Kabar mengenai nasib Star Wars: Knights of the Old Republic (KOTOR) Remake kembali mencuat setelah Chief Business Officer (CBO) Sabre Interactive, Steve Allison, memberi sinyal bahwa proyek tersebut masih terus dikerjakan. Ia bahkan menyebut 2028 sebagai periode yang diperkirakan akan menjadi tahun sibuk bagi studio itu, sehingga memunculkan dugaan bahwa remake game RPG legendaris tersebut juga dibidik meluncur pada tahun yang sama.
Pernyataan Allison disampaikan saat menjawab sejumlah pertanyaan dari komunitas daring. Salah satu tanggapannya sempat diunggah ke subreddit Warhammer 40,000: Space Marine 2. Meski unggahan itu kemudian dihapus, PC Gamer telah mendokumentasikan isinya dan mengonfirmasi keasliannya langsung kepada Sabre Interactive.
Dalam tanggapannya, Allison membantah anggapan bahwa promosi dirinya sebagai CBO bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan lewat strategi monetisasi agresif. Ia menjelaskan bahwa fokus utamanya adalah mempersiapkan Sabre Interactive menghadapi jadwal peluncuran sejumlah proyek besar dalam beberapa tahun ke depan.
Itu mencakup Space Marine, John Wick, semoga KOTOR Remake, dan beberapa judul lain yang belum diumumkan.
Allison juga menegaskan bahwa Sabre Interactive memang tidak menutup kemungkinan menghadirkan DLC berbayar pada beberapa game. Namun, ia memastikan perusahaan tidak menjadikan microtransaction (MTX) sebagai pendekatan utama dalam mengembangkan produknya.
Kami tidak pernah mengejar MTX, dan itu bukan cara kami membuat produk.
Bagi para penggemar KOTOR, pernyataan tersebut memang belum bisa dianggap sebagai pengumuman resmi. Namun, dibandingkan kabar-kabar sebelumnya yang hanya sebatas memastikan proyek ini belum dibatalkan, pernyataan Allison dinilai memberi gambaran yang sedikit lebih jelas mengenai arah pengembangannya.
Proyek remake Star Wars: Knights of the Old Republic sendiri telah melewati perjalanan yang tidak mudah. Embracer Group pertama kali mengumumkan kerja sama dengan Aspyr untuk mengembangkan game tersebut pada Mei 2022. Namun, hanya beberapa bulan berselang, proyek itu dilaporkan mengalami penundaan tanpa batas waktu setelah terjadi pemutusan hubungan kerja di internal Aspyr.
Pada Agustus 2022, Embracer kemudian memindahkan pengembangan KOTOR Remake ke Sabre Interactive. Keputusan tersebut menjadi titik balik sekaligus menandai dimulainya fase baru dalam proses pengembangan game itu.
Setelah pergantian studio, kabar mengenai KOTOR Remake justru semakin minim. Materi promosi game sempat menghilang dari berbagai kanal digital, yang menurut Sony disebabkan oleh persoalan lisensi musik. Sementara itu, CEO Embracer, Lars Wingefors, pada 2023 memilih tidak memberikan komentar mengenai perkembangan proyek tersebut.
Apa pun yang saya katakan soal ini akan langsung jadi judul berita.
Sejak saat itu, informasi yang muncul hanya sebatas penegasan bahwa proyek masih berlanjut tanpa adanya pembaruan signifikan mengenai jadwal rilis maupun progres pengembangannya.
Kini, pernyataan Steve Allison kembali memunculkan harapan bahwa remake salah satu game Star Wars paling ikonik itu akhirnya mulai menunjukkan arah yang lebih jelas. Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai tanggal peluncuran, sinyal yang diberikan Sabre Interactive setidaknya menjadi kabar positif bagi para penggemar yang telah menunggu selama bertahun-tahun.
Lantas, apakah 2028 benar-benar akan menjadi tahun kebangkitan Star Wars: KOTOR Remake, atau justru penggemar masih harus bersabar lebih lama lagi? Bagikan pendapatmu di kolom komentar.

