Sony disebut tidak akan lagi membawa game single-player milik PlayStation ke PC dalam waktu dekat. Informasi ini muncul setelah pimpinan PlayStation Studios, Hermen Hulst, dilaporkan menyampaikan langsung kepada staf internal bahwa game naratif single-player akan tetap menjadi eksklusif konsol PlayStation.
Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh Bloomberg melalui jurnalis industri game, Jason Schreier. Dalam laporan itu, Sony disebut mulai mengevaluasi kembali strategi perilisan game PlayStation di PC setelah performanya dianggap belum memenuhi ekspektasi perusahaan.
Sebelumnya, sumber Bloomberg yang mengetahui rencana internal Sony mengatakan bahwa penjualan game PlayStation 5 di PC dinilai kurang memuaskan. Selain itu, perusahaan juga disebut khawatir perilisan game eksklusif ke platform lain dapat mengurangi nilai eksklusivitas merek PlayStation dan berdampak pada penjualan PS5 maupun konsol generasi berikutnya.
Menurut Schreier, Hermen Hulst menyampaikan keputusan tersebut dalam sebuah pertemuan internal perusahaan pada Senin pagi waktu setempat.
Game naratif single-player milik perusahaan kini akan menjadi eksklusif PlayStation.
Sony sendiri mulai agresif merilis game PlayStation ke PC sejak 2020 melalui Steam. Sejumlah franchise besar seperti God of War dan The Last of Us menjadi bagian dari strategi ekspansi tersebut.
Tak hanya itu, Ghost of Tsushima: Director’s Cut yang meluncur di PC pada 2024 juga sempat menjadi sorotan karena menghadirkan fitur ekosistem PlayStation seperti trofi, profil PSN, hingga daftar teman melalui overlay khusus PlayStation.
Meski begitu, strategi Sony di PC tidak selalu berjalan mulus. Pada 2024 lalu, perusahaan sempat mendapat kritik besar dari komunitas PC akibat kewajiban koneksi PSN di versi PC Helldivers 2. Gelombang protes tersebut akhirnya membuat Sony membatalkan aturan itu.
Jika kebijakan ini benar-benar diterapkan, langkah Sony bisa menjadi perubahan besar bagi pemain PC yang selama beberapa tahun terakhir mulai menikmati game eksklusif PlayStation di platform mereka. Menurut Anda, apakah game single-player PlayStation memang lebih cocok tetap eksklusif di konsol?

