DLC Civilization VII Earthrise News

DLC Pertama Civilization VII Bawa Pemain Menjelajah Luar Angkasa

Share:

Firaxis mulai memperluas cakupan Civilization VII setelah game strategi tersebut mendapat kritik dari pemain sejak peluncurannya. DLC pertama yang disiapkan pengembang akan membawa pemain keluar dari Bumi dan memperkenalkan era baru hingga eksplorasi ruang angkasa. Paket DLC tersebut terdiri dari pembaruan gratis bernama Arc of Tomorrow dan ekspansi berbayar bertajuk Earthrise. Keduanya akan memperpanjang perjalanan peradaban pemain sekaligus menambahkan sejumlah mekanisme baru.

Salah satu perubahan terbesar hadir lewat Atomic Age. Era yang sebelumnya tidak tersedia di Civilization VII kini akan ditambahkan melalui pembaruan gratis dan dapat diakses seluruh pemain. Dengan hadirnya Atomic Age, perjalanan peradaban tidak lagi berhenti pada 1950. Pemain kini dapat melanjutkan permainan hingga 2050, sekaligus menikmati sistem persenjataan nuklir yang telah dirancang ulang.

Mahatma Gandhi juga akan kembali sebagai salah satu pemimpin yang bisa dimainkan. Kehadirannya tentu menjadi lelucon tersendiri bagi pemain lama seri Civilization, mengingat Gandhi sudah lama dikenal sebagai salah satu tokoh yang kerap dikaitkan dengan penggunaan senjata nuklir dalam berbagai meme komunitas.

Civilization VII Mulai Menjelajah Luar Angkasa

Sementara itu, Earthrise menjadi bagian berbayar dari paket DLC tersebut. Ekspansi ini akan membawa permainan ke luar Bumi dengan memperkenalkan sistem eksplorasi ruang angkasa. Pemain nantinya dapat mendirikan badan antariksa sendiri untuk melakukan penelitian terhadap bulan dan planet di sekitar. Misi eksplorasi juga dapat diluncurkan untuk menemukan sumber daya baru yang kemudian bisa dimanfaatkan kembali di Bumi.

Persaingan antarsipilisasi pun tidak berhenti di permukaan planet. Pemain harus memanfaatkan sumber daya dari luar Bumi untuk memperkuat peradaban masing-masing dan mempertahankan posisi mereka dalam perebutan dominasi. Selain eksplorasi ruang angkasa, Earthrise juga membawa sistem terraforming. Melalui fitur ini, pemain dapat mengubah hasil produksi pada petak tertentu di wilayah mereka.

Sistem tersebut juga memungkinkan pemain mengubah lingkungan yang sebelumnya sulit dihuni menjadi wilayah yang lebih layak untuk permukiman. Tundra dan gurun, misalnya, dapat diolah sehingga mampu mendukung kehidupan para pemukim.

Krisis Iklim Jadi Ancaman Baru

Firaxis juga kembali membawa isu perubahan iklim ke dalam Civilization VII. Dalam Earthrise, kenaikan suhu global akan berdampak langsung terhadap kondisi dunia permainan. Semakin tinggi temperatur global, bencana alam akan menjadi lebih sering dan memiliki dampak yang lebih besar terhadap peradaban pemain. Kondisi tersebut membuat perubahan iklim bukan sekadar latar belakang, tetapi menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam strategi.

Di sisi lain, pemain juga akan mendapatkan teknologi dan sejumlah alat baru untuk menghadapi cuaca ekstrem. Bahkan, mereka dapat mengambil langkah untuk mengurangi atau membalikkan dampak krisis iklim. Firaxis belum mengungkap peradaban dan pemimpin sejarah baru yang akan ditambahkan melalui ekspansi ini. Studio tersebut mengatakan informasi mengenai sistem gameplay lainnya akan dibagikan menjelang peluncuran Earthrise pada 2027.

Kritik Civilization VII Belum Berakhir

Pengumuman DLC ini belum sepenuhnya mendapat sambutan positif dari komunitas. Sebagian pemain menilai Firaxis seharusnya lebih dulu menyelesaikan berbagai persoalan yang masih terdapat dalam Civilization VII sebelum menawarkan konten berbayar baru. Kritik tersebut tidak bisa dilepaskan dari kondisi Civilization VII ketika pertama kali dirilis. Sejak tersedia di Steam, game ini mendapat ribuan ulasan negatif yang menyoroti perubahan pada sejumlah mekanisme inti.

Salah satu perubahan yang paling banyak dipermasalahkan adalah sistem pergantian era. Berbeda dari seri sebelumnya, pemain tidak lagi mempertahankan satu peradaban secara utuh dari awal hingga akhir permainan. Pemain harus memindahkan peradaban mereka ke era berikutnya. Pergantian tersebut juga disertai semacam reset yang membuat sebagian pemain merasa perkembangan mereka menjadi lambat dan kurang memberikan penghargaan.

Sistem pemimpin juga ikut menjadi sorotan. Civilization VII memungkinkan pemimpin dipasangkan dengan peradaban yang tidak memiliki hubungan historis dengan mereka. Dengan mekanisme tersebut, Benjamin Franklin bisa saja memimpin Mesir, sementara Cleopatra dapat ditempatkan sebagai pemimpin Inggris. Bagi sebagian penggemar, kebebasan ini justru membuat aspek sejarah dalam seri Civilization terasa berkurang.

Sejak hari pertama tersedia di Steam, ulasan negatif menumpuk hingga ribuan karena pemain mengkritik perubahan mekanisme inti Civ 7.

Desain user interface (UI) yang dianggap terlalu minimalis juga menjadi sumber kritik. Pemain lama yang terbiasa mengakses berbagai informasi dan statistik secara detail merasa kesulitan memahami kondisi peradaban mereka. Meski begitu, Take-Two selaku perusahaan induk Firaxis tidak melihat kondisi tersebut sebagai alasan untuk khawatir. Perusahaan menilai seri Civilization memang memiliki karakter sebagai waralaba yang membutuhkan waktu untuk berkembang dan mendapatkan penerimaan pemain.

Situasi serupa sebenarnya pernah terjadi ketika Civilization VI dirilis pada 2016. Saat itu, penggemar mengkritik gaya visual yang lebih kartun serta sejumlah mekanisme permainan yang ditempatkan di balik DLC. Namun, Civilization VI pada akhirnya berhasil mendapatkan tempat di hati pemain dan berkembang menjadi salah satu entri yang disukai dalam seri tersebut.

Firaxis kini mencoba mengulangi proses serupa dengan Civilization VII. Pada Mei lalu, mereka merilis pembaruan besar bertajuk Test of Time yang memungkinkan pemain mempertahankan peradaban yang sama sepanjang permainan. Perbaikan tersebut perlahan mulai berdampak terhadap penerimaan game. Skor ulasan Civilization VII di Steam yang sebelumnya berada di kategori Negative kini meningkat menjadi Mixed.

Dengan sejumlah perbaikan yang terus diluncurkan, Firaxis masih memiliki kesempatan untuk mengembalikan kepercayaan pemain sebelum Earthrise dirilis pada 2027.