Aksi mogok yang dilakukan sejumlah karyawan Quantic Dream memunculkan kekhawatiran baru terhadap pengembangan Star Wars Eclipse. Para pengembang menilai game tersebut berisiko tidak dapat diselesaikan apabila perusahaan tetap melanjutkan rencana pemutusan hubungan kerja terhadap 115 karyawan.
Situasi ini mencuat setelah Quantic Dream mengumumkan penghentian pengembangan Spellcasters Chronicles, game MOBA dengan elemen pertarungan udara yang baru memasuki fase early access pada Februari lalu. Penutupan proyek tersebut diikuti rencana restrukturisasi internal perusahaan.
Meski manajemen sebelumnya menegaskan bahwa pengembangan Star Wars Eclipse tidak akan terdampak, para karyawan yang melakukan aksi mogok justru menyampaikan pandangan berbeda. Menurut mereka, tim pengembang saat ini masih sangat bergantung pada tenaga kerja yang terdampak restrukturisasi.
Laporan GameKult menyebut para pekerja turun ke garis piket untuk memberikan tekanan kepada manajemen agar mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. Mereka menilai 115 karyawan yang saat ini tidak lagi aktif merupakan bagian penting dalam proses produksi Star Wars Eclipse.
Ini sama sekali bukan tindakan sabotase. Sebaliknya, kami sedang berusaha menyelamatkan Star Wars Eclipse. Dengan tambahan 115 orang, proyek ini bisa diselesaikan dan itu bukan berarti tim menjadi terlalu besar. Memang itulah jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan.
Seorang pengembang mengatakan bahwa kekurangan tenaga kerja bukan hanya terjadi di Quantic Dream, melainkan juga menjadi persoalan yang cukup umum di industri game. Ia menilai banyak perusahaan mengandalkan semangat para pekerja untuk menjalani crunch demi memastikan proyek tetap selesai tepat waktu.
Kami kekurangan staf, seperti banyak perusahaan lain di industri ini. Para petinggi tahu bahwa passion para pengembang akan membuat mereka tetap bekerja lembur dan pada akhirnya game akan dirilis. Namun, industri tidak bisa terus berjalan dengan cara seperti itu.
Kekhawatiran yang lebih besar muncul dari kondisi produksi yang disebut telah kehilangan waktu selama satu bulan. Para pekerja menilai masa tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan untuk melatih staf baru dan memperkenalkan berbagai perangkat pengembangan yang digunakan dalam proyek Star Wars Eclipse.
Dalam kondisi saat ini, game ini secara harfiah tidak dapat diselesaikan jika rencana PHK tetap dijalankan. Kami sangat membutuhkan 115 orang yang sudah tidak aktif selama hampir satu bulan. Itu berarti satu bulan produksi yang hilang.
Aksi mogok tersebut juga bertepatan dengan kunjungan resmi Lucasfilm Games ke studio. Para pengembang berharap momen tersebut dapat menjadi peringatan bagi manajemen untuk melihat langsung kondisi para pekerja yang masih ingin terlibat dalam pengembangan game tersebut.
Star Wars Eclipse pertama kali diumumkan pada 2021 dan menjadi salah satu proyek terbesar Quantic Dream setelah kesuksesan Detroit: Become Human. Hingga kini, game yang mengambil latar era High Republic tersebut masih belum memiliki jadwal rilis resmi.
Jika kondisi internal studio tidak segera membaik, mampukah Quantic Dream mempertahankan ambisi besarnya dan membawa Star Wars Eclipse hingga benar-benar dirilis?

