Studio pengembang game asal Indonesia, Glaid Studio, resmi memperkenalkan proyek terbarunya bertajuk LIRO: Divine Corruption dalam ajang Motion Ime Festival (MIF) x World Cyber Games (WCG) 2025 yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Kehadiran ini menandai debut perdana Glaid Studio di panggung internasional sekaligus langkah awal mereka untuk memperkenalkan karya lokal ke audiens global.
Dalam gelaran MIF x WCG 2025, Glaid Studio membuka booth interaktif di area pameran Arcadia. Pengunjung mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung versi awal gameplay LIRO: Divine Corruption secara eksklusif. Tak hanya itu, trailer perdana game ini juga diputar untuk pertama kalinya, menampilkan atmosfer sinematik dan dunia kelam yang menjadi identitas utama game tersebut.
CEO Glaid Studio, Andryanto Lu, menyampaikan bahwa LIRO: Divine Corruption dirancang untuk menghadirkan pengalaman soulslike yang tidak hanya menantang secara mekanik, tetapi juga kuat secara emosional dan naratif. “Kami ingin menghadirkan pengalaman soulslike yang tidak hanya menantang, tapi juga emosional dan bermakna. LIRO menggabungkan intensitas gameplay khas soulslike dengan atmosfer spiritual serta filosofi yang terinspirasi dari budaya Nusantara. MIF x WCG menjadi panggung yang tepat untuk memperkenalkannya ke dunia,” ujarnya.
Partisipasi Glaid Studio dalam MIF x WCG 2025 juga menjadi langkah strategis untuk memperluas jaringan industri sekaligus memperkuat posisi pengembang game Indonesia di kancah global. Bagi penggemar yang belum sempat hadir langsung di lokasi acara, Glaid Studio turut merilis cuplikan pengalaman bermain LIRO: Divine Corruption melalui kanal YouTube resmi mereka.
Sebagai informasi, LIRO: Divine Corruption merupakan game action RPG bergaya soulslike yang berlatar dunia dark fantasy penuh misteri, kehancuran, dan penebusan. Kita akan diajak menjelajahi dunia yang telah runtuh, menghadapi berbagai entitas terkorupsi, serta mengungkap kisah di balik kehancuran peradaban yang pernah berjaya. Game ini mengusung kualitas visual sinematik berkat digarap dengan Unreal Engine5 serta sistem combat berbasis timing.


