John “Bucky” Buckley, Direktur Komunikasi sekaligus Publishing Manager Pocketpair, mengaku dirinya jauh lebih akrab dengan game-game indie ketimbang proyek AAA. Alasannya sederhana, yaknigame indie menawarkan variasi mekanik yang menurutnya lebih segar dan unik.
Pengakuan itu ia sampaikan dalam wawancara bersama 4gamer. Buckley mengatakan bahwa ia hampir tidak pernah mengikuti perkembangan game AAA. Ia lebih sering bermain di PC dan cenderung terpikat pada genre otomasi, factory games, dan roguelike. Game indie, menurutnya, memberi ruang eksperimentasi yang jarang ditemukan pada proyek besar. Sementara itu, game AAA memang tampil dengan visual yang memukau, tetapi mekaniknya sering kali tidak “klik” dengan cara bermain yang ia cari.
Kebiasaan Buckley yang gemar berpindah genre setelah menamatkan satu game juga menjadi alasan mengapa ia nyaman dengan game indie. Keragaman mekanik yang ditawarkan membuatnya mudah menemukan pengalaman baru tanpa harus terpaku pada satu pola permainan saja.
Popularitas Pocketpair sendiri meningkat tajam setelah Palworld melesat ke puncak perhatian industri. Ketika perusahaan itu membuka divisi publishing pada Januari lalu, mereka langsung diserbu lebih dari 1.500 undangan LinkedIn hanya dalam hitungan jam, disertai ratusan studio yang mengajukan kerja sama. Namun, Buckley sempat menegaskan bahwa Pocketpair kemungkinan besar tidak akan bermitra dengan proyek yang memakai teknologi AI generatif.
Fenomena ketertarikan terhadap game indie ini bukan hal baru. Shuhei Yoshida, Kepala Inisiatif Indie di Sony Interactive Entertainment, bahkan menyebut proses menemukan game indie sebagai kegiatan “berburu harta karun” sejak gelombang “indie boom” meledak pada tahun 2000. Kini, berbagai developer indie terus memamerkan karyanya lewat tren media sosial seperti How It Started Vs. How It’s Going, My Indie Game for 15 Seconds, hingga This Is My Indie Game Main Menu.
Di saat industri game besar berkompetisi lewat visual dan skala produksi, Buckley justru menunjukkan bahwa kreativitas dan kebaruan mekanik masih punya tempat yang kuat di hati para pemain terutama mereka yang mencari sesuatu yang berbeda di tengah lautan rilisan baru.

