CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, menyebut pembajakan sebagai hal yang sulit dihindari menjelang peluncuran Grand Theft Auto VI atau GTA 6 pada 19 November 2026. Meski begitu, ia menegaskan perusahaan siap mengambil langkah hukum maupun teknis untuk melindungi game tersebut dari pembajakan. Dalam wawancara bersama The Wall Street Journal di California pada 4 November 2026, Zelnick menyebut pembajakan sebagai “fakta kehidupan”. Ia juga menyinggung bagaimana industri film dan musik telah lama menghadapi persoalan serupa.
Menurutnya, pada masa lalu sekitar 10–20 persen konsumen mungkin mengakses konten secara ilegal. Namun, angka tersebut tidak serta-merta berarti seluruh 80 persen konsumen lainnya akan membeli produk secara resmi.
Pembajakan adalah fakta kehidupan. Kami akan mengambil langkah hukum dan teknis yang diperlukan untuk mengatasinya
Salah satu faktor yang dapat mempersulit pembajakan game Take-Two adalah kebutuhan koneksi ke server daring. Meski demikian, perusahaan tetap menyiapkan langkah tambahan apabila menemukan ancaman pembajakan yang serius. Di sisi lain, perkembangan jailbreak PlayStation 5 juga menjadi perhatian menjelang perilisan GTA 6. Sony dilaporkan telah menyiapkan firmware versi 14.22, meski informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh Sony maupun Rockstar Games.
Saat ini, jailbreak Relapse dilaporkan mendukung PS5 dan PS5 Pro dengan firmware versi 7.00 hingga 13.60. Sementara itu, eksploitasi Prolapse untuk firmware 14.00 dan 14.10 telah diumumkan, tetapi belum tersedia untuk publik. Kondisi tersebut membuat peluang GTA 6 dibajak melalui konsol PS5 pada hari peluncuran diperkirakan masih rendah. Take-Two sendiri belum mengumumkan versi PC dari game tersebut.
Menjelang peluncurannya, GTA 6 juga dilaporkan telah mencatat angka pre-order digital yang cukup besar. Berdasarkan estimasi Sensor Tower per 3 November, game tersebut telah mengumpulkan sekitar 7,71 juta pre-order digital dengan nilai penjualan mencapai US$751 juta atau sekitar Rp13,6 triliun.
Dari jumlah tersebut, PS5 menyumbang sekitar 5,74 juta pre-order senilai US$559 juta atau Rp10,1 triliun. Sementara itu, versi Xbox Series X/S diperkirakan memperoleh 1,97 juta pre-order dengan nilai US$192 juta atau sekitar Rp3,5 triliun. Perlu dicatat, angka tersebut merupakan estimasi pihak ketiga dan hanya mencakup penjualan digital.
Rockstar Games juga mengubah jadwal pre-load GTA 6 menjadi 10 November 2026, lebih cepat dari jadwal sebelumnya pada 12 November. Pemain PS5 dapat mulai mengunduh game pada tengah malam sesuai waktu setempat, sedangkan pemain Xbox di Amerika Utara dijadwalkan mendapat akses pada 9 November pukul 19.00 ET.
Ukuran unduhan game ini diperkirakan mencapai 212 GB. Sementara itu, salinan fisik berupa kode unduhan dilaporkan mulai tersedia pada 12 November. GTA 6 sendiri dijadwalkan meluncur pada 19 November 2026 untuk PS5 dan Xbox Series X/S.

