Star Wars The Old Republic KOTOR News

BioWare Ingin Bawa Nuansa KOTOR ke SWTOR, Dewan Direksi EA Justru Menolaknya

Share:

Mantan lead designer BioWare, James Ohlen, mengungkap bahwa studio tersebut sempat memiliki rencana besar untuk me-reboot Star Wars: The Old Republic agar terasa lebih dekat dengan pengalaman Star Wars: Knights of the Old Republic atau KOTOR. Namun, proyek ambisius itu akhirnya kandas setelah ditolak dewan direksi Electronic Arts.

Informasi tersebut diungkap Ohlen dalam wawancara bersama PC Gamer. Ia mengatakan proyek tersebut diberi nama The New Republic dan mulai digarap sekitar 2015, empat tahun setelah Star Wars: The Old Republic dirilis.

Saat itu, Ohlen merasa SWTOR belum sepenuhnya berhasil menghadirkan nuansa KOTOR yang dicintai penggemar. Karena itu, ia mencoba menyusun konsep baru yang lebih berfokus pada pengalaman cerita ala RPG single-player, tetapi tetap dibalut format online.

Itu adalah kesempatan untuk membuat SWTOR lebih seperti Knights of the Old Republic versi online.

Menurutnya, proyek tersebut juga menjadi momen untuk memperbaiki berbagai hal yang dulu dianggap kurang maksimal dalam pengembangan SWTOR.

Sekaligus memperbaiki hal-hal yang menurut saya dulu kami lakukan dengan kurang tepat.

Untuk meyakinkan pihak internal, Ohlen bahkan menyiapkan mock-up trailer sebagai gambaran visi proyek tersebut. Upaya itu ternyata berhasil menarik perhatian sejumlah petinggi industri Star Wars.

Ohlen mengklaim ia berhasil meyakinkan presiden Lucasfilm saat itu, Kathleen Kennedy, serta presiden Lucasfilm saat ini, Dave Filoni. Filoni disebut cukup antusias dengan konsep tersebut, terutama jika latar waktunya ditempatkan ratusan tahun sebelum runtuhnya Republik.

Tak hanya itu, Ohlen juga berhasil mendapatkan dukungan dari Patrick Söderlund, mantan bos EA Worldwide Studios yang disebut-sebut tidak terlalu menyukai SWTOR.

Meyakinkan Patrick Söderlund mungkin jadi salah satu pencapaian terbesar dalam karier saya.

Meski dukungan internal mulai terbentuk, proyek tersebut tetap menemui jalan buntu ketika sampai ke meja dewan direksi EA. Menurut Ohlen, para petinggi EA masih trauma dengan biaya pengembangan SWTOR yang kabarnya menembus 300 juta dolar AS.

Ia mengatakan kekhawatiran soal anggaran menjadi alasan utama proyek tersebut gagal dilanjutkan.

Mereka mengingat berapa besar uang yang sudah dikeluarkan untuk SWTOR, lalu bertanya kenapa harus menghabiskan lebih banyak lagi.

Penolakan itu menjadi titik balik bagi Ohlen. Ia mengaku mulai kehilangan semangat bekerja di BioWare dan merasa tidak lagi memiliki pengaruh besar di dalam studio.

Itu adalah awal dari akhir bagi saya.

Meski sempat terlibat dalam pengembangan Anthem, Ohlen akhirnya hengkang dari BioWare pada 2018 setelah lebih dari dua dekade bekerja di sana.

Kabar tentang batalnya The New Republic langsung memantik rasa penasaran para penggemar KOTOR. Banyak fans menganggap proyek tersebut berpotensi menjadi penerus spiritual yang selama ini mereka tunggu-tunggu, terutama karena seri KOTOR masih memiliki basis penggemar yang kuat hingga sekarang.

Antusiasme itu juga terlihat setiap kali remake KOTOR kembali dibahas, meski proyek tersebut masih belum menunjukkan perkembangan jelas. Di sisi lain, mantan sutradara KOTOR, Casey Hudson, kini juga tengah mengembangkan game baru bertema Star Wars berjudul Star Wars: Fate of the Old Republic.

Meski reboot The New Republic tak pernah terwujud, SWTOR sebenarnya sempat mencoba menghadirkan nuansa KOTOR lewat ekspansi Knights of the Fallen Empire dan Knights of the Eternal Throne. Namun bagi sebagian penggemar, ekspansi tersebut belum mampu menggantikan harapan akan sekuel KOTOR yang sesungguhnya.

Setelah meninggalkan BioWare, Ohlen mendirikan Archetype Entertainment dan mengerjakan RPG sci-fi Exodus. Namun, pada awal 2026 ia kembali memutuskan mundur dari studio tersebut karena mengalami burnout.

Kini, Ohlen memilih kembali fokus ke dunia tabletop gaming dan menulis buku kampanye Dungeons & Dragons melalui studio kecil miliknya, Arcanum Worlds.

Lalu, apakah suatu hari nanti konsep The New Republic akan kembali muncul dalam bentuk baru dan akhirnya mewujudkan impian lama para penggemar KOTOR?