Studio pengembang game asal Korea Selatan, Shift Up, kembali jadi sorotan. Perusahaan di balik kesuksesan Stellar Blade itu membuka tahun baru dengan cara yang cukup “wah”: membagikan bonus uang tunai dan produk Apple ke seluruh karyawannya.
Mengutip laporan Seoul Economic Daily, sekitar 300 staf Shift Up menerima paket hadiah bernilai besar. Setiap karyawan mendapatkan bonus ₩5 juta atau sekitar US$3.400—setara Rp53,4 juta—ditambah Apple AirPods Max dan Apple Watch. Jika ditotal, nilai hadiah per orang melampaui US$4.000, atau sekitar Rp62,8 juta.
Bagi Shift Up, langkah ini bukan hal baru. Studio yang bermarkas di Seoul tersebut memang dikenal rutin memberikan apresiasi besar kepada karyawannya seiring pertumbuhan bisnis. Pada Januari 2023, seluruh staf sempat menerima iPhone 14 beserta berbagai insentif tambahan. Setahun berselang, perusahaan kembali bikin heboh dengan membagikan kartu kredit prabayar berisi saldo ₩10 juta atau sekitar US$6.800—setara Rp106,8 juta—kepada setiap karyawan.

Tradisi berbagi itu berlanjut pada Januari 2025. Kala itu, Shift Up menghadiahkan PlayStation 5 Pro dan bonus tunai ₩5 juta (sekitar Rp53,4 juta) kepada seluruh staf. Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada Juni—untuk merayakan penjualan 3 juta kopi Stellar Blade—perusahaan kembali memberi kejutan dengan membagikan Nintendo Switch 2 kepada semua karyawan.
Manajemen Shift Up sebelumnya menjelaskan kepada media Korea Selatan bahwa bonus rutin ini bukan sekadar bentuk selebrasi. Tujuannya adalah menjaga motivasi sekaligus mempertahankan talenta internal, yang dianggap sebagai aset utama perusahaan.
Didirikan pada 2013 oleh Kim Hyung Tae, Shift Up kini menjelma menjadi salah satu studio game paling berpengaruh di Korea Selatan. Kim masih menjabat sebagai CEO sekaligus ketua dewan direksi. Pada musim panas 2024, Shift Up mencatatkan penawaran saham perdana (IPO) terbesar untuk perusahaan game Korea Selatan dalam tiga tahun terakhir, dengan perolehan dana ₩435 miliar won atau sekitar US$295 juta—setara Rp4,6 triliun—pada hari pertama perdagangan sahamnya. Dana IPO tersebut rencananya akan digunakan untuk mendiversifikasi portofolio game Shift Up.
Dari sisi ekspansi bisnis, perusahaan ini juga makin agresif. Pada November lalu, Shift Up mengumumkan kerja sama penerbitan dengan Tencent untuk proyek terbaru mereka berjudul Project Spirits. Game lintas platform ini direncanakan hadir di PC, konsol, dan perangkat mobile, dan akan diterbitkan oleh label global Tencent Games, Level Infinite.
Nama Level Infinite bukan sosok asing bagi Shift Up. Label tersebut sebelumnya menerbitkan Goddess of Victory: Nikke, game PC dan mobile yang dirilis pada 2022—sebelum Shift Up mencetak sukses besar lewat Stellar Blade yang diterbitkan oleh Sony.
Ke depan, Shift Up juga telah mengonfirmasi tengah menyiapkan sekuel Stellar Blade. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, game lanjutan ini ditargetkan meluncur paling lambat akhir 2027. Bahkan, laporan keuangan Mei lalu mengindikasikan bahwa sekuel Stellar Blade diproyeksikan rilis lebih dulu dibandingkan Project Spirits.


