Subnautica 2 mencatat awal yang sangat impresif. Game survival bawah laut garapan Unknown Worlds itu dilaporkan berhasil terjual lebih dari 1 juta kopi hanya dalam waktu satu jam setelah meluncur dalam format Early Access.
Kabar tersebut diumumkan langsung melalui akun resmi Subnautica di media sosial. Dalam unggahannya, tim pengembang menyebut lebih dari 1 juta “Subnaut” telah menyelam ke dunia Subnautica 2. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas dukungan besar dari komunitas pemain.
Pencapaian itu terasa semakin mencolok jika melihat situasi yang sempat melanda pengembangan game ini beberapa waktu lalu. Pada 2025, salah satu pendiri Unknown Worlds sekaligus sutradara Subnautica, Charlie Cleveland, dilaporkan keluar dari perusahaan bersama CEO Ted Gill dan salah satu pendiri lainnya, Max McGuire.
Saat itu, Cleveland mengaku terkejut dengan keputusan tersebut. Di sisi lain, perusahaan induk Unknown Worlds, Krafton, disebut menilai tim pengembang terlalu terburu-buru mengejar perilisan Early Access. Situasi tersebut berkaitan dengan potensi pembayaran bonus bernilai US$250 juta.
Hingga kini, persoalan hukum antara pihak mantan petinggi Unknown Worlds dan Krafton masih berlangsung. Krafton sebelumnya menyatakan proses litigasi terkait klaim ganti rugi maupun pembayaran tambahan dari pengembangan Subnautica 2 belum selesai. Pernyataan itu muncul setelah pengadilan memerintahkan Krafton untuk mengembalikan Ted Gill ke posisi CEO pada Maret lalu.
Terlepas dari konflik tersebut, performa komersial Subnautica 2 sejauh ini terlihat sangat kuat. Menjelang peluncurannya, game tersebut sempat menduduki daftar game terlaris di Steam sekaligus mengumpulkan sekitar 5 juta wishlist.
Antusiasme pemain juga langsung terlihat sesaat setelah game dirilis. Berdasarkan data SteamDB, Subnautica 2 sempat mencapai lebih dari 463 ribu pemain aktif secara bersamaan dalam waktu singkat setelah peluncuran.
Dalam game ini, pemain kembali diajak bertahan hidup di lautan alien, baik secara solo maupun bersama teman melalui mode co-op. Popularitas seri pertamanya tampaknya ikut menjadi faktor yang mendorong tingginya minat pemain terhadap sekuel ini.
Angka penjualan tersebut bahkan berpotensi lebih besar dari yang terlihat saat ini. Pasalnya, Subnautica 2 juga tersedia melalui layanan Xbox Game Pass. Artinya, jumlah pemain yang mengakses game lewat sistem langganan kemungkinan belum sepenuhnya tercermin dalam data penjualan resmi.
Dengan capaian itu, Subnautica 2 kini menjadi salah satu peluncuran Early Access terbesar tahun ini sekaligus menandai kebangkitan Unknown Worlds setelah sempat diterpa konflik internal dan drama hukum berkepanjangan.

