Director Resident Evil Requiem, Koshi Nakanishi, mengonfirmasi bahwa tingkat horor game ini akan berada di bawah Resident Evil 7. Entri ketujuh yang dikenal dengan pendekatan yang secara ekstrem intens dan mencekam rupanya tidak bisa dinikmati semua pemain. Karena itu, Capcom memilih menyesuaikan kadar horor agar game ini dapat diakses oleh audiens yang lebih luas.
Dalam wawancaranya dengan PlayStation Japan, Nakanishi menjelaskan bahwa keputusan tersebut berangkat dari pengalaman pengembangan sebelumnya. Ia menyebut bahwa sebagian pemain kesulitan menyelesaikan Resident Evil 7 karena atmosfer horornya yang terlalu berat.
“Beberapa pemain merasa sulit menamatkan Resident Evil 7, sehingga kami menurunkan intensitas horor sedikit di Resident Evil Village,” ujar Koshi Nakanishi.
Meski demikian, Nakanishi menegaskan bahwa Resident Evil Requiem tetap akan terasa lebih menegangkan dibandingkan Village, khususnya bagi pemain yang menganggap entri kedelapan itu terlalu ringan. Horor tetap menjadi elemen penting, hanya saja tidak disajikan secara konstan.
Pendekatan tersebut juga tercermin dalam struktur gameplay. Resident Evil Requiem dirancang dengan dua protagonis berbeda, yang memungkinkan permainan berganti antara segmen penuh aksi dan momen teror yang lebih menekan.
Game ini disebut akan menghadirkan ritme yang bergantian antara ketegangan dan jeda, sehingga pengalaman bermainnya tidak terasa mencekik sepanjang waktu, seperti yang dirasakan sebagian pemain di Resident Evil 7.
Leon, sebagai karakter yang lebih berpengalaman, akan tampil dalam gameplay yang condong ke arah aksi dan adrenalin. Sebaliknya, Grace akan membawa pemain ke situasi survival horor yang lebih tradisional dan mengandalkan rasa takut.
Pola permainan semacam ini membuat Resident Evil Requiem terasa lebih dinamis, dengan ketegangan yang naik-turun, alih-alih menekan pemain tanpa henti.
Sebagai catatan tambahan, Capcom juga menghadirkan zombie dengan kecerdasan buatan yang lebih maju. Musuh-musuh ini mampu meniru dan mengulangi kebiasaan mereka saat masih manusia, sebuah detail yang diyakini dapat memperkuat nuansa horor dalam game tersebut.


