Mantan desainer Uncharted News

Mantan Desainer Uncharted Minta Naughty Dog Berhenti Membuat Remake dan Remaster

Share:

Benson Russell, mantan desainer Uncharted, mempertanyakan keputusan Naughty Dog yang terus mengembangkan ulang game-game lamanya. Menurut Russell, tidak ada banyak alasan untuk membuat remake terhadap game yang masih dapat dimainkan dengan mudah di konsol modern.

Pernyataan tersebut disampaikan Russell dalam wawancara dengan FRVR yang kemudian dikutip VGC. Ia menilai Naughty Dog seharusnya menggunakan sumber daya mereka untuk menghadirkan game baru, bukan terus kembali ke katalog lama.

Uncharted sebagai sebuah game masih relevan sampai sekarang. Sudah ada versi yang bisa dimainkan di konsol modern untuk mendapatkan pengalaman tersebut. Jadi, apa gunanya melakukan remaster atau remake?

Komentar Russell muncul ketika Naughty Dog sedang berada dalam periode produksi yang relatif panjang. Studio yang berbasis di Santa Monica, Amerika Serikat, itu belum memiliki game besar baru setelah The Last of Us Part II dirilis pada 2020.

Proyek terbaru mereka, Intergalactic: The Heretic Prophet, diperkenalkan pada akhir 2024. Namun, hingga kini game tersebut belum memiliki tanggal rilis pasti dan diperkirakan baru meluncur paling cepat pada 2027.

Artinya, apabila perkiraan tersebut tepat, Naughty Dog berpotensi memiliki jeda sekitar tujuh tahun atau lebih antara dua game besar yang mereka kembangkan sendiri.

Situasi itu menjadi semakin menarik karena Naughty Dog tetap merilis sejumlah proyek yang berasal dari game sebelumnya selama periode tersebut.

The Last of Us misalnya, kembali hadir melalui The Last of Us Part I pada 2022. Game tersebut dibangun ulang untuk PlayStation 5 dengan peningkatan visual, teknologi, dan sejumlah aspek teknis.

The last of Us Part I digarap dari ulang untuk PlayStation 5

Setahun kemudian, Naughty Dog juga merilis The Last of Us Part II Remastered. Padahal, versi original game tersebut baru dirilis pada 2020 dan sebelumnya sudah dapat dimainkan di PlayStation 5 melalui kompatibilitas dengan versi PlayStation 4.

Seri Uncharted mengalami hal serupa. Trilogi awal seri tersebut telah mendapatkan remaster melalui Uncharted: The Nathan Drake Collection. Kemudian, Uncharted 4: A Thief’s End dan Uncharted: The Lost Legacy kembali dirilis dalam bentuk Uncharted: Legacy of Thieves Collection pada 2022.

Bagi Russell, persoalannya bukan sekadar apakah sebuah game lama membutuhkan peningkatan teknologi. Ia juga mempertanyakan konsekuensi kreatif apabila Naughty Dog benar-benar membuat ulang Uncharted.

Menurutnya, perubahan besar pada cerita dan adegan dapat membuat sebuah remake kehilangan karakter yang membuat game originalnya disukai.

Saya tidak melihat gunanya membuat ulang game tersebut. Kalian harus menulis ulang seluruh ceritanya agar menjadi lebih baik. Itu berarti kalian akan mengubah semangatnya, adegan-adegannya, dan apa yang sebenarnya ingin disampaikan game pertama.

Russell juga menyoroti set piece yang menjadi bagian penting dari pengalaman bermain Uncharted. Jika cerita dirombak, Naughty Dog harus menentukan apakah berbagai adegan ikonis tersebut tetap dipertahankan atau ikut diubah.

Kalian harus menambahkan adegan baru atau menghilangkan bagian tertentu, termasuk banyak set piece penting. Apakah semuanya akan dipertahankan?

Bukan Hanya Uncharted

Pandangan Russell ternyata tidak hanya berlaku untuk Uncharted. Ia mengaku memiliki pemikiran yang sama ketika melihat keputusan Naughty Dog mengembangkan kembali The Last of Us.

Menurutnya, studio tersebut dapat mengambil elemen terbaik dari game-game lamanya tanpa harus mengulang pengalaman yang sama. Elemen tersebut justru bisa dijadikan fondasi untuk membuat seri atau game baru.

Ambil saja semangat dari game-game tersebut dan buat game baru.

Pendapat Russell sekaligus memperlihatkan dilema yang dihadapi studio besar dalam industri game. Remake dan remaster menawarkan risiko bisnis yang relatif lebih rendah karena judul yang digunakan sudah memiliki nama dan basis penggemar.

Namun, strategi tersebut juga dapat membuat katalog lama semakin mendominasi produksi sebuah studio, terutama ketika pengembangan game baru membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Dalam kasus Naughty Dog, perdebatan itu menjadi lebih relevan karena studio tersebut sedang mengerjakan Intergalactic: The Heretic Prophet, proyek baru yang membawa mereka keluar dari dunia The Last of Us dan Uncharted.

Jika tidak ada perubahan jadwal, game tersebut akan menjadi proyek baru Naughty Dog setelah periode produksi panjang yang didominasi oleh pengembangan dan perilisan ulang karya-karya sebelumnya.