Studio pengembang Machine Games dilaporkan tengah mengerjakan dua proyek besar sekaligus. Selain Wolfenstein 3, studio milik Bethesda itu juga disebut sedang menyiapkan sebuah game multiplayer dengan konsep mirip Rainbow Six Siege.
Kabar ini mencuat lewat laporan terpisah dari Windows Central dan Kotaku. Dalam laporannya, Windows Central menyebut Machine Games—studio asal Swedia yang berada di bawah payung Bethesda—tengah mengembangkan game multiplayer taktis berbasis tim yang mengambil pendekatan ala Rainbow Six Siege.
Jika benar, proyek baru ini akan menandai kembalinya Machine Games ke semesta Wolfenstein setelah cukup lama absen. Game Wolfenstein terakhir yang mereka rilis adalah Youngblood pada 2019, sebuah game co-op yang kala itu menghadirkan pendekatan berbeda dari seri utamanya. Sementara itu, rilisan terbaru Machine Games adalah Indiana Jones, game yang menuai pujian kritikus dan meluncur pada penghujung 2024.
Rencana menghadirkan Wolfenstein 3 juga dinilai masuk akal dari sisi bisnis dan momentum. Pasalnya, Bethesda baru-baru ini mengonfirmasi bahwa serial live-action Wolfenstein tengah dikembangkan oleh Amazon. Proyek ini menyusul kesuksesan besar serial Fallout, yang terbukti mampu memperluas jangkauan waralaba game ke audiens yang lebih luas.
Sinyal kelanjutan cerita Wolfenstein sebenarnya sudah disampaikan sejak tahun lalu. Kepala studio Machine Games, Jerk Gustafsson, secara terbuka mengakui bahwa timnya belum menutup kisah BJ Blazkowicz. Dalam wawancaranya dengan Noclip, Gustafsson menyebut bahwa perjalanan BJ sejak game pertama memang dirancang sebagai narasi jangka panjang.
Menurutnya, Wolfenstein: The New Order berfokus pada perjalanan personal BJ dalam menghadapi kenyataan bahwa Nazi memenangkan perang. Namun, seiring berjalannya cerita, karakter tersebut mulai melihat konflik dari sudut pandang yang lebih luas, di mana bukan sekadar perlawanan bersenjata, tetapi juga relasi antarmanusia.
Perkembangan itu semakin terasa dalam Wolfenstein II: The New Colossus. Di sana, cerita bergeser ke dinamika kelompok perlawanan yang lebih besar, menghadirkan rasa kebersamaan layaknya keluarga, sekaligus menyiapkan fase baru dalam kehidupan pribadi BJ.
Gustafsson menegaskan bahwa sejak awal Machine Games memang memandang Wolfenstein sebagai sebuah trilogy. Bahkan, sejak tahap perencanaan The New Order, tim pengembang sudah memiliki gambaran tentang arah cerita BJ hingga game ketiga.
“Setidaknya saya berharap kami belum selesai dengan Wolfenstein,” ujar Gustafsson kala itu. “Masih ada cerita yang ingin kami sampaikan.”
Hingga kini, baik Bethesda maupun Machine Games belum memberikan konfirmasi resmi terkait Wolfenstein 3 maupun proyek game multiplayer bergaya Rainbow Six Siege tersebut. Namun, jika laporan ini akurat, para penggemar tampaknya hanya tinggal menunggu waktu sebelum BJ Blazkowicz kembali mengangkat senjata.

