Remake The Legend of Zelda Ocarina of Time News

Tampilan Baru The Legend of Zelda: Ocarina of Time Tuai Respons Beragam

Share:

Nintendo akhirnya memperlihatkan gameplay The Legend of Zelda: Ocarina of Time versi remake. Penampilan perdana tersebut langsung menjadi perhatian penggemar di berbagai belahan dunia, terutama karena game ini membawa perubahan visual yang cukup signifikan dibandingkan versi originalnya.

Alih-alih mempertahankan tampilan klasik, versi remake hadir dengan pendekatan visual yang lebih modern. Nintendo tampaknya mencoba mempertahankan ciri khas Ocarina of Time sekaligus memanfaatkan teknologi yang tersedia saat ini.

Hasilnya cukup menarik. Dunia Hyrule kini terlihat lebih detail, mulai dari lingkungan hingga wajah para karakternya. Link menjadi salah satu karakter yang paling banyak dibicarakan karena desain barunya terlihat cukup berbeda dari versi yang selama ini dikenal pemain.

Nintendo's remakes look like what the original artists wanted to make, but couldn't because of the limitations of the era.Personally, I like it. It feels like playing with the promo art from strategy guides and magazine spreads. But it also means these new remakes look anachronistic in 2026.

Chris Plante (@plante.bsky.social) 2026-09-08T15:02:07.476Z

Meski begitu, respons terhadap tampilan baru tersebut tidak sepenuhnya positif. Sejumlah penggemar menyambut pengumuman ini dengan antusias dan mengaku senang melihat salah satu game Zelda paling ikonik mendapatkan sentuhan visual modern.

Di media sosial, sebagian penggemar bahkan langsung menunjukkan kegembiraan mereka setelah melihat gameplay tersebut. Bagi mereka, perubahan visual yang ditawarkan masih mampu mempertahankan identitas Ocarina of Time meski tampil lebih modern.

Di sisi lain, tidak sedikit pemain yang justru mempertanyakan arah visual remake tersebut. Beberapa bahkan menganggap tampilannya mengingatkan mereka pada berbagai mock-up atau lelucon internet yang menggambarkan game Nintendo seolah-olah dibuat menggunakan Unreal Engine.

Salah satu komentar yang muncul bahkan berbunyi:

Anjir, ini Zelda pakai Unreal Engine.

Perbandingan serupa juga muncul dengan Focus M, sebuah lelucon yang membayangkan seperti apa Mario jika dikembangkan menggunakan standar desain game AAA modern.

Menariknya, kritik terhadap visual remake ini lebih banyak diarahkan kepada desain Link. Sementara itu, karakter lain seperti Zelda dan sejumlah NPC yang ditemui pemain di dunia game justru mendapatkan tanggapan yang relatif lebih positif.

Dengan respons yang cukup beragam tersebut, tampaknya Nintendo masih memiliki pekerjaan rumah untuk meyakinkan sebagian penggemar lama mengenai pendekatan visual yang dipilih untuk remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time.