Setelah menuai sambutan positif di PC dan konsol, Sea of Stars akhirnya akan merambah pasar mobile. Indie RPG besutan Sabotage Studio ini dijadwalkan meluncur di iOS dan Android pada 7 April 2026. Untuk versi mobile, game ini dipasarkan dengan harga US$10, atau sekitar Rp168 ribu–Rp170 ribu, jauh lebih terjangkau dibandingkan banderol awalnya di PC dan konsol yang mencapai US$35—setara Rp590 ribuan, dan hingga kini masih dipatok di kisaran harga tersebut di sejumlah platform.
Kendati hadir di perangkat seluler, Sea of Stars tidak sekadar dipindahkan begitu saja. Versi mobile ini mendapatkan penyesuaian antarmuka agar sepenuhnya mendukung kontrol sentuh. Meski demikian, pemain tetap bisa menggunakan controller eksternal, sebuah opsi yang kerap menjadi nilai tambah dalam port game ke smartphone.

Khusus pengguna Android, Sabotage Studio turut menyematkan fitur tambahan. Versi ini mendukung achievement Google Play Games serta cloud save yang memungkinkan progres permainan tersinkronisasi di berbagai perangkat Android. Kehadiran fitur-fitur tersebut membuat pengalaman bermain terasa lebih praktis tanpa mengorbankan esensi gameplay-nya.

Dari sisi kualitas, Sea of Stars di mobile tetap membawa reputasi yang sudah lebih dulu dibangun. Game ini pernah menyabet penghargaan Best Indie Game di ajang The Game Awards dua tahun lalu, sebuah pencapaian yang menegaskan posisinya di tengah persaingan ketat ranah game indie.
Mengusung gaya RPG klasik, Sea of Stars kerap disejajarkan dengan Chrono Trigger, salah satu RPG ikonik era 1990-an. Perbandingan itu bukan tanpa alasan. Ceritanya disajikan dengan hangat dan penuh pesona, sistem pertarungan turn-based dirancang cukup dalam tanpa terasa rumit, sementara gaya visual serta desain karakternya tampil memanjakan mata. Meski sarat nuansa nostalgia, game ini tidak berhenti sebagai sekadar penghormatan, melainkan menawarkan pendekatan modern terhadap formula RPG klasik.
Meski begitu, versi mobile tetap datang dengan sejumlah kompromi. Mode couch co-op hingga tiga pemain yang tersedia di versi sebelumnya absen di edisi ini. Selain itu, pemain mobile juga belum dapat mengakses DLC terbaru, Throes of the Watchmaker. Konten tambahan tersebut kemungkinan akan dirilis menyusul sebagai pembaruan berbayar.


