Game PS4 Terbaik
Editor's Picks Games

27 Game PS4 Terbaik yang Wajib Kamu Mainkan Sekarang Juga

Game PS4 membuktikan bahwa Sony bisa unggul dari dominasi oleh kompetitornya, Xbox 360 di generasi sebelumnya. Meskipun tongkat estafet kini sudah diberikan pada PS5, popularitas PS4 tetaplah kuat. Hal ini dikarenakan PS4 memiliki katalog game yang lebih banyak dibandingkan pendahulunya, serta memiliki game AAA eksklusif yang memiliki kualitas grafis, gameplay, dan storyline yang patut diacungi jempol.

Hal ini disebabkan PS4 dibekali dengan teknologi yang sangat powerful di masanya. Ditambah lagi dengan PS4 Pro yang mendukung resolusi 4K dan frame rate hingga 60 fps di beberapa game.

Lantas, apakah terlambat untuk mencoba memainkan game-game PS4 hari ini? Tentu saja tidak. Beberapa pengembang pun masih membuat game untuk konsol generasi keempat milik Sony. Maka dari itu, kami akan berikan rekomendasi game PS4 untuk kamu yang ingin mencoba game-game dari konsol gaming satu ini. Jadi, mari simak artikel berikut!

Game PS4 Terbaik yang Wajib Kamu Mainkan!

1. The Last of Us Part II 

Source: PlayStation

Kesuksesan The Last of Us pertama di PS3 tidak membuat Naughty Dog berhenti di situ saja. Developer game yang juga menggarap seri Uncharted ini, melanjutkan The Last of Us ke episode selanjutnya dengan judul The Last of Us Part II. 

Source: PlayStation

Di game ini, Ellie Williams lah yang menjadi protagonis utama. Karakter yang sebelumnya menemani Joel Miller ini sudah beranjak dewasa. Seri ini mengambil latar waktu dua tahun setelah kejadian di prekuelnya. Sama seperti game sebelumnya, keunggulan The Last of Us adalah bagaimana narasi yang dibangun di dalam game-nya. Game ini penuh intrik dan juga drama layaknya film Hollywood. Jadi, menurut kami, jika kamu sudah menamatkan seri pertamanya, sudah saatnya beranjak ke sekuelnya.

2. Ghost of Tsushima 

Source: PlayStation

Salah satu game menarik yang mengambil latar belakang zaman feodal Jepang adalah Ghost of Tsushima. Meski game ini digarap oleh developer dari Amerika Serikat dan Belanda bernama Sucker Punch Productions dan Nixxes studio, Ghost of Tsushima mampu mendatangkan sebuah suasana di era Mongol ke pulau Tsushima di tahun 1274. 

Di game ini, kamu akan berperan sebagai seorang protagonis bernama Jin Sakai yang merupakan anggota klan Sakai yang tersisa karena sebelumnya ia menghadapi pasukan Mongol dengan senjata yang superior. Setelah ditemukan oleh seorang pemulung bernama Yuna, Jin harus mencari strategi untuk mengalahkan pasukan Kublai Khan yang sangat kuat. 

Source: Steam

Dalam misinya mengalahkan pasukan Mongol, Jin harus mengeksplorasi dunia Ghost of Tsushima. Dunia yang dihadirkan sangat terbuka dan luas. Hal ini yang menjadikan game satu ini sangat menarik. Combat mechanics yang disajikan juga sangat menarik. Di sini, untuk menghabisi lawan, Jin bisa melakukan stealth kills atau serangan agresif. 

3. God of War 

Lepas dari PlayStation 3, Santa Monica Studio, ingin mengambil langkah yang sangat berani. Alih-alih memiliki battle mechanics ala hack and slash yang brutal, seri reboot ini mengedepankan jalan cerita yang lebih dramatis dan emosional. Di game ini, citra Kratos yang brutal dan bengis digantikan dengan citra yang lebih manusiawi. Kratos di sini menjadi seorang ayah yang bijak. 

Source: Steam

Di samping itu, pergantian gaya penulisan cerita, otomatis membuat gaya permainan yang berubah. Perubahan ini justru yang membuat game God of War yang dirilis pada tahun 2018 ini sangat menarik untuk disimak.

4. Marvel’s Spider-Man 

Spider-Man garapan Insomniac sangat berhasil dalam mendefinisikan game superhero modern. Game Spider-Man satu ini menurut kami adalah paket lengkap. Bagaimana tidak? Game ini hadir dengan map New York City yang sangat luas, isi kota yang begitu hidup, dan cerita yang memiliki penulisan yang sangat apik. 

Source: Steam

Di seri ini, Peter Parker menjadi sosok yang lebih dewasa dan berpengalaman dalam menjadi Spider-Man. Ia kini dibekali dengan suit Spider-Man baru yang juga memiliki teknologi yang lebih canggih. Namun, jika menurutmu classic suit tak tergantikan, Insomniac sangat memperbolehkanmu untuk menggunakan kostum orisinal Spidey hingga akhir cerita. 

5. Red Dead Redemption 2 

Red Dead Redemption pertama telah membuktikan bahwa game ini mampu memberikan suatu suasana Wild West dengan sempurna. Lalu, Rockstar Games ingin melanjutkan sekuel game Red Dead Redemption. Menariknya, Red Dead Redemption ini mengambil latar waktu mundur di mana John Marston masih menjadi bagian dari geng yang dipimpin oleh Dutch. 

Source: Steam

Untuk protagonis, Marston bukanlah satu-satunya yang menjadi fokus, meski tetap menjadi tokoh utama game ini. Di game ini, protagonis lain bernama Arthur Morgan juga memiliki porsi yang begitu besar. Arthur di sini bisa dikatakan menjadi panutan sekaligus mentor dan juga figur ayah yang mengajarkan banyak hal. 

6. Horizon Zero Dawn 

Source: PlayStation

Dari awal perkenalannya dengan para gamers, Horizon Zero Dawn memiliki konsep yang sangat menarik. Premis game ini adalah bagaimana suatu dunia kembali ke titik nol kembali setelah adanya bencana besar. Alhasil, kamu bisa merasakan suasana seperti zaman prasejarah, namun dikelilingi mesin-mesin besar. 

Di game ini, kalian akan berperan sebagai Aloy, seseorang yang terusir dari suku Nora dan dibesarkan oleh Rost yang juga sama-sama orang terasingkan. Aloy memiki augmented reality bernama Focus yang menjadi kemampuan spesialnya. 

Source; RPGFan

Secara gameplay, Horizon Zero Dawn merupakan game action RPG dengan latar belakang third person. Sewaktu menjalankan misinya, Aloy akan dibekali dengan beragam jenis senjata.

7. Persona 5 Royal

Source: Steam

Jika membicarakan game RPG PS4, tentu jangan lewatkan nama Persona 5. Nama Persona sudah menjadi brand ikonis yang melekat dengan Atlus. Game ini hadir dengan art style yang hanya seri ini yang memilikinya. Selain itu, Atlus cukup berani menghadirkan sebuah game JRPG turn-based klasik di mana banyak judul yang lebih mengadopsi gaya gameplay action

Source: Steam

Persona 5 mampu menyajikan gambaran Tokyo era modern beserta detail-detailnya. Kamu akan menemukan lokasi yang diambil dari dunia nyata seperti Akihabara, Shinjuku, dan Shibuya. Cerita yang diangkat juga menarik. Persona mencoba mengangkat suatu isu sosial dan pemberontakan. Nah, untuk  versi PS4 dengan nama Persona 5 Royal kamu akan mendapatkan banyak konten tambahan yang sangat menarik

8. Elden Ring

Source: Steam

Sukses dengan Dark Souls series, From Software ingin mencoba langkah lain dengan mengusung gaya yang tak berbeda jauh berbeda dengan seri Souls bernama Elden Ring. Namun, yang menarik dari game RPG ini map jauh lebih luas. Kendati game yang berbeda dari Souls series, From Software tak ingin lepas dari identitasnya sebagai developer dengan game-game yang memiliki tingkat kesulitan kelas dewa. 

Source: Steam

9. Final Fantasy VII Remake 

Source: PlayStation Store

Square Enix menepati janji yang sudah ditunggu-tunggu oleh penggemarnya dengan merilis Final Fantasy VII Remake. Sebagai game remake, Final Fantasy VII Remake tak hanya hadir dengan visual yang modern, namun gameplay yang jauh berbeda. 

Source; Steam

Alih-alih mengusung gaya turn-based, FFVII Remake mengambil langkah yang bersebrangan, yakni action RPG. Meski berbeda, FFVII Remake tetap memiliki ruh dari game orisinalnya. Karakter-karakter seperti Cloud, Tifa, Aerith, Barret, dan yang lain nampak lebih hidup berkat voice actor.

Penggemar FFVII banyak yang awalnya cukup meremehkan game ini. Hebatnya, ketika mereka mencobanya, FFVII mampu menjadi sebuah game baru yang membawa semangat FFVII orisinal. 

10. Uncharted 4: A Thief’s End 

Source: PlayStation Store

Setelah 5 tahun absen, Nathan Drake hadir kembali, terlebih untuk konsol PS4 dengan judul Uncharted 4: A Thief’s End. Rasa hausnya akan bertualang mencari artefak kuno membuat hubungannya dengan Elena hampir rusak berantakan. Apalagi, dalam misi penyusupan ke penjara Panama membuat Nathan dan Sam terpisah, lantaran Sam diduga telah tewas tertembak.

Source: PlayStation Universe

Lima belas tahun hidup tenang tanpa perburuan artefak kuno, tiba-tiba Sam datang mengunjungi Nathan atau Nate. Sontak, Nate pun kaget mengingat bahwa Sam diduga meninggal dunia. Sam pun meminta bantuan Nate untuk mencari harta Avery demi melunasi utang kepada bos Kartel. Nate pun diselimuti dilema antara menyelamatkan hubungan dengan perempuan yang ia cintai atau saudara kandungnya sendiri. Alhasil, Nate memutuskan untuk kembali dalam pencarian harta karun tersebut.

Kembalinya petualangan Nate dalam perburuan artefak kuno di Uncharted 4: A Thief’s End ternyata mengundang decak kagum. Di sini Naughty Dog berhasil menyajikan presentasi grafis, gameplay, dan alur cerita yang sangat seru untuk diikuti.

11. Final Fantasy XV

Source: Instant Gaming

Final Fantasy XV awalnya adalah proyek terbengkalai Square Enix bernama Final Fantasy Versus XIII. Jauh sebelum dirilisnya FF XV, Square Enix memamerkan beberapa cuplikan trailer dan cutscene game ini. Konyolnya, Square Enix melakukan beberapa kali perbaikan hingga akhirnya nama game ini berubah menjadi Final Fantasy XV.

Source: Steam

Akhirnya, setelah lama ditunggu Final Fantasy XV pun hadir. Berbeda dengan game-game sebelumnya yang lebih mengutamakan combat mechanics ala JRPG klasik atau turn-based, game satu ini lebih mengutamakan combat yang lebih aktif. Di game ini kalian tak akan menemukan lagi character switch, di mana kalian bisa menggunakan semua anggota party. Hanya sang karakter utama atau Noctis lah yang bisa kalian kontrol.

Final Fantasy XV menghadirkan dunia yang luas untuk dieksplorasi dan visual yang sangat mengagumkan. Banyak hal yang realistis bisa nampak di game ini seperti rumput yang terbakar setelah terkena api. 

Meski hadir dengan gaya permainan yang berbeda, game yang mengangkat petualangan Noctis, Prompto, Ignis, dan Gladiolus ini harus kalian coba.

12. Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age S

Source: Steam

Satu lagi dari Square Enix, Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age S. Game ini masih mengusung combat mechanics JRPG turn based klasik. Dengan ini, game ini sangat cocok dimainkan oleh para veteran JRPG. 

Selain itu, yang menarik dari game ini adalah visual yang ciamik dengan warna-warna cerah. Secara cerita game ini sesungguhnya tidak begitu berat dan cukup generik. Kendati demikian, game ini bukan berarti memiliki cerita yang buruk. Square Enix berhasil membangun cerita heroik ala cerita-cerita anak-anak dengan baik.

Source: Steam

Di samping presentasi visual yang menarik, Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age S juga memiliki keunggulan dari voice acting bahasa Inggrisnya. Setiap karakter di dalamnya memiliki aksen yang berbeda, mulai dari aksen Inggris Amerika hingga aksen Inggris Britania Raya yang dibalut dengan dialog yang hidup.

13. Yakuza Like A Dragon

Source: Steam

Kami kembali merekomendasikan game JRPG, dan kali ini game JRPG garapan Ryu Ga Gotoku Studio, yakni Yakuza: Like A Dragon. Game ini adalah langkah nekat dari studio di bawah naungan SEGA tersebut. Bagaimana tidak, game Yakuza atau Ryu Ga Gotoku sebelumnya dikenal sebagai game action brawler atau beat ‘em up. Di seri ini, Ryu Ga Gotoku studio beralih ke battle mechanics turn based RPG seperti Dragon Quest dan Final Fantasy klasik.

Source: Steam

Selain itu, protagonis di game ini bukan lagi Kazuma Kiryu, melainkan Ichiban Kasuga yang memiliki karakter yang berbeda 180°. Langkah yang berbeda drastis ini ternyata membuahkan hasil. Yakuza: Like A Dragon sukses di pasaran. 

Alasan kami menyarankan kalian memainkan game ini adalah cerita yang dibangun begitu dramatis dan penuh intrik layaknya film seri. Selain itu, banyak plot twist di dalam game satu ini yang membuat ceritanya menarik. 

14. The Witcher 3: Wild Hunt

Source: SteamDB

Game RPG yang sangat kami rekomendasikan untuk kalian yang suka dengan eksplorasi dan map yang luas adalah The Witcher 3: Wild Hunt. Game ini sangat populer dan hingga sekarang masih playable berkat kontennya yang melimpah dan opsi alur yang bisa kita pilih. Di game ini, Geralt of Rivia sedang mencari anak adopsinya, Ciri. Yang menarik dari game ini PS4 ini, kamu akan dipertemukan dengan moralitas yang abu-abu.

Source: Steam

15. Resident Evil 2 Remake 

Source: Steam

Selain Final Fantasy VII Remake, judul besar yang mendefinisikan game daur ulang di era akhir 2010-an menuju 2020-an adalah Resident Evil 2 Remake. Game ini berhasil menerjemahkan kembali sekuel Resident Evil dengan gameplay dan visual zaman sekarang. Leon dan Claire terlihat sangat definitif dan realistis. Sudut pandang juga diubah seperti Resident Evil 4. Alur cerita juga dibuat tidak jauh dengan aslinya, sehingga kamu bisa bernostalgia sekaligus melihat versi yang lebih realistis. 

Source: Steam

16. Resident Evil 4 Remake

Source: PlayStation Universe

Capcom tak kapok setelah merilis Resident Evil 2 dan 3 Remake. Tentu saja tersebut karena kedua versi remake Resident Evil tersebut sukses secara komersial, meski Resident Evil 3 Remake tidak sebaik remake entri keduanya. Pada tahun 2023, Capcom merilis Resident Evil 4 Remake bersamaan dengan versi PS5-nya. Remake entri keempatnya ini ternyata menorehkan kesuksesan tak hanya dari segi penjualan, melainkan juga kritik. Versi remake Resident Evil Remake ini hadir dengan beberapa perubahan dan peningkatan dari segi combat dan juga pergerakan. Di sini Leon bisa bergerak sekaligus membidik dan melakukan gerakan ala game stealth.

Source: Steam

17. Metal Gear Solid V: The Phantom Pain

Source: Steam

Seri Metal Gear Solid adalah salah satu seri yang sangat ditunggu oleh para penggemarnya. Sayangnya, game ini sudah tidak lagi dilanjutkan akibat perpisahan sang kreator, Hideo Kojima, dan perusahaan yang telah bertahun-tahun bekerja sama dengannya. Dan, Metal Gear Solid V: Phantom Pain adalah seri penutup (yang sebenarnya) dari seri Metal Gear sekaligus Metal Gear Solid. Di game ini, kita akan berperan sebagai Big Boss atau yang dikenal dengan Venom Snake yang berada di tahun 1984, di mana adanya Perang Dingin antara Soviet dengan Amerika Serikat. Untungnya saja, seri yang mengakhiri babak Metal Gear Solid ini mampu menyajikan sebuah karya yang sangat layak diapresiasi berkat gameplay dan cerita yang sangat apik.

Source: Steam

18. Death Stranding

Source: Steam

Selesainya seri Metal Gear Solid bukanlah akhir dari karier Hideo Kojima. Sebagai aktualisasi ide barunya, Kojima memamerkan sebuah game yang sangat jauh berbeda dari Metal Gear Solid, yakni Death Stranding. Di game ini, kita tidak lagi berperan sebagai tentara bayaran yang menyelundup ke markas musuh. Di Death Stranding kita akan berperan sebagai kurir. Bahkan ada yang menyebut game ini sebagai simulasi kurir berjalan. 

Source: Steam

Namun, game yang mengangkat kisah Sam Porter Bridges ini memiliki konsep yang lebih menarik daripada itu. Kita harus memperhatikan kargo yang kita bawa sekaligus menghadapi berbagai musuh mulai dari MULEs (mantan kurir yang terobsesi untuk mencuri kargo) dan kelompok ekstrimis bersenjata.

19. Ys VIII: Lacrimosa of DANA

Source: Wallpaper Abyss

Meski tidak sebesar seri Final Fantasy, Tales, dan Dragon Quest, franchise Ys adalah salah satu yang perlu disimak untuk penggemar game JRPG. Salah satu serinya adalah Ys VIII: Lacrimosa of DANA. Game ini cukup underrated, tetapi memiliki cerita dan gameplay yang seru untuk dimainkan. 

Source: Steam

Bisa dibilang Ys VIII: Lacrimosa of DANA adalah hidden gem di PS4. Alih-alih hadir dengan format turn-based, JRPG satu ini memiliki mechanics yang lebih real-time. Ketika berada di mode combat, kamu akan membawa tiga karakter yang masing-masing bisa kita mainkan, melalui konsep switching characters

20. Tales of Arise

Source: Steam

Tales of Arise adalah salah satu seri Tales yang menurut kami terbaik. Tak hanya kami saja yang menganggap seri Tales yang rilis di tahun 2021 adalah seri terbaik, secara penjualan pun juga tertinggi. Yang menjadi daya tarik Tales of Arise adalah cerita yang kompleks dan sangat berbobot. Game ini mengangkat isu perbudakan dan konflik antar kelas. Sementara untuk combat-nya, Tales of Arise terasa lebih fluid, meski masih membawa aspek-aspek seri Tales tradisional.

Source: Steam

21. Dragon Ball Z Kakarot

Source: Bandai Namco

Sebagai penggemar Dragon Ball sekaligus bentuk credit kami untuk mendiang Akira Toriyama, kami harus menaruh Dragon Ball Z Kakarot sebagai game PS4 terbaik versi kami. Mengapa Dragon Ball Z Kakarot? Alasannya sangat subjektif. Kami sangat menikmati alur cerita Dragon Ball Z yang sangat tertebak di game ini. Namun, yang membuatnya menarik adalah bagaimana interpretasinya. Game ini mampu menginterpretasi perjalanan sekaligus pertarungan Son Goku dan kawan-kawannya dengan sangat baik. Selain itu, elemen RPG dan open-world juga membuat game ini semakin menarik. Ya, meskipun elemen open-world di Kakarot hanya polesan.

Source: Steam

22. Dragon Ball FighterZ

Source: Steam

Jika Kakarot lebih berfokus pada cerita dan petualangan Goku, Dragon Ball FighterZ adalah game fighting Dragon Ball sebenarnya. Meski tidak mengusung visual full 3D lagi, seri ini memiliki mechanics yang sangat mendukung esensi Dragon Ball itu sendiri, pertarungan brutal dan juga cepat. Secara visual pun game ini sangat menarik. Arc System Works, selaku developer, merancang grafis game dengan format 2.5D dari hasil penggunaan model 3D dari Unreal Engine. Dengan ini, graphics game ini tampak seperti 2D, namun sangat fluid.

Source: Steam

23. It Takes Two

Source: Steam

Ketika game multiplayer digempur oleh game dengan format MMO, sebuah studio independen asal Swedia, Hazelight, mengambil jalan berbeda. Alih-alih mengikuti arus game besar yang cenderung menganut paham MMO, mereka lebih memilih sebuah game multiplayer co-op tradisional. Alhasil, sebuah game bernama It Takes Two lahir. Cerita yang diangkat cuma emosional dan menarik. Game ini menceritakan pasangan suami dan istri yang sudah memiliki buah hati. Sayangnya, hubungan pasangan bernama Cody dan May ini berada di ambang perceraian. 

Source: Steam

Mendengar pertengkaran keduanya, hati sang anak yang bernama Rose pun hancur. Sambil menangis, Rose memegang dua boneka (satu terbuat dari tanah, satu dari kayu) yang mewakili kedua orang tuanya. Ketika air mata Rose jatuh ke boneka tersebut, keajaiban pun terjadi. Kedua orang tuanya tiba-tiba terperangkap ke dalam kedua boneka tersebut. Di sinilah awal kisah yang menentukan hubungan orang tua Rose.

24. Sekiro: Shadows Die Twice

Source: Steam

PlayStation 4 adalah konsol yang secara langsung dan tidak langsung melambungkan nama FromSoftware. Setelah seri Dark Souls mendapatkan tempat di hati gamers, perusahaan game tersebut merilis game yang memiliki tingkat kesulitan tinggi lainnya, yakni Sekiro: Shadows Die Twice. Kerap dianggap sebagai Soulslike, Sekiro: Shadows Die Twice memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Game ini membuang aspek RPG di dalamnya dan menjadi game action-adventure seutuhnya. 

Source: Steam

25. Dark Souls III

Source: Steam

Di antara seri Dark Souls lain, yang menurut kami menjadi penyempurnaan franchise ini adalah entri ketiga. Dibandingkan pendahulunya, Dark Souls III memiliki combat yang lebih cepat dan agresif. Selain itu, Dark Souls III memiliki boss battle yang paling epik menurut kami. Ditambah lagi, kualitas graphics di seri ini memiliki lonjakan yang cukup signifikan dibanding dua seri pendahulunya.

Source: Steam

26. Devil May Cry 5

Source: Steam

Banyak yang kecewa karena Devil May Cry reboot tidak merepresentasikan franchise tersebut. Hal tersebut disebabkan oleh sosok Dante yang keluar pakemnya. Ya, tidak semua eksperimen selalu berhasil. Melihat kegagalan DMC reboot, Capcom kembali mengambil alih dan mengembalikan marwah Dante yang sesungguhnya di Devil May Cry 5. Yang makin menarik, Dante tidak sendirian, melainkan ditemani oleh dua karakter lainnya, Nero dan V. 

Source: Steam

27. Bloodborne

Source: Steam Community

Satu lagi game Soulslike yang menjadi mahakarya Hideo Miyazaki, Bloodborne. Game ini digadang-gadang memiliki pengaruh kuat pada Dark Souls III, lantaran gameplay yang lebih agresif. Menurut kami, di antara game Soulslike garapan FromSoftware lainnya, Bloodborne hadir dengan suasana lebih gelap dan kelam. 

Source: Polygon

Dengan begitu banyak pilihan game PS4 yang luar biasa, kamu pasti tidak akan kehabisan hiburan. Setiap game PS4 dalam daftar ini menawarkan gameplay yang menarik dan seru. Jangan sampai kamu melewatkan salah satunya!

Mau tahu lebih banyak tentang dunia video game? Yuk, ikuti Gameformia di YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook. Dapatkan informasi terbaru tentang game PS4 favoritmu, review eksklusif, hingga konten menarik lainnya. Stay tuned dan jangan lewatkan update terbaru hanya di Gameformia!