Hideki Kamiya, melontarkan kritik keras terhadap praktik pembocoran cerita game. Ia menyebut siapa pun yang dengan sengaja menyebarkan spoiler untuk Resident Evil Requiem sebelum rilis resmi pantas “mati seribu kali”.
Pernyataan itu disampaikan Kamiya saat menanggapi imbauan dari Capcom, yang sebelumnya meminta pemain tidak menonton maupun membagikan rekaman gameplay Resident Evil Requiem yang sudah terlanjur beredar di internet. Capcom menyatakan telah menemukan adanya pembocoran sejumlah poin cerita penting di situs video dan forum daring seperti Reddit.
Mengutip unggahan ulangnya di media sosial, Kamiya mengenang pengalaman serupa saat perilisan Resident Evil 2 pada akhir 1990-an. Saat itu, menurutnya, twist di bagian akhir game sudah lebih dulu tersebar lewat sebuah majalah mingguan sebelum game resmi dirilis.
“Demi kepuasan egois, kalian menginjak-injak perasaan pemain yang menunggu dengan antusias, juga para kreator yang mencurahkan hati untuk membuatnya,” tulis Kamiya. Ia menilai tindakan membocorkan cerita bukan sekadar iseng, melainkan perbuatan tercela yang merusak kebahagiaan banyak orang. “Kalian pantas mati seribu kali. Semoga dikutuk tidak pernah bisa bermain game lagi,” lanjutnya.
Kamiya bukan nama asing di industri. Ia mengawali kariernya sebagai system planner untuk Resident Evil pertama pada 1996, lalu menyutradarai Resident Evil 2 serta terlibat dalam perancangan Resident Evil 0. Di luar seri tersebut, ia juga dikenal lewat sejumlah judul populer seperti Bayonetta, Okami, dan Viewtiful Joe.
Resident Evil Requiem sendiri dijadwalkan meluncur pada Jumat, 27 Februari. Namun, sejumlah salinan fisik dilaporkan sudah beredar di publik sejak pekan lalu, memicu kekhawatiran soal kebocoran cerita yang makin luas.
Sejak 2023, Kamiya mendirikan studio baru bernama Clovers setelah 17 tahun berkarier di PlatinumGames. Saat ini, Clovers kembali bekerja sama dengan Capcom untuk mengembangkan game terbaru dalam seri Okami.
Dalam wawancara tahun lalu, Kamiya menyebut timnya masih beroperasi dalam skala kecil. Karena itu, fokus utama mereka saat ini adalah menyelesaikan proyek Okami terbaru. Meski begitu, ia membuka kemungkinan untuk menggarap IP baru dengan penerbit lain atau kembali mengerjakan IP Capcom lainnya jika kapasitas studio sudah berkembang.
Bagi Kamiya, menjaga pengalaman bermain tetap utuh adalah bentuk penghormatan terhadap pemain dan kreator. Karena itu, ia menegaskan, menyebarkan spoiler sebelum waktunya bukan hanya soal etika, melainkan juga soal tanggung jawab terhadap ekosistem game itu sendiri.

