Microsoft tengah menyiapkan kejutan untuk merayakan 25 tahun seri Halo yang akan jatuh tahun depan. Salah satu proyek yang ramai dibicarakan adalah remake dari Halo: Combat Evolved, game pertama dalam seri tersebut yang juga menjadi tonggak sejarah penting bagi konsol Xbox.
Namun, laporan terbaru menyebut bahwa versi remake ini hanya akan menyertakan mode campaign, tanpa menyertakan elemen multiplayer yang selama ini menjadi bagian integral dari identitas Halo. Informasi ini pertama kali diungkap oleh Rebs Gaming, seorang leaker yang cukup dikenal dalam komunitas Halo. Ia menyebut proyek ini sudah mulai dikembangkan sejak 2023.
Keputusan ini cukup mengejutkan. Mode multiplayer adalah salah satu aspek yang membuat Halo populer sejak awal peluncurannya di era awal 2000-an. Peta ikonis seperti Blood Gulch, yang memulai debutnya di Combat Evolved, sebagai salah satu arena paling berkesan.
Langkah Xbox ini juga menjadi kontras jika dibandingkan dengan pendekatan mereka terhadap proyek remaster Gears of War yang akan datang, yang tetap menyertakan mode campaign dan multiplayer secara bersamaan.
Namun, absennya multiplayer dalam remake ini kemungkinan bukan tanpa alasan. Laporan yang sama menyebut bahwa Xbox saat ini juga tengah mengembangkan proyek multiplayer terpisah dalam semesta Halo bersama Certain Affinity, studio yang dikenal sebagai mitra lama dalam pengembangan konten pendukung Halo. Ini mengisyaratkan adanya strategi pemisahan pengalaman campaign dan multiplayer ke dalam dua rilisan berbeda.
Bagi penggemar yang ingin kembali merasakan multiplayer klasik Halo, Halo: The Master Chief Collection masih tersedia di berbagai platform Xbox dan PC. Sementara itu, 343 Industries telah mengisyaratkan bahwa akan ada pengumuman resmi terkait masa depan seri ini pada Oktober mendatang.
Remake Halo: Combat Evolved, meskipun hanya akan berisi mode campaign, tetap menjadi proyek yang dinanti, khususnya oleh para pemain lama yang ingin mengulang pengalaman ikonik dengan tampilan dan teknologi modern.

