Larian Studios mulai membeberkan gambaran awal Divinity, game RPG terbarunya, lewat sesi Ask Me Anything (AMA) di Reddit. Sejumlah detail penting soal konten permainan diungkap, mulai dari arah cerita, sistem pertarungan, hingga fitur-fitur yang akan menjadi pembeda dari seri sebelumnya.
Divinity dipastikan hadir sebagai cerita mandiri dalam semesta Divinity. Meski masih berada dalam kesinambungan lore yang sama, pemain tidak diwajibkan memainkan game Divinity sebelumnya untuk memahami jalan ceritanya. Secara tonal, Divinity disebut lebih membumi dengan nuansa folk horror, namun tetap menawarkan variasi emosi khas RPG, dari momen ringan hingga gelap.
Dari sisi gameplay, Larian mengonfirmasi kembalinya sistem handcrafted loot, menggantikan loot acak berbasis level seperti di Divinity: Original Sin. Artinya, setiap item dirancang secara spesifik dan memiliki konteks naratif maupun fungsional yang jelas di dalam dunia game.
Mode co-op akan tersedia sejak hari pertama rilis. Jumlah pemain menyesuaikan ukuran party, tetapi bisa diperluas lewat mod. Dukungan mod juga telah dipastikan, meski ketersediaan modding tools saat peluncuran masih belum dikonfirmasi.
Salah satu perubahan terbesar hadir di sistem pertarungan. Divinity tidak lagi menggunakan sistem magic armor dari DOS2. Sebagai gantinya, Larian tengah mengembangkan sistem baru yang memungkinkan pemain lebih leluasa menggunakan kemampuan sejak awal, tanpa harus menunggu lapisan pertahanan musuh runtuh. Sistem progresi karakter dan ekonomi aksi pun dirancang ulang agar tetap intuitif, namun tetap menantang bagi pemain berpengalaman.
Larian juga memberi isyarat hadirnya mekanik baru yang selama ini absen di game mereka, yang kuat diduga berkaitan dengan fitur berenang. Kamera Divinity akan mengadopsi pendekatan serupa Baldur’s Gate 3, memadukan sudut pandang top-down dan third-person.
Dari sisi karakter, Divinity menjanjikan kustomisasi yang lebih dalam dibanding Baldur’s Gate 3, dengan lebih banyak pilihan warna, detail, dan kontrol. Interaksi antar-companion juga akan diperkuat, tidak hanya lewat dialog, tetapi juga melalui dinamika hubungan yang berkembang seiring cerita.
Sebagai RPG khas Larian, romansa tetap menjadi bagian penting Divinity, dengan setiap ras disebut memiliki keunikan masing-masing. Meski trailer pengumuman menampilkan dunia yang kelam, Larian menegaskan pemain tetap diberi kebebasan penuh untuk menentukan peran mereka, di mana menjadi cahaya di tengah kegelapan, atau justru sumber kehancuran itu sendiri.
Dengan fokus pada kebebasan pemain, sistem baru, dan cerita yang berdiri sendiri, Divinity diposisikan sebagai langkah evolusioner berikutnya dalam lini RPG Larian, bukan sekadar pengulangan dari kesuksesan sebelumnya.


