Chris Stockman, sosok di balik lahirnya seri Saints Row, akhirnya buka-bukaan soal bagaimana game tersebut dibangun di tengah dominasi Grand Theft Auto (GTA). Dalam wawancaranya dengan FRVR, Stockman mengakui bahwa ia dan tim “mengambil desain GTA secara wholesale”, secara mentah, langsung, dan tanpa banyak perubahan di awal. Namun, ia menegaskan bahwa Saints Row tetap memiliki identitas berbeda yang membuatnya tidak sekadar menjadi bayangan GTA.
Stockman menyebut waktu rilis Saints Row menjadi faktor krusial. Game ini hadir lebih dulu di Xbox 360, sementara GTA 4 baru meluncur hampir dua tahun kemudian. “Timing itu kunci. Kalau GTA 4 sudah keluar lebih dulu, jawabannya jelas, yakni Saints Row tidak akan sukses seperti kemarin,” ujarnya. Menurutnya, pada masa awal Xbox 360, pemain memang belum punya banyak pilihan game open-world, sehingga Saints Row muncul di momen yang tepat ketika pasar sedang haus konten serupa.

Ia menjelaskan bahwa kesuksesan tersebut sangat bergantung pada konteks pasar saat itu. Xbox 360 baru mulai populer, namun katalog game-nya masih terbatas. “Nggak ada kompetisi sebenarnya. Kalau semua orang sudah main GTA 4, kebutuhan mereka akan game dengan gaya serupa pasti berkurang,” kata Stockman.
Meski begitu, ia tidak menampik betapa dekatnya inspirasi Saints Row dari GTA. “Desainnya? Bro, itu saya ambil mentah-mentah. Ada rasa familiar yang bikin pemain mikir: ‘Ini GTA bukan, sih? Nggak, tapi kok berasa mirip.’ Dan itu memang kami rancang dengan sengaja,” ucapnya jujur. Ia kemudian menambahkan bahwa Saints Row tetap punya sejumlah elemen yang membedakannya, seperti sistem kustomisasi karakter yang lebih bebas dan siklus siang-malam yang lebih dinamis.
Stockman juga mengungkap bahwa kesuksesan Saints Row tidak hanya datang dari momen yang tepat, tetapi juga dari keberuntungan tidak berbenturan dengan judul besar lainnya. Game tersebut rilis pada Agustus, jauh sebelum puncak rilis akhir tahun. “Syukurlah itu bukan game launch title. Tidak harus bersaing dengan Oblivion, dan juga tidak harus berhadapan langsung dengan Gears of War yang keluar tiga bulan kemudian,” katanya.
Dengan pengakuan terbuka ini, Stockman menegaskan bahwa Saints Row memang lahir dari cetakan yang sama dengan GTA. Namun menurutnya, keberhasilan sebuah game tidak hanya ditentukan oleh orisinalitas, tetapi juga momentum, strategi, dan kedekatan dengan kebutuhan pemain pada saat itu.

