Christopher Grilli resmi kembali ke Ubisoft dan ditunjuk sebagai lead scriptwriter untuk Assassin’s Creed Hexe, game utama berikutnya dalam seri Assassin’s Creed yang sejak awal dikenal misterius dan disebut-sebut akan tampil jauh lebih gelap dari pendahulunya.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Grilli melalui akun LinkedIn pribadinya. Ia mengonfirmasi bahwa dirinya kini bergabung kembali dengan Ubisoft Montreal untuk memimpin penulisan naskah Hexe. Dalam pernyataannya, Grilli mengaku antusias sekaligus bersyukur bisa kembali terlibat dalam proyek besar yang telah lama membentuk kariernya di industri game.
“I’m thrilled to share that I’m starting a new position at Ubisoft Montreal as lead scriptwriter on Assassin’s Creed: Codename Hexe,” tulis Grilli. Ia juga menyebut keikutsertaannya dalam proyek ini sebagai kesempatan berharga untuk kembali bekerja bersama tim yang solid.
Christopher Grilli bukan sosok baru di tubuh Ubisoft. Ia pertama kali bergabung pada 2016 sebagai penulis naskah dan langsung mencatatkan kontribusi penting lewat Assassin’s Creed Origins. Kariernya berlanjut hingga ia dipercaya mengisi posisi lead writer pada 2021, sebelum akhirnya hengkang pada 2023 untuk bekerja di sejumlah perusahaan lain dalam berbagai peran penulisan.
Setelah dua tahun berkiprah di luar Ubisoft, Grilli kini kembali secara penuh waktu dan mengerjakan hal yang selama ini paling lekat dengan namanya: menulis cerita untuk Assassin’s Creed. Selain Origins, namanya juga tercatat dalam pengembangan Assassin’s Creed Valhalla dan Assassin’s Creed Mirage.
Di sisi lain, Assassin’s Creed Hexe masih menjadi proyek yang minim informasi. Ubisoft telah mengonfirmasinya sebagai game “flagship” berikutnya, namun secara tonal disebut akan menjadi penyimpangan cukup besar dari formula seri sebelumnya.
Sejak trailer sinematik singkatnya dirilis pada 2022, publik belum diperlihatkan satu pun cuplikan gameplay. Meski begitu, laporan jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, memberi gambaran awal arah pengembangannya. Hexe dikabarkan akan mengusung format RPG bernuansa gelap, berlatar Eropa abad ke-16, dengan fokus pada peristiwa perburuan penyihir yang terjadi pada masa tersebut.
Soal jadwal rilis, Ubisoft masih menutup rapat informasinya. Namun, mengingat Hexe telah diumumkan hampir empat tahun lalu, banyak pihak memperkirakan pengumuman lanjutan, termasuk kepastian waktu peluncuran, tidak akan lama lagi.
Mendengar dari beberapa kabar terkait Assassin’s Creed Hexe, seri ini tampaknya menjadi eksperimen besar dalam evolusi cerita dan atmosfer dunia Assassin’s Creed.


