Naoki Hamaguchi, sutradara Final Fantasy 7 Revelation, mengungkap alasan di balik keputusan Square Enix membatasi jumlah job yang dapat digunakan setiap karakter. Dalam game tersebut, masing-masing karakter hanya dibekali empat kelas yang disebut FITS (Function Integrated Tactical Suitwear), keputusan yang menurutnya dipengaruhi oleh semakin kompleksnya proses pengembangan game modern.
Dalam wawancara dengan GamesRadar+ saat menghadiri Final Fantasy XIV Fan Fest Berlin, Hamaguchi mengatakan pengembangan sistem FITS membuatnya kembali menyadari bagaimana industri game telah berubah dibanding era Final Fantasy klasik.
Pengalaman ini kembali mengingatkan saya betapa sulitnya mengembangkan game di era sekarang. Jika melihat beberapa seri Final Fantasy awal yang menggunakan sistem job, saat itu kami bisa memasukkan jauh lebih banyak pilihan.
Final Fantasy 7 Revelation memang menjadi penutup trilogi Final Fantasy VII Remake, tetapi game ini juga menghidupkan kembali salah satu fitur ikonik dari seri terdahulu, yakni sistem job. Bedanya, setiap karakter hanya memiliki empat FITS yang tidak hanya memengaruhi gaya bertarung, tetapi juga mengubah penampilan mereka sesuai kelas yang dipilih.
Sejauh ini, Square Enix baru memperlihatkan beberapa contoh, seperti Cloud dalam kostum Warrior dan Tifa yang mengenakan kostum Black Mage.
Hamaguchi menjelaskan bahwa keterbatasan tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, pengembangan game saat ini jauh lebih rumit dibanding era game pixel art, ketika jumlah job yang banyak masih memungkinkan untuk diwujudkan.
Sebagai contoh, Final Fantasy V memungkinkan setiap anggota tim menggunakan lebih dari 20 job yang dapat dipadukan secara bebas. Sementara itu, di Final Fantasy 7 Revelation, setiap karakter membutuhkan model tiga dimensi, animasi, hingga gerakan bertarung yang dibuat secara khusus untuk setiap kelas.
Kondisi tersebut membuat jumlah job dalam game modern harus disesuaikan dengan kapasitas pengembangan.
Saat ini, menghadirkan 20 hingga 30 job dalam sebuah game mandiri sudah tidak lagi realistis. Hal itu sangat sulit dilakukan, kecuali untuk game yang terus diperbarui secara bertahap seperti live service.
Hamaguchi kemudian mencontohkan Final Fantasy XIV sebagai pengecualian. Sebagai game Massively Multiplayer Online Role-Playing Game (MMORPG) yang terus menerima pembaruan konten, pengembang memiliki keleluasaan untuk menambahkan fitur sedikit demi sedikit, termasuk job baru.
Meski setiap karakter hanya memiliki empat FITS, Hamaguchi menegaskan sistem tersebut tetap mampu menghadirkan variasi strategi yang luas dalam pertarungan.
Sistem FITS menghadirkan empat kostum berbeda untuk setiap karakter, dan masing-masing memiliki peran yang sangat jelas. Pada akhirnya, sistem ini memberikan variasi strategi yang cukup luas bagi pemain, sehingga menjadi tambahan yang sangat baik untuk sistem pertarungan.
Ia juga mengakui bahwa jumlah karakter yang cukup banyak di Final Fantasy 7 Revelation membuat proses pengembangan sistem tersebut tetap menjadi tantangan besar bagi timnya.
Meskipun setiap karakter hanya memiliki empat FITS, jumlah karakter di Final Fantasy 7 Revelation cukup banyak. Karena itu, proses pengembangannya tetap menjadi pekerjaan yang sangat besar.

