Mantan petinggi BioWare, Casey Hudson, kembali ke industri game dengan membentuk studio baru berbasis di Kanada bernama Arcanaut Studios. Studio ini langsung mencuri perhatian karena tengah menggarap proyek besar bertajuk Star Wars: Fate of the Old Republic, sebuah judul yang membawa kembali semangat era Knights of the Old Republic (KOTOR).
Hudson bukan nama asing bagi penggemar Star Wars maupun RPG. Ia pernah menjadi sutradara Knights of the Old Republic di BioWare, game yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu adaptasi Star Wars terbaik dalam bentuk game. Arcanaut Studios sendiri resmi didirikan pada Juli 2025, dengan Hudson memimpin bersama sejumlah nama berpengalaman, yakni Chris Bain sebagai CFO, Cordy Rierson sebagai COO, dan Ryan Hoyle sebagai CTO.

Dalam pengumuman Fate of the Old Republic di ajang The Game Awards pekan lalu, Hudson mengenang ambisi besar di balik pengembangan KOTOR. Menurutnya, game tersebut lahir dari keinginan untuk menciptakan pengalaman Star Wars yang benar-benar utuh, sebuah petualangan impian para penggemar. Ia menegaskan bahwa semangat itu masih ia bawa hingga sekarang, meski sudah terpaut sekitar 25 tahun sejak awal pengembangan KOTOR.
Hudson menyebut Fate of the Old Republic sebagai peluang untuk merumuskan kembali pengalaman Star Wars yang “definitif” dalam konteks masa kini. Game ini diklaim akan memanfaatkan teknologi serta desain game terkini, sekaligus menghadirkan cerita baru yang dirancang khusus untuk menonjolkan fondasi yang dulu ada di KOTOR.
Perjalanan karier Hudson sendiri terbilang panjang. Ia menghabiskan 16 tahun di BioWare, sempat meninggalkan perusahaan pada 2014, lalu kembali pada 2017. Pada 2021, Hudson kembali angkat kaki bersama produser eksekutif Dragon Age, Mark Darrah, untuk mendirikan Humanoid Origin. Namun, studio tersebut harus menutup operasinya pada periode yang sama tahun lalu, sekaligus menghentikan pengembangan game fiksi ilmiah mereka yang belum sempat diumumkan secara resmi dan akhirnya tak pernah dirilis.


