Team Cherry, studio di balik Hollow Knight: Silksong, menyampaikan bahwa mereka tidak akan hadir di panggung The Game Awards bulan depan. Bukan karena tak diundang atau sibuk promosi, melainkan karena mereka yakin penghargaan Game of the Year (GOTY) tahun ini hampir pasti jatuh ke tangan Clair Obscur: Expedition 33.
Dalam wawancara bersama Bloomberg, William Pellen—co-founder Team Cherry—menjawab dengan nada diplomatis ketika ditanya apakah mereka sedang bersiap menuju Los Angeles. “Sepertinya tidak. Kami lagi cukup sibuk,” katanya singkat.
Pellen kemudian menambahkan bahwa tahun ini mereka merasa “aman”, karena Expedition 33 dianggap sebagai kandidat paling kuat untuk mengalahkan para pesaing. “Game itu luar biasa dan bisa dinikmati banyak orang. Sementara game kami cenderung berada di batas tipis—dicintai sebagian pemain, tapi bisa bikin yang lain geregetan,” ujarnya.
Sikap rendah hati itu muncul di tengah perbincangan panjang soal tingkat kesulitan Silksong sejak game tersebut rilis pada September lalu. Ari Gibson, salah satu developer, sebelumnya menjelaskan bahwa pemain sebenarnya disediakan banyak cara untuk menyiasati tantangan, mulai dari eksplorasi, belajar pola serangan musuh, hingga mencari jalur yang bisa menghindari rintangan. Namun, penjelasan itu belum cukup memuaskan sebagian pemain yang merasa kesulitan.
Tak lama setelah Silksong meluncur, komunitas modding bergerak cepat. Beberapa mod muncul untuk memberi pemain opsi tambahan, seperti penyesuaian damage dan health, agar pengalaman bermain terasa lebih fleksibel.
Terlepas dari perdebatan itu, Silksong tetap menerima sambutan hangat. Eurogamer bahkan memberi nilai sempurna lima bintang, menyebutnya sebagai game yang “cantik, kejam dengan cara yang menggemaskan, dan penuh kejutan serta karakter yang kuat.”


