Hideo Kojima memastikan proyek game terbarunya, Physint, masih berada di tahap awal pengembangan. Desainer legendaris di balik seri Metal Gear itu mengaku saat ini mengerjakan konsep game tersebut seorang diri.
Physint pertama kali diumumkan pada Januari 2024 sebagai game aksi spionase generasi baru yang akan dirilis untuk PlayStation. Saat itu, Kojima Productions menyebut pengembangan penuh baru akan dimulai setelah perilisan Death Stranding 2. Kini, setelah sekuel tersebut resmi dirilis, perhatian beralih pada langkah Kojima selanjutnya.
Namun, Kojima mengaku masih menyisihkan waktu untuk Death Stranding 2. Dalam wawancara dengan Indiewire, ia menjelaskan masih memantau data pemain dari berbagai negara, termasuk senjata yang digunakan dan jalur yang ditempuh. Temuan tersebut menjadi dasar untuk memutuskan perbaikan yang dibutuhkan. “Saya juga masih sibuk dengan wawancara dan promosi, jadi sebenarnya saya belum merasa selesai dengan Death Stranding 2,” ujarnya.
Di luar Physint, Kojima juga terlibat dalam OD, proyek horor hasil kolaborasi dengan Xbox yang diumumkan pada Desember 2023. “Saya mulai bekerja dengan tim di OD karena itu proyek baru. Sementara Physint masih di tahap konsep, jadi saya kerjakan sendiri,” katanya. Pada Mei lalu, ia pernah memperkirakan pengembangan Physint akan memakan waktu lima hingga enam tahun.
Bagi Kojima, Physint memiliki nilai emosional tersendiri. Ia menyebut game ini sebagai “puncak dari seluruh karya” dengan ambisi menembus batas antara film dan video game. Ide tersebut muncul ketika ia sedang sakit dan menjalani operasi, yang membuatnya mempertimbangkan ulang prioritas hidup dan memenuhi permintaan penggemar yang sudah lama menunggu proyek seperti ini.
Sementara itu, Death Stranding 2 mendapatkan sambutan positif sejak peluncuran awal tahun ini. Eurogamer menyebutnya sebagai versi yang lebih dinamis, riuh, dan emosional dari simulasi pendakian yang unik itu. Selain kemungkinan port ke platform lain, adaptasi anime Death Stranding juga sedang digarap, menandakan seri ini belum berakhir.