirkan Key Opinion Leader (KOL) Garok dan Lordvan. Pengunjung turut disuguhi penampilan musik dari Sara Fajira dan Dyolow sepanjang rangkaian acara.
Penyelenggaraan Grand Finals tahun ini juga bertepatan dengan kolaborasi terbaru di dalam game antara Call of Duty: Mobile dan Persona 5: The Royal.
Vizualz dan El Tantrum Lolos ke Kualifikasi Dunia
Hasil CODM Major Series 2026 memastikan Vizualz Esports dan El Tantrum mewakili Indonesia pada babak CODM World Championship – Garena Qualifier.
Sebagai juara dan runner-up, kedua tim akan melanjutkan perjuangan di tahap kualifikasi regional untuk memperebutkan tiket menuju CODM World Championship 2026 dan membawa nama Indonesia ke panggung kompetisi dunia.

