Kreator Rayman, Michel Ancel, mengungkapkan bahwa versi baru dari game Rayman pertama tengah direncanakan. Ancel menyebut proyek tersebut bukan remake penuh, melainkan “semacam remake” yang akan membawa peningkatan visual dan sejumlah penyesuaian gameplay agar lebih ramah bagi pemain modern.
Pernyataan itu disampaikan Ancel dalam wawancara dengan edisi terbaru majalah Retro Gamer, yang kemudian disorot oleh pengguna X dengan akun @raymanmerch. Dalam wawancara tersebut, Ancel menengok kembali sejarah Rayman sekaligus menilai relevansi game pertamanya hingga hari ini.
Menurut Ancel, Rayman versi original masih tergolong menyenangkan dan kaya konten. Namun, ia mengakui ritme permainan terasa lebih lambat dibandingkan standar game masa kini, salah satunya karena ukuran karakter yang cukup besar di layar. Selain itu, game tersebut mengandalkan kontrol yang sangat presisi hingga tingkat piksel, yang membuat tingkat kesulitannya tidak selalu ramah bagi semua pemain.
Meski begitu, Ancel menilai keterbatasan teknis pada era pengembangannya justru menjadi kekuatan tersendiri. “Batasan di masa lalu masih membuat game ini terasa orisinal hingga sekarang,” ujarnya.
Terkait rencana versi anyar, Ancel mengatakan game tersebut akan hadir dalam resolusi HD. Ubisoft, menurutnya, juga berencana menambahkan beberapa checkpoint tambahan dan penyesuaian kecil lain agar pengalaman bermain tidak terlalu membuat frustrasi, terutama bagi pemain yang tidak terbiasa dengan tingkat kesulitan tinggi.
Ia menilai langkah tersebut sebagai keputusan yang tepat. Ancel menyebut aspek tingkat kesulitan sebagai satu-satunya hal yang berpotensi menjadi penghalang bagi pemain kasual, sementara secara keseluruhan Rayman masih layak disebut sebagai game yang solid.
Michel Ancel sendiri sempat mengumumkan pengunduran dirinya dari industri game pada 2020. Namun, pada 2024 lalu, Ubisoft mengonfirmasi bahwa proyek Rayman baru tengah dikembangkan dalam tahap awal, dengan Ancel terlibat sebagai konsultan.
Selain itu, Ubisoft Milan juga mengumumkan tengah merekrut staf untuk menggarap sebuah judul AAA yang mereka sebut sebagai proyek prestisius bagi merek Rayman.
Meski belum ada pengumuman resmi mengenai judul Rayman terbaru, sinyal keberlanjutan seri ini kembali menguat setelah munculnya daftar bertajuk Rayman 30th Anniversary Edition di situs Australian Classification pada bulan lalu.
Menariknya, Atari tercantum sebagai pengembang sekaligus penerbit dalam daftar tersebut. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa game tersebut bisa berupa paket retro, serupa dengan Mortal Kombat: Legacy Kollection garapan Digital Eclipse, atau sebuah proyek remaster yang dikembangkan oleh Nightdive Studios.


