Dominasi Steam sebagai platform distribusi game PC dinilai masih sulit digoyang, meskipun kehadiran Epic Games Store terus berusaha menawarkan alternatif. Menurut kreator Witchfire, Adrian Chmielarz, persoalannya bukan sekadar soal eksklusivitas atau potongan harga, melainkan soal ikatan emosional yang sudah terbangun lama antara pemain dan Steam.
Chmielarz, yang juga merupakan pendiri studio asal Polandia The Astronauts, mengungkapkan pandangannya dalam sebuah wawancara dengan FRVR. Ia mengakui bahwa perilisan Witchfire sebagai game eksklusif sementara di Epic Games Store memberi dampak positif bagi pengembangan proyek tersebut. Namun, di sisi lain, ia menilai Epic masih tertinggal jauh jika dibandingkan dengan Steam, terutama dari segi fitur komunitas.

Menurutnya, Steam bukan sekadar tempat membeli dan menjalankan game. Platform tersebut telah berkembang menjadi ruang berkumpul bagi para pemain. Setiap game memiliki pusat komunitas sendiri yang dipenuhi diskusi, ulasan, hingga interaksi antarpengguna. Dari situlah, kata Chmielarz, muncul keterikatan emosional yang membuat banyak pemain menganggap Steam sebagai “rumah”.
“Orang-orang merasa perpustakaan game mereka ada di sana. Jadi ketika ada game yang rilis eksklusif di Epic, muncul rasa tidak nyaman, seolah mereka harus meninggalkan rumah sendiri untuk bermain di tempat lain,” ujarnya.
Sebaliknya, Epic Games Store dinilai masih terlalu minim fitur. Tidak adanya sistem ulasan pengguna, forum diskusi, maupun ruang interaksi komunitas membuat pengalaman pengguna terasa lebih kering. Bagi banyak pemain, Epic hanya berfungsi sebagai tempat membeli game, bukan sebagai ekosistem tempat mereka berlama-lama.
Kondisi ini, menurut Chmielarz, membuat Epic sulit menyaingi posisi Steam dalam jangka panjang. “Orang-orang tidak menganggap Epic sebagai rumah mereka. Mungkin ini disengaja, mungkin tidak. Tapi tanpa ruang untuk berinteraksi dan membangun keterikatan, toko digital mana pun akan kalah dibanding platform yang mampu menciptakan hubungan emosional dengan penggunanya,” tutupnya.


