Grand Theft Auto VI (GTA 6) diproyeksikan meraup pendapatan global sebesar US$3,3 miliar hingga US$5,2 miliar pada pekan peluncurannya. Estimasi Newzoo ini didasarkan pada data prapemesanan (pre-order) digital yang menunjukkan tingginya antusiasme pemain terhadap game besutan Rockstar Games tersebut.
Menurut data Newzoo Game Performance Monitor, GTA 6 mencatat pengeluaran digital sekitar US$180 juta di Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Italia, Jerman, dan Spanyol pada pekan terakhir Juni 2026. Dengan memperhitungkan distribusi pemain konsol GTA 5, angka tersebut diperkirakan setara dengan US$260 juta secara global.

Newzoo menilai GTA 6 memiliki pola penjualan yang menyerupai sekuel populer dengan basis penggemar loyal. Jika mengikuti pola tersebut, game ini berpotensi menghasilkan US$4,5 miliar hingga akhir pekan peluncuran, setara dengan sekitar 51 juta kopi berdasarkan asumsi harga rata-rata US$88 per unit.
Meski begitu, hasil akhirnya bergantung pada pola penjualan yang terbentuk. Antusiasme penggemar yang tinggi dapat mendorong pembelian lebih besar sejak awal, sementara tidak adanya siklus perilisan tahunan seperti EA Sports FC bisa membuat penjualan berkembang secara berbeda.
Dalam skenario yang lebih konservatif, Newzoo memperkirakan pendapatan GTA 6 mencapai US$3,3 miliar, atau sekitar 37 juta kopi. Sementara itu, proyeksi paling optimistis dari perusahaan investasi Konvoy menyebut game ini berpotensi meraup US$7,6 miliar dalam 60 hari pertamanya.
Newzoo juga membantah klaim di media sosial yang menyebut GTA 6 telah menghasilkan US$1 miliar dari prapemesanan jauh sebelum peluncuran. Berdasarkan data yang tersedia, angka tersebut tidak sesuai dengan pola penjualan prapemesanan yang diamati. Kendati demikian, proyeksi yang ada menunjukkan bahwa GTA 6 berpeluang mencatat salah satu pembukaan penjualan terbesar dalam sejarah industri game.

